Pusat Edukasi

Rumah Pusat Edukasi Belajar Forex Pusat Edukasi Gratis Apa Itu Volume dalam Trading Forex?

Apa Itu Volume dalam Trading Forex?

by Rizka

Apa Itu Volume dalam Trading Forex?

Pengertian Volume dalam Trading Forex

Dalam dunia trading forex, volume merupakan salah satu konsep penting yang sering dibahas namun kerap disalahpahami, terutama oleh trader pemula. Secara umum, volume menggambarkan seberapa besar aktivitas transaksi yang terjadi pada suatu periode waktu tertentu. Semakin besar volume, semakin banyak transaksi yang terjadi di pasar pada saat itu.

Berbeda dengan pasar saham yang memiliki data volume riil (jumlah saham yang diperdagangkan), pasar forex bersifat terdesentralisasi. Artinya, tidak ada satu bursa pusat yang mencatat seluruh transaksi. Oleh karena itu, volume dalam trading forex biasanya ditampilkan dalam bentuk tick volume, yaitu jumlah perubahan harga (tick) dalam satu periode waktu. Meskipun bukan volume transaksi riil, tick volume telah terbukti memiliki korelasi yang cukup kuat dengan aktivitas pasar secara keseluruhan.

Mengapa Volume Penting dalam Trading Forex?

Volume bukan sekadar indikator tambahan, melainkan alat penting untuk membaca kekuatan pasar. Dengan memahami volume, trader dapat mengetahui apakah pergerakan harga didukung oleh minat pasar yang kuat atau hanya pergerakan sementara.

Beberapa alasan mengapa volume sangat penting dalam trading forex antara lain:

  1. Membantu mengonfirmasi kekuatan tren

  2. Memberi petunjuk potensi pembalikan harga

  3. Mengidentifikasi valid atau tidaknya breakout

  4. Membaca aktivitas pelaku pasar besar

Dengan kata lain, volume dapat membantu trader untuk tidak hanya melihat “ke mana harga bergerak”, tetapi juga “seberapa kuat pergerakan tersebut”.

Jenis Volume dalam Trading Forex

Tick Volume

Tick volume adalah jenis volume yang paling umum digunakan dalam trading forex. Tick volume menghitung berapa kali harga berubah dalam satu candle. Semakin sering harga bergerak naik dan turun, semakin besar tick volume yang tercatat.

Meskipun tidak menunjukkan jumlah lot yang diperdagangkan, tick volume tetap sangat berguna untuk analisis karena mencerminkan intensitas aktivitas pasar.

Real Volume (Volume Riil)

Volume riil biasanya hanya tersedia pada pasar terpusat seperti saham atau futures. Namun, pada beberapa platform forex tertentu yang terhubung dengan penyedia likuiditas besar, data volume riil bisa saja ditampilkan. Meski demikian, kebanyakan trader forex ritel mengandalkan tick volume sebagai acuan utama.

Hubungan Antara Volume dan Pergerakan Harga

Volume Tinggi dan Harga Naik

Ketika harga naik disertai dengan volume yang tinggi, hal ini menandakan bahwa banyak pelaku pasar mendukung pergerakan tersebut. Kondisi ini sering diartikan sebagai tren yang sehat dan berpotensi berlanjut.

Volume Tinggi dan Harga Turun

Sebaliknya, jika harga turun dengan volume besar, itu menunjukkan tekanan jual yang kuat. Biasanya kondisi ini mencerminkan sentimen bearish yang dominan di pasar.

Harga Naik Tapi Volume Rendah

Ini adalah sinyal yang perlu diwaspadai. Kenaikan harga dengan volume rendah sering dianggap lemah dan rawan mengalami koreksi atau pembalikan arah. Pergerakan seperti ini bisa disebabkan oleh minimnya partisipasi pasar.

Harga Sideways dan Volume Rendah

Ketika pasar bergerak datar dengan volume kecil, itu menandakan kondisi market yang sepi. Biasanya terjadi menjelang sesi market penting atau sebelum rilis berita besar.

Fungsi Volume untuk Konfirmasi Tren

Salah satu fungsi utama volume adalah sebagai alat konfirmasi tren. Tren yang kuat umumnya didukung oleh volume yang meningkat seiring pergerakan harga. Misalnya, dalam tren naik, volume cenderung meningkat saat harga naik dan menurun saat harga koreksi.

Jika terjadi kondisi sebaliknya, misalnya harga terus naik tetapi volume justru menurun, trader perlu waspada karena hal tersebut bisa menjadi tanda awal pelemahan tren.

Volume sebagai Alat Mendeteksi Reversal

Divergence antara Harga dan Volume

Divergence terjadi ketika pergerakan harga tidak sejalan dengan volume. Contohnya, harga membentuk high yang lebih tinggi, tetapi volume justru menurun. Kondisi ini sering menjadi sinyal awal bahwa tren mulai kehilangan tenaga dan berpotensi berbalik arah.

Climactic Volume

Climactic volume adalah kondisi di mana volume tiba-tiba melonjak sangat tinggi setelah tren panjang. Ini sering terjadi di akhir tren, baik tren naik maupun tren turun. Lonjakan volume tersebut menandakan euforia atau kepanikan massal yang sering diikuti oleh pembalikan harga.

Peran Volume dalam Breakout Trading

Breakout adalah momen ketika harga menembus level penting seperti support atau resistance. Namun, tidak semua breakout bersifat valid. Di sinilah peran volume menjadi sangat krusial.

Breakout yang valid biasanya disertai dengan peningkatan volume yang signifikan. Hal ini menandakan bahwa banyak pelaku pasar ikut berpartisipasi dalam penembusan level tersebut. Sebaliknya, breakout dengan volume rendah sering kali berujung pada false breakout.

Indikator Volume Populer dalam Trading Forex

Volume Indicator

Indikator volume standar menampilkan batang histogram yang menunjukkan besar kecilnya volume pada setiap candle. Ini adalah indikator dasar yang sangat berguna untuk membaca aktivitas pasar.

On Balance Volume (OBV)

OBV menggabungkan pergerakan harga dan volume untuk mengukur tekanan beli dan jual. Jika OBV bergerak searah dengan harga, tren dianggap kuat. Jika terjadi divergence, potensi reversal perlu diwaspadai.

Volume Oscillator

Volume Oscillator mengukur perbedaan antara dua moving average volume. Indikator ini membantu trader melihat apakah volume saat ini lebih tinggi atau lebih rendah dibandingkan rata-rata sebelumnya.

Cara Menggunakan Volume dalam Strategi Trading

Volume dan Support Resistance

Volume sangat efektif digunakan bersama level support dan resistance. Ketika harga mendekati area penting dengan volume rendah, kemungkinan besar harga akan memantul. Namun, jika volume meningkat tajam saat harga mendekati level tersebut, peluang breakout menjadi lebih besar.

Volume dan Price Action

Menggabungkan volume dengan analisis price action dapat meningkatkan akurasi trading. Contohnya, pola candlestick seperti pin bar atau engulfing yang muncul dengan volume besar cenderung memiliki probabilitas lebih tinggi untuk berhasil.

Volume dalam Multi Time Frame Analysis

Volume juga dapat dianalisis pada beberapa time frame. Trader dapat melihat gambaran besar pada time frame tinggi, lalu mencari konfirmasi entry pada time frame lebih rendah dengan bantuan volume.

Kesalahan Umum Trader dalam Menggunakan Volume

Banyak trader pemula melakukan kesalahan saat menggunakan volume, di antaranya:

  1. Menganggap volume sebagai sinyal entry tunggal

  2. Mengabaikan konteks market dan tren

  3. Tidak mengombinasikan volume dengan alat analisis lain

  4. Salah menafsirkan lonjakan volume saat news

Volume sebaiknya digunakan sebagai alat konfirmasi, bukan sebagai satu-satunya dasar pengambilan keputusan.

Kelebihan dan Keterbatasan Volume dalam Forex

Kelebihan Volume

  • Membantu membaca kekuatan pasar

  • Bisa digunakan di semua time frame

  • Cocok dikombinasikan dengan berbagai strategi

  • Memberi insight tentang aktivitas pelaku besar

Keterbatasan Volume

  • Tidak menunjukkan data transaksi riil

  • Bisa menyesatkan saat kondisi market sepi

  • Perlu pengalaman untuk interpretasi yang tepat

Memahami kelebihan dan keterbatasan ini akan membantu trader menggunakan volume secara lebih objektif dan realistis.

Kesimpulan

Volume dalam trading forex adalah alat analisis penting yang berfungsi untuk membaca aktivitas dan kekuatan pasar. Meskipun tidak menampilkan data transaksi riil, tick volume tetap sangat bermanfaat untuk mengonfirmasi tren, mendeteksi potensi reversal, dan memvalidasi breakout.

Dengan pemahaman yang tepat, volume dapat menjadi pelengkap yang sangat kuat bagi analisis teknikal lainnya seperti support resistance, price action, dan indikator teknikal. Trader yang mampu membaca volume dengan baik umumnya memiliki keunggulan dalam memahami dinamika pasar dan mengambil keputusan trading yang lebih terukur.

Untuk benar-benar memahami cara membaca volume dan menggunakannya secara efektif dalam trading forex, dibutuhkan edukasi yang terstruktur dan bimbingan yang tepat. Melalui program edukasi trading yang komprehensif, Anda bisa belajar bagaimana mengombinasikan volume dengan strategi yang sesuai dengan karakter dan tujuan trading Anda.

Jika Anda ingin meningkatkan pemahaman trading dari dasar hingga lanjutan, serta belajar langsung dari mentor berpengalaman, ini adalah saat yang tepat untuk bergabung dalam program edukasi trading yang disediakan oleh Didimax. Informasi lengkap mengenai kelas, materi, dan fasilitas pendukung bisa Anda temukan dengan mengunjungi www.didimax.co.id dan mulai perjalanan trading Anda dengan bekal pengetahuan yang lebih matang.