Berita

Rumah Pusat Edukasi Data Market Berita Perdagangan Konflik Amerika Serikat dan Iran Berlanjut

Konflik Amerika Serikat dan Iran Berlanjut

by Reza Aswin

Apa yang terjadi di pasar

     Ketika Donald Trump mengkonfirmasi dimulainya operasi tempur besar besaran terhadap Iran, maka konflik dikawasan teluk dapat terus berlanjut. Konflik tidak hanya di Teheran dan Yerusalem tetapi menyebar ke Qatar, Kuwait, Uni Emirat Arab serta Bahrain. Israel menyatakan dukungan penuh terhadap agresi yang dilakukan oleh Washington, sedangkan Iran mengecam bahwa tindakan tersebut merupakan pelanggaran kedaulatan nasionalnya. Perundingan di Jenewa Swiss antara kedua negara tersebut praktis runtuh dan secara otomatis harga minyak dunia naik 8% ke level $72/ barrel. Keadaan ini tentunya terkait dengan selat Hormuz yang menjadi 1/3 jalur perdagangan minyak dunia, dimana dengan kejadian ini lalu lintas kapal tanker pasti terhambat, premi asuransi kapal melonjak dan negara negara importir utama Asia mulai bersiap menghadapi kemungkinan penimbunan besar besaran. Lonjakan harga minyak ini akan segera berdampak ke pasar keuangan global, dimana ketidakpastian akan energi, inflasi dan kebijakan dapat menjadi pemicu pelemahan indeks saham Amerika Serikat dan Investor kembali masuk ke safe haven.

 

Ekspektasi Pasar

Dengan melihat Fenomena yang terjadi saat ini maka diprediksi XAUUSD = Sideways Cenderung Bullish - USDJPY = Sideways Cenderung Bearish – USDCHF = Sideways Cenderung Bearish

 

Trading Plan :

XAUUSD: BUY

Buy Limit: 5142 – 5260 dengan target 5421 – 5508

Stoploss 4945

Grafik XAUUSD time frame D1

 

USDJPY: Sell

Sell Limit: 156.62 – 157.34 dengan target 154.50 – 155.27

Stoploss 158.57

Grafik USDJPY time frame D1

 

USDCHF: SELL

Sell Limit: 0.7747 – 0.7808 dengan target 0.7584– 0.7654

Stoploss 0.7918

Grafik USDCHF time frame D1

 

 

Disclaimer

Fundamental bukanlah teknikal yang dapat berubah dalam hitungan menit bahkan jam, tetapi fundamental merupakan suatu gambaran besar atas pandangan kedepan yang dapat terjadi dalam rentang waktu yang lebih panjang. Perhitungkan money management sangat diperlukan sebelum melakukan transaksi mengingat setiap transaksi dalam forex dapat berakibat habisnya dana yang ditransaksikan. Trading pada prinsipnya adalah Risk Management dan bukan Profitabilitas semata.