Pusat Edukasi

Rumah Pusat Edukasi Belajar Forex Pusat Edukasi Gratis Apa Itu Rollover Trading?

Apa Itu Rollover Trading?

by Rizka

Apa Itu Rollover Trading?

Dalam dunia trading, khususnya forex, banyak istilah teknis yang sering ditemui oleh trader, baik pemula maupun yang sudah berpengalaman. Salah satu istilah yang cukup sering muncul tetapi masih sering disalahpahami adalah rollover trading. Rollover memiliki peran penting dalam menentukan biaya, keuntungan, dan strategi trading, terutama bagi trader yang membiarkan posisi terbuka lebih dari satu hari. Memahami konsep rollover dengan benar akan membantu trader mengambil keputusan yang lebih bijak dan menghindari kejutan biaya yang tidak diinginkan.

Artikel ini akan membahas secara lengkap apa itu rollover trading, bagaimana cara kerjanya, jenis-jenis rollover, faktor yang memengaruhi, hingga tips mengelola rollover dalam aktivitas trading sehari-hari.


Pengertian Rollover Trading

Definisi Rollover dalam Trading

Rollover trading adalah proses perpanjangan posisi trading yang masih terbuka ke hari berikutnya. Dalam pasar forex, transaksi pada dasarnya memiliki tanggal penyelesaian (settlement date). Namun, karena trader ritel tidak benar-benar melakukan penyerahan mata uang secara fisik, posisi yang tidak ditutup hingga akhir hari akan otomatis “digulirkan” ke hari berikutnya. Proses inilah yang disebut rollover.

Dalam praktiknya, rollover biasanya disertai dengan biaya atau keuntungan swap, tergantung pada perbedaan suku bunga dari pasangan mata uang yang diperdagangkan.

Rollover dan Hubungannya dengan Swap

Swap adalah komponen utama dalam rollover trading. Ketika posisi digulirkan ke hari berikutnya, trader akan dikenakan atau menerima bunga berdasarkan selisih suku bunga dua mata uang dalam pasangan tersebut. Jika trader membeli mata uang dengan suku bunga lebih tinggi dan menjual mata uang dengan suku bunga lebih rendah, maka trader berpotensi menerima swap positif. Sebaliknya, jika membeli mata uang bersuku bunga rendah dan menjual mata uang bersuku bunga tinggi, maka trader akan dikenakan swap negatif.


Bagaimana Cara Kerja Rollover Trading?

Mekanisme Rollover Harian

Rollover terjadi secara otomatis pada waktu tertentu setiap hari, biasanya sekitar pukul 04.00 WIB (tergantung broker). Pada waktu tersebut, sistem trading akan menutup posisi secara administratif dan membukanya kembali untuk hari berikutnya, tanpa mengubah harga masuk trader. Proses ini tidak terlihat secara langsung oleh trader, namun efeknya tercermin pada perubahan saldo akibat swap.

Contoh Sederhana Rollover Trading

Misalnya, seorang trader membuka posisi buy pada pasangan mata uang AUD/USD dan membiarkannya terbuka hingga keesokan hari. Jika suku bunga AUD lebih tinggi dibandingkan USD, maka trader berpotensi mendapatkan swap positif. Namun jika sebaliknya, maka saldo akun akan berkurang karena swap negatif.

Besarnya swap tergantung pada:

  • Selisih suku bunga kedua mata uang

  • Ukuran lot transaksi

  • Kebijakan swap broker


Jenis-Jenis Rollover dalam Trading

Rollover Positif

Rollover positif terjadi ketika trader menerima bunga karena memegang posisi tertentu semalaman. Biasanya ini dimanfaatkan dalam strategi jangka menengah hingga panjang, seperti carry trade, di mana trader sengaja memilih pasangan mata uang dengan selisih suku bunga besar.

Rollover Negatif

Rollover negatif adalah kondisi di mana trader membayar biaya bunga karena perbedaan suku bunga yang tidak menguntungkan. Ini umum terjadi pada banyak pasangan mata uang utama dan menjadi salah satu biaya yang perlu diperhitungkan trader swing atau position trader.

Triple Rollover

Pada hari tertentu, biasanya hari Rabu malam, swap yang dikenakan atau diberikan bisa menjadi tiga kali lipat. Hal ini bertujuan untuk mengakomodasi rollover akhir pekan, karena pasar forex tidak buka pada hari Sabtu dan Minggu. Trader perlu mewaspadai triple rollover agar tidak kaget dengan perubahan saldo yang signifikan.


Faktor-Faktor yang Memengaruhi Rollover Trading

Suku Bunga Bank Sentral

Suku bunga yang ditetapkan oleh bank sentral masing-masing negara merupakan faktor utama dalam perhitungan rollover. Perubahan kebijakan moneter, seperti kenaikan atau penurunan suku bunga, dapat langsung memengaruhi nilai swap.

Pasangan Mata Uang yang Diperdagangkan

Setiap pasangan mata uang memiliki karakteristik rollover yang berbeda. Pasangan dengan selisih suku bunga besar biasanya memiliki nilai rollover yang lebih signifikan, baik positif maupun negatif.

Ukuran Lot Transaksi

Semakin besar ukuran lot yang digunakan, maka semakin besar pula nilai rollover yang diterima atau dibayarkan. Oleh karena itu, manajemen ukuran lot sangat penting bagi trader yang sering menahan posisi semalaman.

Kebijakan Broker

Setiap broker memiliki kebijakan rollover dan swap yang berbeda. Ada broker yang menawarkan akun bebas swap (swap-free) untuk kebutuhan tertentu, sementara broker lain menerapkan swap sesuai kondisi pasar global.


Keuntungan dan Risiko Rollover Trading

Keuntungan Rollover Trading

Salah satu keuntungan utama rollover trading adalah potensi pendapatan tambahan dari swap positif. Bagi trader yang menerapkan strategi jangka panjang, rollover positif bisa menjadi sumber keuntungan yang konsisten jika dikelola dengan baik.

Selain itu, rollover memungkinkan trader untuk:

  • Menahan posisi tanpa harus menutup dan membuka ulang

  • Mengikuti tren jangka panjang

  • Mengoptimalkan strategi carry trade

Risiko Rollover Trading

Di sisi lain, rollover juga memiliki risiko. Swap negatif yang terus-menerus dapat menggerus saldo akun, terutama jika posisi ditahan dalam waktu lama. Selain itu, trader yang tidak memahami jadwal triple rollover bisa mengalami pengurangan saldo yang cukup besar dalam satu malam.


Strategi Mengelola Rollover Trading

Memahami Nilai Swap Sebelum Entry

Sebelum membuka posisi, trader sebaiknya mengecek nilai swap buy dan sell pada platform trading. Dengan begitu, trader bisa memperkirakan dampak rollover terhadap posisi yang akan ditahan.

Menyesuaikan Gaya Trading

Trader harian (day trader) biasanya tidak terlalu terpengaruh rollover karena posisi ditutup sebelum pergantian hari. Namun, swing trader dan position trader wajib memasukkan rollover sebagai bagian dari perhitungan risiko dan potensi profit.

Menghindari Triple Rollover Jika Tidak Perlu

Jika trader tidak siap menghadapi biaya swap besar, menutup posisi sebelum hari triple rollover bisa menjadi pilihan bijak, terutama pada pasangan dengan swap negatif tinggi.


Perbedaan Rollover Trading dan Closing Position

Rollover vs Menutup Posisi

Rollover terjadi secara otomatis tanpa mengubah harga entry, sedangkan menutup posisi berarti merealisasikan profit atau loss. Banyak trader pemula mengira rollover sama dengan membuka posisi baru, padahal sebenarnya hanya perpanjangan administratif.

Dampak terhadap Strategi Trading

Pemahaman perbedaan ini penting agar trader tidak salah dalam menyusun strategi, terutama ketika mengincar target jangka panjang atau ingin memanfaatkan swap.


Kesalahan Umum Trader dalam Rollover Trading

Mengabaikan Swap

Banyak trader pemula hanya fokus pada pergerakan harga tanpa memperhatikan swap. Akibatnya, profit yang diharapkan bisa tergerus oleh rollover negatif.

Tidak Mengecek Jadwal Rollover

Kurangnya pemahaman tentang waktu rollover dan triple rollover sering menyebabkan trader kaget melihat perubahan saldo secara tiba-tiba.

Salah Memilih Pasangan Mata Uang

Memilih pasangan mata uang tanpa mempertimbangkan suku bunga dan swap dapat membuat strategi jangka panjang menjadi tidak optimal.


Rollover trading adalah bagian penting dari mekanisme pasar forex yang tidak bisa diabaikan, terutama bagi trader yang menahan posisi lebih dari satu hari. Dengan memahami cara kerja rollover, jenis-jenisnya, serta faktor yang memengaruhi, trader dapat mengelola risiko dan bahkan memanfaatkan rollover sebagai sumber peluang tambahan. Pengetahuan ini akan membantu trader menjadi lebih disiplin, terencana, dan siap menghadapi dinamika pasar yang terus berubah.

Jika ingin memahami rollover trading dan konsep-konsep penting lainnya secara lebih mendalam, mengikuti program edukasi trading yang terstruktur adalah langkah yang tepat. Melalui pembelajaran yang sistematis, trader dapat mempelajari cara membaca pasar, mengelola risiko, dan menyusun strategi trading yang sesuai dengan tujuan finansial masing-masing.

Program edukasi trading yang tersedia di www.didimax.co.id dirancang untuk membantu trader dari berbagai level, mulai dari pemula hingga lanjutan. Dengan dukungan materi edukasi, praktik langsung, dan pendampingan profesional, trader dapat meningkatkan pemahaman serta kepercayaan diri dalam menghadapi pasar forex yang dinamis dan penuh peluang.