Pusat Edukasi

Rumah Pusat Edukasi Belajar Forex Pusat Edukasi Gratis Apa perbedaan instant execution dan market execution?

Apa perbedaan instant execution dan market execution?

by Rizka

Dalam dunia trading forex dan instrumen derivatif lainnya, kecepatan dan cara eksekusi order menjadi faktor yang sangat penting. Banyak trader pemula hanya fokus pada analisis teknikal atau fundamental, namun sering mengabaikan satu aspek krusial yang bisa berdampak langsung pada hasil trading, yaitu jenis eksekusi order. Dua istilah yang paling sering ditemui di platform trading adalah instant execution dan market execution. Meski sekilas terdengar mirip, keduanya memiliki mekanisme, kelebihan, dan risiko yang sangat berbeda.

Memahami perbedaan instant execution dan market execution bukan hanya soal teori, tetapi juga menyangkut praktik nyata saat membuka dan menutup posisi. Kesalahan dalam memahami sistem eksekusi dapat menyebabkan slippage, requote, atau bahkan hasil trading yang jauh dari rencana awal. Oleh karena itu, artikel ini akan membahas secara mendalam apa itu instant execution, apa itu market execution, bagaimana cara kerjanya, serta perbedaan utama di antara keduanya agar trader dapat menentukan pilihan yang paling sesuai dengan gaya trading masing-masing.

Pengertian Instant Execution

Instant execution adalah metode eksekusi order di mana trader menentukan harga secara spesifik, lalu broker akan mengeksekusi order tersebut hanya jika harga masih tersedia di pasar. Artinya, ketika trader menekan tombol buy atau sell, sistem broker akan mengecek apakah harga yang diminta masih sama dengan harga pasar saat itu.

Jika harga masih tersedia, order akan langsung dieksekusi sesuai harga yang diminta. Namun jika harga sudah berubah, maka broker akan memberikan requote, yaitu penawaran harga baru kepada trader. Trader kemudian harus memutuskan apakah akan menerima harga baru tersebut atau membatalkan order.

Sistem instant execution umumnya banyak digunakan oleh broker dengan model dealing desk atau market maker. Pada sistem ini, broker berperan aktif dalam menyediakan harga dan menjadi pihak yang mengeksekusi transaksi trader.

Cara Kerja Instant Execution

Untuk memahami instant execution secara lebih praktis, bayangkan seorang trader ingin membuka posisi buy EUR/USD di harga 1.1000. Trader memasukkan order buy dengan harga tersebut dan menekan tombol eksekusi.

  1. Platform mengirim permintaan order ke server broker

  2. Broker mengecek apakah harga 1.1000 masih tersedia

  3. Jika tersedia, order dieksekusi di harga tersebut

  4. Jika harga sudah berubah, broker mengirim requote

  5. Trader memilih menerima atau menolak harga baru

Proses ini bisa terjadi sangat cepat, namun dalam kondisi pasar yang volatil, requote bisa muncul cukup sering.

Kelebihan Instant Execution

Instant execution memiliki beberapa keunggulan yang membuatnya masih digunakan oleh banyak trader, terutama pemula.

Pertama, kepastian harga. Trader tahu persis di harga berapa order akan dieksekusi. Tidak ada slippage selama harga masih tersedia, sehingga perhitungan risiko dan target profit menjadi lebih presisi.

Kedua, kontrol penuh di tangan trader. Jika terjadi perubahan harga, trader diberi pilihan untuk menerima atau menolak harga baru. Hal ini memberikan rasa aman bagi trader yang tidak ingin dieksekusi di harga yang berbeda dari rencana.

Ketiga, cocok untuk pasar yang stabil. Dalam kondisi pasar yang tidak terlalu volatil, instant execution bisa berjalan sangat lancar tanpa banyak requote.

Kekurangan Instant Execution

Di balik kelebihannya, instant execution juga memiliki beberapa kekurangan yang perlu diperhatikan.

Yang paling sering dikeluhkan adalah requote. Dalam kondisi pasar yang bergerak cepat, requote bisa muncul berulang kali dan menyebabkan trader kehilangan momentum entry yang ideal.

Selain itu, instant execution bisa terasa kurang fleksibel bagi trader yang membutuhkan eksekusi super cepat, seperti scalper atau trader news. Ketika harga bergerak cepat, peluang bisa hilang hanya karena proses konfirmasi harga ulang.

Pengertian Market Execution

Berbeda dengan instant execution, market execution adalah metode eksekusi order di mana trader tidak menentukan harga secara pasti, melainkan menyetujui untuk dieksekusi di harga terbaik yang tersedia di pasar saat order dikirim.

Dengan kata lain, ketika trader menekan tombol buy atau sell, order akan langsung dieksekusi tanpa requote. Namun harga eksekusi bisa sedikit berbeda dari harga yang terlihat di layar akibat perubahan pasar. Perbedaan inilah yang dikenal sebagai slippage.

Market execution umumnya digunakan oleh broker dengan model ECN atau STP, di mana order trader langsung diteruskan ke penyedia likuiditas (liquidity provider).

Cara Kerja Market Execution

Proses market execution relatif lebih sederhana dan cepat dibanding instant execution.

  1. Trader menekan tombol buy atau sell

  2. Order langsung dikirim ke pasar

  3. Order dieksekusi di harga terbaik yang tersedia

  4. Posisi terbuka tanpa konfirmasi ulang harga

Trader tidak mendapatkan pilihan untuk menerima atau menolak harga, karena sistem mengeksekusi order secara otomatis sesuai kondisi pasar.

Kelebihan Market Execution

Market execution memiliki sejumlah keunggulan yang membuatnya populer di kalangan trader profesional.

Pertama, tidak ada requote. Order pasti tereksekusi, sehingga trader tidak kehilangan peluang hanya karena perubahan harga.

Kedua, eksekusi lebih cepat. Karena tidak ada proses konfirmasi ulang harga, market execution sangat cocok untuk scalping, trading news, dan strategi yang membutuhkan kecepatan tinggi.

Ketiga, lebih transparan. Harga berasal langsung dari pasar dan likuiditas nyata, sehingga mencerminkan kondisi supply dan demand yang sebenarnya.

Kekurangan Market Execution

Meski cepat dan efisien, market execution juga memiliki risiko.

Risiko utama adalah slippage, yaitu perbedaan antara harga yang diharapkan dan harga eksekusi. Slippage bisa bersifat negatif maupun positif, tergantung kondisi pasar.

Selain itu, market execution bisa terasa kurang nyaman bagi pemula, karena harga eksekusi tidak selalu sama dengan harga yang terlihat di layar, terutama saat volatilitas tinggi.

Perbedaan Utama Instant Execution dan Market Execution

Perbedaan paling mendasar antara instant execution dan market execution terletak pada cara harga ditentukan. Pada instant execution, harga ditentukan oleh trader dan harus dikonfirmasi oleh broker. Sementara pada market execution, harga ditentukan oleh pasar dan langsung dieksekusi.

Dari sisi risiko, instant execution lebih berisiko mengalami requote, sedangkan market execution lebih berisiko mengalami slippage. Instant execution memberikan kontrol harga yang lebih ketat, sedangkan market execution mengutamakan kecepatan dan kepastian eksekusi.

Dalam hal kecocokan strategi, instant execution cenderung lebih cocok untuk trader yang mengutamakan presisi harga dan trading di kondisi pasar tenang. Sebaliknya, market execution lebih cocok untuk trader aktif, scalper, dan trader yang sering trading saat rilis berita.

Mana yang Lebih Baik untuk Trader?

Tidak ada jawaban mutlak mana yang lebih baik antara instant execution dan market execution. Semuanya tergantung pada gaya trading, toleransi risiko, dan tujuan masing-masing trader.

Trader pemula biasanya merasa lebih nyaman dengan instant execution karena memberikan kepastian harga dan kontrol penuh. Namun seiring bertambahnya pengalaman, banyak trader mulai beralih ke market execution karena kecepatan dan efisiensinya.

Yang terpenting adalah memahami cara kerja masing-masing sistem, sehingga trader tidak terkejut ketika mengalami requote atau slippage saat trading.

Memahami perbedaan instant execution dan market execution hanyalah satu bagian dari perjalanan menjadi trader yang konsisten. Masih banyak aspek penting lainnya seperti manajemen risiko, psikologi trading, serta pemahaman kondisi pasar yang perlu dipelajari secara menyeluruh dan terstruktur. Tanpa edukasi yang tepat, trader akan cenderung mengandalkan coba-coba yang berisiko tinggi.

Bagi siapa pun yang ingin belajar trading dengan pendekatan yang lebih sistematis dan dibimbing oleh mentor berpengalaman, mengikuti program edukasi trading yang terstruktur dapat menjadi langkah awal yang sangat tepat. Melalui program edukasi trading di www.didimax.co.id, peserta bisa memahami berbagai konsep penting mulai dari dasar hingga lanjutan, termasuk pemilihan jenis eksekusi order yang sesuai dengan strategi trading masing-masing.

Program edukasi ini dirancang untuk membantu trader memahami pasar secara realistis, bukan sekadar mengejar profit instan. Dengan materi yang aplikatif, pendampingan profesional, serta lingkungan belajar yang suportif, proses belajar trading menjadi lebih terarah dan terukur. Jika ingin meningkatkan pemahaman trading secara menyeluruh dan membangun fondasi yang kuat, mengikuti program edukasi trading di www.didimax.co.id bisa menjadi langkah yang sangat bernilai untuk perjalanan trading jangka panjang.