Pusat Edukasi

Rumah Pusat Edukasi Belajar Forex Pusat Edukasi Gratis Apa itu Saham Preferen?

Apa itu Saham Preferen?

by DIDIMAX

Dalam dunia investasi, saham merupakan salah satu instrumen yang banyak diminati oleh para investor karena potensi keuntungannya yang besar. Saham sendiri terbagi menjadi dua jenis utama, yaitu saham biasa dan saham preferen. Jika saham biasa lebih dikenal oleh masyarakat umum, saham preferen sering kali menjadi pilihan bagi investor yang menginginkan kepastian dalam pembayaran dividen.

Saham preferen menawarkan kombinasi menarik antara stabilitas pendapatan dan hak istimewa dalam prioritas pembayaran dividen serta klaim terhadap aset perusahaan. Oleh karena itu, memahami karakteristik, jenis, serta kelebihan dan kekurangan saham preferen sangat penting sebelum memutuskan untuk berinvestasi di dalamnya.

Pengertian Saham Preferen

Saham preferen adalah jenis saham yang memberikan hak istimewa kepada pemegangnya dibandingkan dengan pemegang saham biasa. Keistimewaan ini biasanya berkaitan dengan pembayaran dividen dan hak atas aset perusahaan jika terjadi likuidasi. Pemegang saham preferen umumnya menerima dividen terlebih dahulu sebelum dividen diberikan kepada pemegang saham biasa.

Dalam dunia investasi, saham preferen sering dianggap sebagai kombinasi antara saham biasa dan obligasi. Hal ini karena saham preferen menawarkan dividen tetap, seperti obligasi, tetapi tetap merupakan bagian dari ekuitas perusahaan seperti saham biasa.

Karakteristik Saham Preferen

Saham preferen memiliki beberapa karakteristik utama yang membedakannya dari saham biasa, antara lain:

  1. Hak atas Dividen yang Didahulukan
    Pemegang saham preferen memiliki hak untuk menerima dividen sebelum dividen dibayarkan kepada pemegang saham biasa. Jika perusahaan mengalami kesulitan keuangan, dividen saham preferen tetap harus dibayarkan sebelum pemegang saham biasa mendapatkan bagiannya.
  2. Dividen Tetap
    Berbeda dengan saham biasa yang dividennya bisa bervariasi tergantung pada kinerja perusahaan, dividen saham preferen biasanya bersifat tetap. Artinya, pemegang saham preferen mendapatkan pembayaran dividen dalam jumlah yang sudah ditentukan sejak awal.
  3. Prioritas dalam Likuidasi
    Jika perusahaan bangkrut atau dilikuidasi, pemegang saham preferen memiliki hak atas aset perusahaan sebelum pemegang saham biasa. Meskipun demikian, mereka tetap berada di bawah pemegang obligasi dalam hal klaim terhadap aset perusahaan.
  4. Tanpa Hak Suara
    Salah satu kelemahan saham preferen dibandingkan saham biasa adalah tidak adanya hak suara dalam rapat pemegang saham. Ini berarti pemegang saham preferen tidak bisa ikut serta dalam pengambilan keputusan strategis perusahaan, kecuali dalam kondisi tertentu yang telah disepakati dalam perjanjian penerbitan saham preferen.
  5. Dapat Ditebus atau Dikompensasi
    Beberapa saham preferen memiliki fitur callable atau redeemable, yang berarti perusahaan memiliki hak untuk membeli kembali saham preferen tersebut pada harga tertentu setelah periode tertentu. Hal ini memungkinkan perusahaan untuk mengontrol jumlah saham preferen yang beredar.

Jenis-Jenis Saham Preferen

Saham preferen dapat dikategorikan ke dalam beberapa jenis berdasarkan fitur dan karakteristiknya.

1. Saham Preferen Kumulatif

Saham ini memberikan keuntungan tambahan kepada pemegangnya dalam bentuk hak atas dividen yang belum dibayarkan. Jika perusahaan gagal membayar dividen pada tahun tertentu, maka dividen yang tertunda tersebut akan dikumulatifkan dan harus dibayarkan sebelum pemegang saham biasa menerima dividen.

2. Saham Preferen Non-Kumulatif

Berbeda dengan saham kumulatif, saham preferen non-kumulatif tidak memberikan hak atas dividen yang belum dibayarkan. Jika perusahaan tidak membayar dividen pada satu periode, pemegang saham preferen tidak dapat menuntut dividen yang tertunda pada tahun berikutnya.

3. Saham Preferen Partisipatif

Pemegang saham preferen partisipatif memiliki hak untuk menerima dividen tambahan di luar jumlah yang telah ditentukan, jika perusahaan mencapai keuntungan yang lebih besar dari yang diproyeksikan. Dengan demikian, pemegang saham ini mendapatkan manfaat tambahan seperti pemegang saham biasa.

4. Saham Preferen Non-Partisipatif

Saham preferen jenis ini hanya memberikan dividen tetap tanpa adanya tambahan dividen berdasarkan kinerja perusahaan.

5. Saham Preferen Konversi

Saham ini memiliki fitur yang memungkinkan pemegangnya untuk mengonversi saham preferen menjadi saham biasa dalam kondisi tertentu yang telah ditentukan sebelumnya. Keuntungan dari saham preferen konversi adalah investor dapat beralih ke saham biasa jika harga saham meningkat secara signifikan.

6. Saham Preferen Dapat Ditebus (Callable)

Perusahaan memiliki hak untuk membeli kembali saham preferen ini setelah periode tertentu dengan harga yang telah ditentukan sebelumnya. Biasanya, fitur ini digunakan oleh perusahaan ketika mereka memiliki kondisi keuangan yang lebih baik dan ingin mengurangi jumlah saham preferen yang beredar.

Kelebihan dan Kekurangan Saham Preferen

Kelebihan Saham Preferen

  1. Pendapatan Dividen yang Stabil
    Investor yang mencari pendapatan tetap akan lebih menyukai saham preferen karena dividennya lebih stabil dibandingkan dengan saham biasa.
  2. Prioritas dalam Likuidasi
    Dalam kasus likuidasi perusahaan, pemegang saham preferen memiliki prioritas lebih tinggi dibandingkan pemegang saham biasa.
  3. Kurang Berisiko Dibanding Saham Biasa
    Karena adanya hak atas dividen tetap dan prioritas dalam likuidasi, saham preferen cenderung memiliki risiko yang lebih rendah dibandingkan dengan saham biasa.
  4. Bisa Memiliki Fitur Konversi
    Jika saham preferen memiliki fitur konversi, pemegangnya bisa mendapatkan keuntungan lebih besar jika harga saham biasa meningkat.

Kekurangan Saham Preferen

  1. Tidak Memiliki Hak Suara
    Pemegang saham preferen biasanya tidak memiliki hak untuk ikut serta dalam pengambilan keputusan perusahaan, berbeda dengan pemegang saham biasa.
  2. Risiko Pembayaran Dividen Dihentikan
    Meskipun dividen lebih stabil, dalam situasi tertentu seperti krisis keuangan, perusahaan dapat menunda atau menghentikan pembayaran dividen saham preferen.

Perbedaan Saham Preferen dan Saham Biasa

Saham preferen dan saham biasa memiliki perbedaan mendasar yang mempengaruhi hak dan manfaat yang diterima oleh pemegangnya. Salah satu perbedaan utama adalah hak suara, di mana pemegang saham preferen tidak memiliki hak untuk ikut serta dalam rapat pemegang saham, sementara pemegang saham biasa memiliki hak suara yang memungkinkannya untuk berpartisipasi dalam pengambilan keputusan strategis perusahaan. 

Dari segi dividen, saham preferen menawarkan pembayaran dividen tetap dan lebih diutamakan dibandingkan dengan saham biasa yang dividennya bergantung pada kinerja perusahaan. Selain itu, dalam situasi likuidasi perusahaan, pemegang saham preferen akan mendapatkan prioritas dalam klaim terhadap aset sebelum pemegang saham biasa, yang hanya menerima sisa aset setelah semua kewajiban perusahaan terpenuhi.

Keputusan Bertrading dengan Cerdas

Saham preferen adalah instrumen investasi yang menarik bagi investor yang mencari pendapatan dividen yang stabil dengan risiko lebih rendah dibandingkan saham biasa. Dengan memahami karakteristik, jenis, serta kelebihan dan kekurangannya, investor dapat mengambil keputusan yang lebih cerdas sebelum berinvestasi dalam saham preferen.

Sebagai salah satu keputusan cerdas juga dalam bertrading, adalah bertrading bersama broker yang profesional dan telah terbukti mensukseskan banyak trader, seperti Didimax!

Dengan bergabung bersama Didimax, jadikan trading Anda sebagai jalan untuk mewujudkan impian dengan meraih keuntungan yang maksimal!