Pertemuan Darurat di Doha
by
Reza Aswin
Apa yang terjadi di pasar
Presiden AS Donald Trump mengumumkan melalui media sosial Truth Social bahwa Amerika Serikat dan Iran siap menggelar pembicaraan baru di Doha, Qatar. Langkah diplomatik ini diambil menyusul eskalasi militer yang sengit di Timur Tengah selama akhir pekan, di mana AS sempat meluncurkan serangan balasan terhadap target militer Iran setelah Teheran mengganggu jalur pelayaran strategis. Meskipun Trump sempat mengancam Iran dengan konsekuensi militer yang fatal, kedua belah pihak akhirnya sepakat untuk melakukan gencatan senjata kembali dan menghentikan permusuhan sementara guna memastikan kapal komersial dapat melintas. Utusan khusus AS, Steve Witkoff dan Jared Kushner, dijadwalkan untuk memimpin negosiasi tersebut, sementara Menteri Luar Negeri Marco Rubio memberikan pengarahan kepada Kongres mengenai nota kesepahaman (MoU) perdamaian awal ini. Sentimen positif dari meredanya konflik Timur Tengah langsung memicu reli besar-besaran di Wall Street menjelang pekan pendek hari libur Kemerdekaan AS. Indeks Dow Jones Industrial Average mencetak sejarah dengan ditutup di atas level 52.000 untuk pertama kalinya (tepatnya di 52.182,74, naik 0,59%). S&P 500 dan Nasdaq Composite juga melonjak masing-masing sebesar 1,18% dan 2,07%.
Ekspektasi Pasar
Dengan melihat Fenomena yang terjadi saat ini maka diprediksi XAUUSD = Sideways Cenderung Bullish - AUDUSD = Sideways Cenderung Bullish – NZDUSD = Sideways Cenderung Bullish
Trading Plan :
XAUUSD: BUY
Buy Limit: 3894 – 3999 dengan target 4190 – 4285
Stoploss 3718
Grafik XAUUSD time frame D1

AUDUSD: BUY
Buy Limit: 0.6819 – 0.6878 dengan target 0.6958 – 0.7023
Stoploss 0.6713
Grafik AUDUSD time frame D1

NZDUSD: BUY
Buy Limit: 0.5569 – 0.5628 dengan target 0.5688 – 0.5738
Stoploss 0.5466
Grafik NZDUSD time frame D1

Disclaimer
Fundamental bukanlah teknikal yang dapat berubah dalam hitungan menit bahkan jam, tetapi fundamental merupakan suatu gambaran besar atas pandangan kedepan yang dapat terjadi dalam rentang waktu yang lebih panjang. Perhitungkan money management sangat diperlukan sebelum melakukan transaksi mengingat setiap transaksi dalam forex dapat berakibat habisnya dana yang ditransaksikan. Trading pada prinsipnya adalah Risk Management dan bukan Profitabilitas semata.
