Pusat Edukasi

Rumah Pusat Edukasi Belajar Forex Pusat Edukasi Gratis Apa Itu Pivot Point Harian?

Apa Itu Pivot Point Harian?

by Rizka

Apa Itu Pivot Point Harian?

Dalam dunia trading, khususnya forex, indeks, dan komoditas, trader membutuhkan alat bantu untuk menentukan area harga penting yang berpotensi menjadi titik pantulan atau penembusan harga. Salah satu tools teknikal yang paling populer dan banyak digunakan oleh trader profesional maupun pemula adalah pivot point harian. Pivot point sering dianggap sebagai “peta jalan” pergerakan harga dalam satu hari trading.

Pivot point harian bukan hanya sekadar garis di chart, tetapi merupakan acuan objektif yang dihitung berdasarkan data harga sebelumnya. Dengan memahami pivot point harian secara menyeluruh, trader dapat meningkatkan akurasi analisis, memperjelas area entry dan exit, serta mengelola risiko dengan lebih baik.

Pengertian Pivot Point Harian

Pivot point harian adalah level harga teknikal yang dihitung dari harga high, low, dan close pada periode sebelumnya (biasanya hari sebelumnya). Level ini digunakan untuk memprediksi potensi support dan resistance pada hari perdagangan berikutnya.

Pivot point disebut “harian” karena perhitungannya diperbarui setiap hari dan digunakan sebagai acuan pergerakan harga intraday. Trader harian (day trader) dan scalper sangat mengandalkan pivot point karena level-levelnya bersifat statis dan tidak berubah sepanjang hari.

Fungsi Pivot Point dalam Trading

Pivot point memiliki beberapa fungsi utama dalam aktivitas trading, antara lain:

Menentukan Arah Bias Pasar

Pivot point sering digunakan untuk menentukan bias market:

  • Jika harga bergerak di atas pivot, market cenderung bullish

  • Jika harga bergerak di bawah pivot, market cenderung bearish

Dengan bias ini, trader dapat menyesuaikan strategi apakah akan lebih fokus mencari peluang buy atau sell.

Menjadi Area Support dan Resistance

Level-level pivot point seperti R1, R2, R3 (resistance) dan S1, S2, S3 (support) sering menjadi area pantulan harga. Banyak trader dan institusi besar memperhatikan level ini, sehingga harga sering bereaksi ketika menyentuhnya.

Membantu Entry dan Exit Trading

Pivot point dapat digunakan sebagai:

  • Area entry yang potensial

  • Target take profit

  • Penempatan stop loss yang lebih rasional

Karena levelnya jelas, trader tidak perlu menebak-nebak area penting di chart.

Komponen Pivot Point Harian

Pivot point harian terdiri dari beberapa level utama yang wajib dipahami.

Pivot Point Utama (PP)

Pivot Point (PP) adalah level tengah dan menjadi acuan utama. Dari sinilah semua level support dan resistance diturunkan. PP sering menjadi area “medan pertempuran” antara buyer dan seller.

Resistance (R1, R2, R3)

Resistance adalah area potensial harga tertahan atau berbalik turun.

  • R1: resistance terdekat dari pivot

  • R2: resistance lanjutan jika momentum kuat

  • R3: resistance ekstrem, jarang disentuh kecuali market sangat volatil

Support (S1, S2, S3)

Support adalah area potensial harga tertahan atau berbalik naik.

  • S1: support terdekat dari pivot

  • S2: support lanjutan

  • S3: support ekstrem yang menandakan tekanan jual sangat kuat

Cara Menghitung Pivot Point Harian

Pivot point harian dihitung menggunakan rumus matematis sederhana.

Rumus Pivot Point Dasar

Pivot Point (PP):
(Pembukaan tidak digunakan)
PP = (High + Low + Close) / 3

Rumus Resistance dan Support

  • R1 = (2 × PP) – Low

  • S1 = (2 × PP) – High

  • R2 = PP + (High – Low)

  • S2 = PP – (High – Low)

  • R3 = High + 2 × (PP – Low)

  • S3 = Low – 2 × (High – PP)

Saat ini, trader tidak perlu menghitung manual karena hampir semua platform trading seperti MetaTrader sudah menyediakan indikator pivot point secara otomatis.

Jenis-Jenis Pivot Point

Tidak semua pivot point dihitung dengan cara yang sama. Ada beberapa jenis pivot point yang umum digunakan.

Pivot Point Standard

Ini adalah jenis pivot point paling umum dan paling sering dipakai oleh trader harian. Perhitungannya sederhana dan cocok untuk market yang likuid seperti forex.

Pivot Point Fibonacci

Pivot point ini menggabungkan rasio Fibonacci (0.382, 0.618, dan 1.000). Biasanya digunakan oleh trader yang sudah terbiasa dengan Fibonacci retracement.

Pivot Point Woodie

Woodie pivot point memberi bobot lebih besar pada harga penutupan (close). Cocok digunakan saat market memiliki momentum yang kuat.

Pivot Point Camarilla

Camarilla pivot point fokus pada area pantulan harga jangka pendek. Banyak digunakan oleh scalper karena levelnya lebih rapat.

Cara Menggunakan Pivot Point Harian dalam Trading

Memahami level pivot saja tidak cukup. Trader perlu tahu bagaimana cara menggunakannya secara praktis.

Strategi Buy di Atas Pivot

Jika harga berada di atas pivot dan menunjukkan sinyal bullish:

  • Fokus mencari peluang buy

  • Entry dapat dilakukan di area pullback ke pivot atau S1

  • Target di R1 atau R2

Strategi Sell di Bawah Pivot

Jika harga berada di bawah pivot dan market terlihat bearish:

  • Fokus mencari peluang sell

  • Entry di area pullback ke pivot atau R1

  • Target di S1 atau S2

Trading Pantulan (Rejection)

Pivot point sangat efektif untuk strategi pantulan:

  • Buy saat harga memantul di S1 atau S2

  • Sell saat harga tertolak di R1 atau R2
    Strategi ini cocok saat market bergerak sideways atau range.

Trading Breakout

Saat market memiliki momentum kuat:

  • Buy jika harga breakout di atas R1

  • Sell jika harga breakdown di bawah S1
    Biasanya dikombinasikan dengan volume atau candle konfirmasi.

Kombinasi Pivot Point dengan Price Action

Pivot point akan jauh lebih efektif jika dikombinasikan dengan price action.

Candlestick Confirmation

Sinyal seperti pin bar, engulfing, atau rejection candle di area pivot sangat meningkatkan probabilitas trading.

Support Resistance Historis

Jika pivot point bertepatan dengan support atau resistance historis, maka level tersebut menjadi semakin kuat.

Trend Analysis

Pivot point sebaiknya digunakan searah tren pada timeframe yang lebih besar. Hindari melawan tren hanya karena harga menyentuh level pivot.

Kelebihan Pivot Point Harian

Pivot point memiliki beberapa keunggulan yang membuatnya populer.

  • Level objektif dan tidak subjektif

  • Mudah digunakan oleh pemula

  • Sangat cocok untuk trading intraday

  • Digunakan oleh banyak trader profesional

Karena sifatnya yang matematis, pivot point membantu trader menghindari analisis yang terlalu emosional.

Kekurangan Pivot Point Harian

Meski efektif, pivot point juga memiliki keterbatasan.

  • Kurang optimal saat market trending sangat kuat

  • Tidak mempertimbangkan faktor fundamental

  • Perlu konfirmasi tambahan agar sinyal lebih akurat

Oleh karena itu, pivot point sebaiknya tidak digunakan sebagai satu-satunya alat analisis.

Kesalahan Umum dalam Menggunakan Pivot Point

Banyak trader pemula melakukan kesalahan saat menggunakan pivot point.

Menganggap Semua Level Pasti Reversal

Tidak semua level pivot akan memantulkan harga. Ada kalanya harga menembus level tersebut dengan kuat.

Tidak Menggunakan Stop Loss

Meskipun pivot point terlihat kuat, manajemen risiko tetap wajib diterapkan.

Mengabaikan Kondisi Market

Pivot point paling efektif saat market normal. Saat rilis news besar, level pivot bisa ditembus dengan mudah.

Pivot Point untuk Trader Pemula

Bagi trader pemula, pivot point adalah alat yang sangat direkomendasikan karena:

  • Mudah dipahami

  • Memberikan struktur pada chart

  • Membantu disiplin trading

Dengan latihan yang konsisten, pivot point bisa menjadi fondasi analisis teknikal yang solid.

Kesimpulan

Pivot point harian adalah salah satu indikator teknikal paling penting dalam trading intraday. Dengan memahami cara kerja, perhitungan, dan penerapannya, trader dapat menentukan area support dan resistance dengan lebih akurat. Namun, pivot point akan memberikan hasil optimal jika dikombinasikan dengan price action, tren, dan manajemen risiko yang baik.

Trading bukan hanya soal indikator, tetapi tentang pemahaman market secara menyeluruh dan disiplin dalam menjalankan rencana trading.

Untuk meningkatkan pemahaman trading dari dasar hingga lanjutan, mengikuti program edukasi yang terstruktur akan sangat membantu. Melalui program edukasi trading yang tersedia di www.didimax.co.id, trader dapat belajar langsung tentang analisis teknikal, price action, pivot point, serta manajemen risiko dengan bimbingan mentor profesional.

Dengan pendampingan yang tepat dan materi yang terarah, proses belajar trading menjadi lebih efisien dan terukur. Program edukasi di www.didimax.co.id dirancang untuk membantu trader membangun mindset, strategi, dan konsistensi agar lebih siap menghadapi dinamika pasar keuangan secara nyata.