Pasar Tenaga Kerja Amerika Serikat
by
Reza Aswin
Apa yang terjadi di pasar
Laporan terbaru dari Biro Statistik Tenaga Kerja (BLS) AS menunjukkan anomali di pasar tenaga kerja pada bulan April. Di satu sisi, lowongan pekerjaan melonjak tajam, namun di sisi lain, realisasi perekrutan justru mengalami penurunan. Fenomena ini disebut kondisi labor market mismatch (ketidakcocokan pasar tenaga kerja) dan sikap wait-and-see yang ekstrem. Data menunjukkan hampir seluruh lowongan berasal dari sektor jasa profesional dan bisnis (+668.000) karena dampak AI. Perusahaan berlomba-lomba membuka lowongan untuk posisi spesialis AI, data engineer, dan arsitek komputasi cloud. Namun, jumlah tenaga kerja yang memiliki keahlian khusus ini sangat terbatas. Dampaknya, lowongan pekerjaan menumpuk di atas kertas dan tetap terbuka (membuat angka job openings melonjak), tetapi perusahaan tidak bisa melakukan perekrutan karena tidak menemukan kandidat yang memenuhi kualifikasi (membuat angka hiring drop). Pasar tenaga kerja saat ini bukan kekurangan modal atau keinginan untuk tumbuh, melainkan sedang mengalami "stagnasi yang hati-hati".
Ekspektasi Pasar
Dengan melihat Fenomena yang terjadi saat ini maka diprediksi XAUUSD = Sideways Cenderung Bullish - NZDUSD = Sideways Cenderung Bullish – AUDUSD = Sideways Cenderung Bullish
Trading Plan :
XAUUSD: BUY
Buy Limit: 4380 – 4455 dengan target 4568 – 4636
Stoploss 4246
Grafik XAUUSD time frame D1

NZDUSD: BUY
Buy Limit: 0.5880 – 0.5916 dengan target 0.5965 – 0.5996
Stoploss 0.5811
Grafik NZDUSD time frame D1

AUDUSD: BUY
Buy Limit: 0.7056 – 0.7122 dengan target 0.7198 – 0.7250
Stoploss 0.6945
Grafik AUDUSD time frame D1

Disclaimer
Fundamental bukanlah teknikal yang dapat berubah dalam hitungan menit bahkan jam, tetapi fundamental merupakan suatu gambaran besar atas pandangan kedepan yang dapat terjadi dalam rentang waktu yang lebih panjang. Perhitungkan money management sangat diperlukan sebelum melakukan transaksi mengingat setiap transaksi dalam forex dapat berakibat habisnya dana yang ditransaksikan. Trading pada prinsipnya adalah Risk Management dan bukan Profitabilitas semata.
