Apa Perbedaan Profit Realized dan Unrealized?
Dalam dunia trading, istilah profit sering kali menjadi fokus utama setiap trader. Namun, tidak semua profit memiliki makna yang sama. Ada dua istilah penting yang wajib dipahami oleh trader, baik pemula maupun yang sudah berpengalaman, yaitu profit realized dan profit unrealized. Banyak trader pemula mengira mereka sudah “untung” hanya karena melihat angka hijau di platform trading, padahal profit tersebut belum tentu benar-benar menjadi milik mereka.
Kesalahan memahami perbedaan profit realized dan unrealized bisa berdampak besar terhadap pengambilan keputusan trading, manajemen risiko, hingga kondisi psikologis trader. Oleh karena itu, artikel ini akan membahas secara lengkap dan mendalam apa itu profit realized dan unrealized, perbedaannya, contoh kasus, serta bagaimana cara mengelolanya agar performa trading lebih konsisten dan terukur.
Pengertian Profit dalam Trading
Sebelum masuk ke pembahasan utama, penting untuk memahami terlebih dahulu apa itu profit dalam konteks trading.
Apa Itu Profit?
Profit adalah selisih positif antara harga beli (buy) dan harga jual (sell) suatu instrumen trading seperti forex, saham, indeks, atau komoditas. Jika trader membeli di harga rendah dan menjual di harga yang lebih tinggi, maka selisih tersebut disebut profit. Sebaliknya, jika menjual di harga lebih rendah dari harga beli, maka trader mengalami kerugian atau loss.
Namun dalam praktiknya, profit tidak selalu langsung bisa dinikmati oleh trader. Di sinilah muncul istilah realized dan unrealized.
Apa Itu Profit Realized?
Profit realized adalah keuntungan yang sudah direalisasikan, artinya posisi trading sudah ditutup dan profit tersebut sudah benar-benar masuk ke saldo akun trading.
Ciri-ciri Profit Realized
-
Posisi trading sudah close
-
Nilai profit sudah tercatat permanen di akun
-
Tidak terpengaruh lagi oleh pergerakan harga
-
Bisa ditarik (withdraw) sesuai ketentuan broker
Contoh Profit Realized
Misalnya, seorang trader membuka posisi buy EUR/USD di harga 1.1000. Kemudian, harga naik ke 1.1050 dan trader menutup posisinya. Jika selisih tersebut menghasilkan keuntungan sebesar $50, maka $50 tersebut disebut profit realized karena posisi sudah ditutup dan keuntungan sudah pasti.
Kelebihan Profit Realized
-
Keuntungan bersifat nyata dan aman
-
Tidak terpengaruh fluktuasi harga selanjutnya
-
Memudahkan evaluasi performa trading
-
Menjaga emosi tetap stabil
Profit realized adalah satu-satunya profit yang benar-benar bisa dihitung sebagai hasil trading sesungguhnya.
Apa Itu Profit Unrealized?
Profit unrealized adalah keuntungan yang belum direalisasikan karena posisi trading masih terbuka. Profit ini hanya bersifat sementara dan masih bisa berubah sewaktu-waktu mengikuti pergerakan harga pasar.
Ciri-ciri Profit Unrealized
-
Posisi trading masih open
-
Profit masih bisa bertambah atau berkurang
-
Bisa berubah menjadi loss jika harga berbalik arah
-
Tidak bisa ditarik sebelum posisi ditutup
Contoh Profit Unrealized
Seorang trader membuka posisi buy emas (XAUUSD) di harga 2000. Harga naik ke 2015, dan di platform trading terlihat floating profit sebesar $150. Selama posisi belum ditutup, $150 tersebut masih disebut profit unrealized.
Jika harga turun kembali ke 1995 dan posisi belum ditutup, maka profit unrealized bisa berubah menjadi loss.
Risiko Profit Unrealized
Banyak trader terjebak dalam euforia profit unrealized. Mereka merasa sudah untung besar, padahal profit tersebut masih bisa hilang jika tidak dikelola dengan baik.
Perbedaan Profit Realized dan Unrealized
Perbedaan Berdasarkan Status Posisi
Profit realized terjadi ketika posisi sudah ditutup, sedangkan profit unrealized muncul ketika posisi masih terbuka.
Perbedaan Berdasarkan Kepastian Keuntungan
Profit realized bersifat pasti dan final, sementara profit unrealized bersifat sementara dan belum tentu menjadi milik trader.
Perbedaan Berdasarkan Risiko
Profit unrealized masih memiliki risiko berubah menjadi loss, sedangkan profit realized sudah bebas dari risiko pasar.
Perbedaan Berdasarkan Psikologis Trader
Profit unrealized sering memicu emosi berlebihan seperti serakah atau takut, sementara profit realized membantu trader lebih objektif dalam mengevaluasi performa.
Mengapa Trader Harus Memahami Perbedaan Ini?
Memahami perbedaan profit realized dan unrealized sangat penting karena berkaitan langsung dengan strategi, psikologi, dan manajemen risiko trading.
Menghindari Overconfidence
Trader yang terlalu fokus pada profit unrealized sering merasa terlalu percaya diri, padahal posisi belum aman. Hal ini bisa menyebabkan overtrading dan pengambilan risiko berlebihan.
Membantu Evaluasi Trading
Evaluasi trading yang benar harus berdasarkan profit realized, bukan unrealized. Data profit realized memberikan gambaran nyata tentang konsistensi dan efektivitas strategi trading.
Menjaga Disiplin Trading
Dengan memahami bahwa profit unrealized belum tentu menjadi milik kita, trader akan lebih disiplin dalam menentukan target profit dan stop loss.
Kesalahan Umum Trader Terkait Profit Unrealized
Terlalu Lama Menahan Posisi
Banyak trader enggan menutup posisi karena berharap profit unrealized terus bertambah, padahal pasar bisa berbalik arah kapan saja.
Tidak Menggunakan Stop Loss
Tanpa stop loss, profit unrealized bisa berubah menjadi kerugian besar dalam waktu singkat.
Mengubah Trading Plan
Trader sering menggeser target profit atau stop loss karena tergoda melihat floating profit, yang akhirnya merusak rencana awal.
Strategi Mengelola Profit Unrealized dengan Bijak
Gunakan Take Profit dan Stop Loss
Menentukan take profit dan stop loss sejak awal membantu mengunci profit dan membatasi risiko.
Terapkan Trailing Stop
Trailing stop memungkinkan trader mengamankan sebagian profit unrealized ketika harga bergerak sesuai arah analisis.
Lakukan Partial Close
Menutup sebagian posisi saat profit sudah tercapai dapat mengubah sebagian profit unrealized menjadi realized, sambil tetap memberi peluang keuntungan tambahan.
Hubungan Profit Realized dengan Trading Plan
Trading plan yang baik selalu berfokus pada profit realized, bukan unrealized. Target profit, risk-reward ratio, dan evaluasi performa semuanya harus mengacu pada hasil akhir setelah posisi ditutup.
Trader profesional tidak bangga dengan floating profit, tetapi dengan konsistensi profit realized dalam jangka panjang.
Profit Realized sebagai Tolok Ukur Kesuksesan Trader
Keberhasilan seorang trader tidak diukur dari seberapa besar floating profit yang pernah didapat, melainkan dari:
-
Konsistensi profit realized
-
Disiplin menjalankan trading plan
-
Kemampuan mengelola risiko
-
Ketahanan psikologis menghadapi pasar
Dengan fokus pada profit realized, trader akan lebih realistis dan berorientasi pada keberlanjutan, bukan sekadar sensasi sesaat.
Memahami perbedaan profit realized dan unrealized adalah langkah penting bagi siapa pun yang ingin serius menekuni dunia trading. Banyak trader gagal bukan karena analisis yang buruk, tetapi karena salah mengelola profit yang sebenarnya belum menjadi milik mereka. Dengan edukasi yang tepat, pemahaman ini bisa menjadi fondasi kuat untuk membangun performa trading yang stabil dan konsisten.
Jika Anda ingin belajar trading secara terstruktur, mulai dari dasar hingga strategi lanjutan, serta dibimbing langsung oleh mentor berpengalaman, mengikuti program edukasi trading yang tepat adalah pilihan cerdas. Program edukasi yang komprehensif akan membantu Anda memahami konsep profit, risiko, dan psikologi trading secara menyeluruh.
Daftarkan diri Anda sekarang dan tingkatkan kualitas trading Anda melalui program edukasi trading profesional yang tersedia di www.didimax.co.id. Dengan pembelajaran yang terarah dan praktik yang disiplin, Anda bisa membangun mindset trader yang fokus pada profit realized dan pertumbuhan jangka panjang.