Buat Strategi Entry Multi Scaling
Strategi entry multi scaling merupakan salah satu pendekatan trading yang banyak digunakan oleh trader profesional untuk memaksimalkan peluang profit, terutama ketika pasar mengalami pergerakan fluktuatif atau tidak memberikan sinyal entry yang jelas secara tunggal. Metode ini memungkinkan trader untuk masuk ke pasar secara bertahap, daripada melakukan satu kali entry dalam jumlah besar. Dengan demikian, risiko dapat lebih terkontrol dan peluang untuk mendapatkan harga terbaik semakin meningkat.
Dalam forex trading, market jarang bergerak dalam garis lurus. Harga cenderung melakukan retracement, pullback, atau koreksi meskipun sedang berada dalam tren yang kuat. Dengan memanfaatkan strategi multi scaling, seorang trader dapat menyesuaikan diri dengan dinamika harga dan menunggu konfirmasi tambahan sebelum menambah posisi. Artikel ini akan membahas secara mendalam konsep, cara kerja, aturan eksekusi, contoh penerapan, hingga kelemahan strategi entry multi scaling yang perlu diperhatikan.
Pengertian Strategi Entry Multi Scaling
Strategi entry multi scaling adalah teknik masuk pasar secara bertahap dengan beberapa posisi kecil yang dibuka pada level harga berbeda namun masih dalam satu arah trading—baik buy maupun sell. Konsep ini mirip dengan scaling in, tetapi dapat dikombinasikan dengan re-entry berbasis konfirmasi market structure maupun indikator teknikal.
Tujuan utama entry multi scaling:
-
Mengurangi risiko dari satu entry besar.
-
Memperbaiki average price entry jika market bergerak berlawanan terlebih dahulu.
-
Mengikuti momentum market ketika tren semakin kuat.
-
Meningkatkan fleksibilitas dalam manajemen posisi.
Dengan strategi ini, seorang trader tidak perlu memaksakan diri masuk pada satu titik yang dianggap paling ideal, tetapi bisa memanfaatkan beberapa level harga yang strategis.
Bagaimana Cara Kerja Entry Multi Scaling?
Secara umum, entry multi scaling dilakukan dengan membagi total risiko menjadi beberapa bagian. Misalnya, jika seorang trader ingin mengalokasikan risiko 2% dari modal, maka ia dapat membaginya menjadi tiga entry berbeda, masing-masing sekitar 0,6%–0,7%.
Tergantung pendekatannya, scaling entry bisa dilakukan melalui tiga metode:
1. Scaling Berdasarkan Retracement
Trader menunggu harga melakukan retracement menuju area tertentu seperti:
-
Fibonacci retracement
-
Support–resistance
-
Moving average
-
Demand–supply zone
Entry dilakukan bertahap pada tiap level retracement.
2. Scaling Berdasarkan Breakout & Pullback
Metode ini cocok untuk trend follower:
-
Entry pertama saat breakout
-
Entry kedua saat pullback retest
-
Entry ketiga saat harga kembali mengikuti tren utama
3. Scaling Berdasarkan Indikator
Beberapa indikator dapat digunakan sebagai pemicu scaling, misalnya:
-
MACD crossing
-
RSI oversold/overbought
-
Moving Average cross
-
Bollinger Bands squeeze
Dengan indikator, scaling dilakukan ketika sinyal semakin kuat dan terkonfirmasi.
Komponen Penting dalam Multi Scaling Entry
Agar strategi multi scaling dapat berjalan efektif, trader harus mengatur parameter berikut:
1. Penentuan Level Entry
Level entry harus direncanakan lebih dulu, bukan spontan. Trader bisa menetapkan 3–5 titik entry berdasarkan:
-
Zona support–resistance
-
Fibonacci
-
Trendline
-
Struktur high-low
Dengan perencanaan matang, scaling menjadi terukur dan tidak emosional.
2. Money Management
Entry bertahap tanpa money management dapat sangat berbahaya. Pastikan:
3. Penempatan Stop Loss
Stop loss dapat ditempatkan:
-
Pada level akhir struktur trend yang invalid
-
Pada level harga psikologis
-
Under/over zona demand–supply
SL tidak boleh dipindah jauh demi mempertahankan posisi yang salah.
4. Manajemen Take Profit
Ada dua pendekatan TP:
-
TP kolektif, semua posisi ditutup di satu level TP besar.
-
TP bertahap, posisi ditutup sedikit demi sedikit untuk mengunci profit.
Trader dapat memilih sesuai preferensi personal dan gaya trading.
Contoh Penerapan Entry Multi Scaling dalam Market
Misalkan Anda melihat EURUSD sedang bullish dan ingin ikut dalam tren naik tersebut, tetapi Anda tidak yakin dengan titik entry terbaik. Anda bisa menerapkan scaling seperti ini:
-
Entry pertama di area break resistance.
-
Entry kedua ketika harga retrace ke area support baru.
-
Entry ketiga saat harga membuat higher low dan kembali naik.
Simulasi Manajemen Risiko
Setiap entry membuka posisi sebesar:
Dengan cara ini, jika harga bergerak sedikit melawan Anda, kerugian tetap terkendali. Namun jika harga bergerak sesuai arah, posisi berlapis akan meningkatkan akumulasi keuntungan.
Keuntungan Strategi Entry Multi Scaling
1. Mengurangi Risiko Entry Sekaligus
Masuk bertahap lebih aman dibanding membuka satu posisi besar. Jika entry pertama kurang tepat, entry berikutnya bisa memperbaiki posisi.
2. Fleksibel Mengikuti Market
Trader tidak harus menunggu “harga terbaik”. Scaling membuat trading lebih adaptif.
3. Average Price Lebih Optimal
Jika harga retrace, Anda mendapatkan entry lebih murah (buy) atau lebih mahal (sell), sehingga memperbaiki posisi rata-rata.
4. Cocok untuk Semua Timeframe
Baik scalping, intraday, maupun swing dapat memanfaatkan strategi ini.
Kekurangan yang Harus Diwaspadai
1. Overtrading
Jika scaling tidak terencana, trader bisa membuka terlalu banyak posisi.
2. Kesalahan Menentukan Struktur Market
Scaling hanya efektif apabila struktur market jelas. Jika pasar ranging, multi scaling bisa menjadi kerugian besar.
3. Potensi Margin Call Jika Salah Manajemen Lot
Membuka banyak posisi dengan lot besar dapat menyebabkan margin cepat habis saat floating negatif.
Tips Sukses Menerapkan Entry Multi Scaling
-
Gunakan risk management ketat. Jangan melebihi batas risiko harian.
-
Jangan membuka scaling lebih dari 3–5 posisi.
-
Gunakan timeframe besar sebagai acuan, eksekusi di timeframe kecil.
-
Hindari scaling ketika news berdampak tinggi seperti NFP atau FOMC.
-
Selalu gunakan stop loss pada setiap rencana.
Disiplin dan konsistensi adalah kunci utama dalam keberhasilan strategi ini.
Di tengah volatilitas pasar yang terus berkembang, memiliki strategi entry multi scaling dapat memberikan fleksibilitas yang lebih besar dan potensi profit yang lebih stabil. Anda tidak hanya mengandalkan satu entry yang sempurna, tetapi masuk secara bertahap sesuai dinamika market. Dengan perencanaan, manajemen risiko dan disiplin eksekusi, strategi ini bisa menjadi salah satu senjata ampuh dalam portofolio trading Anda.
Jika Anda ingin mempelajari teknik trading seperti multi scaling dengan lebih terarah, langsung dipandu mentor berpengalaman, kini Anda bisa mengikutinya melalui program edukasi trading Didimax. Program ini memberikan materi terstruktur mulai dari dasar hingga strategi lanjutan yang mudah dipahami dan dapat langsung diterapkan di akun real.
Kunjungi https://didimax.co.id/ dan bergabunglah bersama komunitas trader profesional Didimax untuk mendapatkan pembelajaran intensif, analisa harian, sinyal trading edukatif, dan bimbingan langsung. Dengan fasilitas lengkap serta dukungan mentor yang siap membantu Anda setiap hari, perjalanan trading Anda bisa menjadi lebih progresif, aman, dan konsisten.