Apa Itu Take Profit? Panduan Lengkap untuk Trader Pemula hingga Mahir
Dalam dunia trading, baik itu forex, emas, indeks, maupun komoditas, setiap keputusan yang diambil selalu memiliki dua kemungkinan: keuntungan atau kerugian. Untuk itu, trader perlu strategi yang jelas agar bisa melindungi capital sekaligus memaksimalkan profit. Salah satu fitur penting yang wajib dipahami oleh setiap trader adalah Take Profit (TP).
Take Profit sering dianggap sebagai fitur sederhana: pasang, lalu biarkan harga menyentuh level tersebut. Namun kenyataannya, penggunaan TP memerlukan pemahaman yang lebih dalam tentang analisis teknikal, kondisi pasar, dan manajemen risiko. Artikel ini akan membahas secara mendalam apa itu Take Profit, bagaimana cara kerjanya, jenis-jenis strategi TP, serta tips praktis agar pemula tidak salah dalam menetapkan level keuntungan.
1. Pengertian Take Profit
Take Profit (TP) adalah perintah otomatis dalam trading yang digunakan untuk menutup posisi ketika harga mencapai level profit tertentu yang sudah ditentukan sebelumnya. Tujuan utamanya adalah mengunci keuntungan tanpa perlu menunggu atau memantau chart secara terus menerus.
Jika Stop Loss dirancang untuk melindungi dari kerugian besar, maka Take Profit dirancang untuk memastikan profit yang sudah terjadi tidak hilang kembali karena volatilitas pasar.
Dengan kata lain, TP membantu trader tetap disiplin, tidak serakah, dan tidak terjebak dalam emosi saat harga bergerak naik turun.
2. Cara Kerja Take Profit
Ketika seorang trader membuka posisi buy atau sell, ia bisa menetapkan level TP pada jarak tertentu dari level entry. Ketika harga menyentuh level tersebut, platform trading seperti MetaTrader akan menutup posisi tersebut secara otomatis, tanpa campur tangan trader.
Contoh:
-
Trader membuka buy EURUSD di harga 1.1000.
-
Trader memasang TP di 1.1050.
-
Ketika harga naik dan menyentuh 1.1050, posisi otomatis tertutup dan profit terkunci.
Begitu juga ketika trader membuka posisi sell, TP dipasang di bawah harga entry.
Dengan sistem otomatis seperti ini, trader tidak perlu terpaku pada layar chart. Bahkan saat tidur atau sibuk bekerja, posisi tetap bisa tertutup sesuai target profit yang sudah direncanakan.
3. Pentingnya Take Profit dalam Trading
a. Menghindari Keserakahan (Greed)
Kesalahan terbesar trader adalah tidak punya batas kapan harus berhenti mengambil keuntungan. Banyak trader awalnya sudah floating profit, namun karena ingin lebih, akhirnya harga berbalik arah dan profit menghilang. Dengan TP, hal itu bisa dihindari.
b. Meningkatkan Disiplin Trading
Trading bukan hanya soal analisis, tetapi soal disiplin. TP membantu trader menjalankan trading plan secara konsisten.
c. Mengurangi Risiko Emosional
Trader sering terjebak dalam keputusan emosional. Dengan TP, keputusan sudah diambil sejak awal berdasarkan analisis, bukan perasaan.
d. Meningkatkan Konsistensi Profit Jangka Panjang
Trader yang menggunakan TP dengan tepat umumnya lebih stabil profitnya dibanding yang mengandalkan feeling atau manual close.
4. Cara Menentukan Level Take Profit
Menentukan level TP bukan sekadar menebak atau menaruh angka. Ada beberapa pendekatan yang digunakan trader profesional:
a. Berdasarkan Support dan Resistance
Cara paling umum adalah memasang TP di area resistance (untuk buy) atau support (untuk sell). Karena area ini sering menjadi tempat pembalikan harga.
b. Menggunakan Rasio Risk/Reward
Banyak trader profesional memakai rasio minimal:
Jika SL Anda 30 pip, TP minimal 30–90 pip. Pendekatan ini menjaga trading tetap sehat dan konsisten.
c. Menggunakan Fibonacci Retracement atau Extension
Level-level seperti 61.8%, 100%, dan 161.8% sering menjadi area target yang akurat untuk TP.
d. Mengikuti Tren Besar (Trend Following)
Jika pasar sedang trending kuat, TP bisa diletakkan lebih jauh mengikuti struktur higher high atau lower low.
e. Menggunakan Indikator Teknikal
Contoh indikator yang bisa membantu menentukan TP:
5. Strategi Take Profit Terpopuler
a. Single TP (Satu Target)
Strategi ini memakai satu target profit saja. Cocok untuk pemula karena sederhana dan mudah dipantau.
b. Multiple TP (Banyak Target)
Cocok untuk trader yang ingin mencicil profit. Misalnya:
-
TP 1 = 20 pip
-
TP 2 = 40 pip
-
TP 3 = 80 pip
Selain membagi profit, strategi ini membantu mengamankan keuntungan sambil tetap memberi peluang profit lebih besar.
c. Trailing Take Profit / Trailing Stop
Meskipun lebih terkait dengan Trailing Stop, banyak trader menggunakannya sebagai TP dinamis. Saat harga bergerak searah, level SL digeser ke profit sehingga posisi bisa terus bertahan.
d. Set and Forget
Trader menganalisa, memasang TP dan SL, lalu membiarkan pasar bekerja. Cocok untuk trader yang tidak ingin overthinking dan ingin hidup lebih santai.
6. Kesalahan Umum dalam Menentukan Take Profit
a. TP Terlalu Dekat
Jika TP terlalu dekat, posisi cepat tertutup tetapi sering tidak memberikan ruang pergerakan harga. Hasilnya: profit kecil tetapi sering kena SL.
b. TP Terlalu Jauh
Jika TP jauh tanpa alasan analisa, seringkali harga tidak pernah menyentuhnya. Posisi malah berbalik menjadi rugi.
c. Tidak Mengikuti Struktur Pasar
Memasang TP sembarangan tanpa melihat trend, support/resistance, atau volatilitas akan membuat trading tidak konsisten.
d. Mengubah TP Saat Sudah Floating Profit
Ini adalah godaan banyak trader. TP dipindah semakin jauh karena berharap profit lebih besar, tetapi harga akhirnya berbalik arah dan profit hilang.
7. Tips Menetapkan Take Profit yang Tepat
-
Selalu analisa dulu sebelum memasang TP.
-
Gunakan rasio risk/reward yang sehat.
-
Jangan memasang TP di tengah-tengah area kosong; pasang di level psikologis.
-
Sesuaikan TP dengan volatilitas pasar; pasangan seperti XAUUSD perlu TP lebih besar.
-
Jangan serakah — trading itu maraton, bukan sprint.
-
Latih kebiasaan memasang SL dan TP sejak awal membuka posisi.
Kesimpulan
Take Profit adalah salah satu fitur terpenting dalam trading karena membantu trader mengunci keuntungan, menjaga disiplin, dan meningkatkan konsistensi profit jangka panjang. Dengan pemahaman yang baik tentang struktur pasar, analisis teknikal, dan manajemen risiko, trader bisa memanfaatkan TP untuk menciptakan strategi yang lebih stabil dan profesional.
Tidak peduli apakah Anda trader pemula atau yang sudah berpengalaman, memahami dan menggunakan TP secara maksimal akan membuat perjalanan trading lebih terarah dan lebih aman.
Sudah saatnya Anda memperdalam skill trading agar lebih memahami cara menentukan Take Profit yang benar. Pengetahuan ini tidak hanya meningkatkan peluang profit, tapi juga membantu Anda menghindari kesalahan-kesalahan fatal yang dialami banyak trader pemula. Anda bisa mempelajari teknik penentuan TP, SL, analisa trend, hingga money management langsung dari mentor berpengalaman.
Jika ingin belajar trading dengan lebih terarah, aman, dan dibimbing langsung secara online maupun offline, Anda bisa mengikuti program edukasi gratis dari Didimax. Kunjungi website resmi www.didimax.co.id, daftar, dan mulai perjalanan trading Anda dengan fondasi yang lebih kuat. Seluruh fasilitas edukasi sudah disiapkan untuk membantu Anda menjadi trader yang lebih percaya diri.