Buat Strategi Entry Saat Harga Kembali ke Open Harian
Dalam dunia trading modern—baik di pasar forex, emas, indeks, maupun komoditas—banyak trader sibuk mencari indikator paling canggih, robot otomatis, atau sistem kompleks berbasis puluhan konfirmasi. Padahal, sering kali peluang terbaik justru muncul dari konsep yang sangat sederhana: harga kembali ke open harian.
Strategi ini dikenal luas sebagai pendekatan mean reversion intraday yang memanfaatkan kecenderungan harga untuk kembali menguji harga pembukaan harian (daily open) sebelum menentukan arah dominan selanjutnya. Di pasar seperti New York Stock Exchange, NASDAQ, maupun pasar forex global yang dipengaruhi sesi London dan New York City, level open harian sering menjadi magnet harga karena menjadi titik acuan psikologis pelaku pasar.
Artikel ini akan membahas secara mendalam bagaimana membangun strategi entry ketika harga kembali ke open harian, mulai dari konsep dasar, alasan psikologis di baliknya, cara validasi, manajemen risiko, hingga contoh skenario praktik.
Mengapa Open Harian Itu Penting?
Open harian adalah harga pertama yang tercatat pada awal hari trading (biasanya pukul 00.00 waktu server broker untuk forex). Level ini menjadi:
-
Titik referensi institusi
-
Batas psikologis antara bullish dan bearish harian
-
Area likuiditas tinggi
-
Garis netral sentimen intraday
Ketika harga bergerak menjauh dari open harian, trader institusi sering mengukur apakah pergerakan tersebut cukup kuat untuk berlanjut, atau hanya sekadar ekspansi sementara yang akan kembali ke titik keseimbangan.
Konsep ini sangat kuat di instrumen seperti emas, yang diperdagangkan secara global dan dipengaruhi sentimen makro ekonomi dari kawasan seperti Wall Street dan kebijakan bank sentral di Amerika Serikat.
Konsep Dasar Strategi: Mean Reversion ke Open Harian
Strategi ini berangkat dari prinsip sederhana:
Jika harga bergerak terlalu jauh dari open harian tanpa dorongan fundamental kuat, ada kemungkinan harga akan kembali menguji level tersebut.
Namun penting dipahami, tidak semua sentuhan open harian layak dijadikan entry. Kita membutuhkan struktur dan konfirmasi.
Strategi ini ideal digunakan pada kondisi:
-
Market sideway atau ranging
-
Hari tanpa news besar berdampak tinggi
-
Setelah terjadi spike ekstrem
-
Saat sesi overlap London – New York
Struktur Dasar Strategi Entry
Berikut kerangka strategi yang bisa Anda gunakan:
1. Tandai Open Harian
Setiap awal hari, tarik garis horizontal pada harga open harian. Ini menjadi level utama.
2. Identifikasi Ekspansi Harga
Biarkan harga bergerak minimal 30–50 pip (untuk forex mayor) atau sesuai volatilitas instrumen.
Ekspansi ini menunjukkan ketidakseimbangan sementara.
3. Tunggu Harga Kembali ke Open
Jangan entry saat harga jauh dari open. Fokus hanya ketika harga kembali mendekati atau menyentuh level open.
4. Cari Konfirmasi Reaksi
Konfirmasi bisa berupa:
5. Entry Setelah Konfirmasi
Entry dilakukan setelah candle konfirmasi close, bukan saat harga menyentuh level.
Dua Pendekatan Utama: Rejection dan Breakout
A. Open Harian sebagai Support/Resistance
Jika harga sebelumnya berada di atas open dan kembali turun ke open, maka open berpotensi menjadi support.
Skenario:
Entry buy dengan target kembali ke area high sebelumnya.
Sebaliknya, jika harga berada di bawah open dan kembali naik ke open, level tersebut bisa menjadi resistance.
B. Open Harian sebagai Area Fake Break
Kadang harga akan menembus open harian, memancing breakout trader, lalu kembali ke arah sebelumnya.
Ini disebut false breakout atau liquidity grab.
Skenario:
Entry sell setelah konfirmasi bahwa breakout gagal.
Waktu Terbaik Menggunakan Strategi Ini
Tidak semua jam trading cocok menggunakan pendekatan open harian. Perhatikan sesi aktif:
Pada jam-jam ini, volume meningkat sehingga reaksi terhadap level open lebih valid.
Hindari entry:
Filter Tambahan Agar Akurasi Meningkat
Strategi sederhana akan jauh lebih kuat jika dipadukan dengan filter tambahan.
1. Gunakan Bias Daily Trend
Lihat timeframe H4 atau Daily.
Jika trend harian bullish, prioritaskan buy saat harga kembali ke open.
2. Perhatikan Jarak ke High/Low Harian
Jika harga sudah menyentuh high harian lalu kembali ke open, peluang rejection lebih besar.
3. Gunakan ATR
Jika volatilitas harian sudah tercapai 80–100% ATR, peluang retrace ke open meningkat.
4. Perhatikan Struktur Market
Pastikan ada:
Manajemen Risiko dalam Strategi Open Harian
Strategi bagus tanpa manajemen risiko akan berakhir buruk.
Gunakan prinsip berikut:
1. Risk per Trade Maksimal 1–2%
Jangan tergoda all-in hanya karena setup terlihat “sempurna”.
2. Stop Loss Logis
Tempatkan stop loss:
3. Risk Reward Minimal 1:2
Jika SL 20 pip, target minimal 40 pip.
Contoh Skenario Realistis
Misalnya Anda trading EURUSD:
Entry buy di 1.0810
Stop loss di 1.0785
Target di 1.0850
Risk 25 pip, reward 40 pip. Risk reward 1:1.6 (masih layak jika probabilitas tinggi).
Kelebihan Strategi Ini
-
Sederhana dan mudah diterapkan
-
Tidak bergantung pada banyak indikator
-
Cocok untuk trader pemula dan intermediate
-
Memanfaatkan psikologi pasar
Kekurangan yang Harus Diwaspadai
-
Tidak cocok saat market trending kuat satu arah
-
Rawan terkena stop loss saat news besar
-
Butuh kesabaran menunggu harga kembali
Psikologi di Balik Open Harian
Open harian adalah titik netral. Ketika harga jauh dari open, trader yang entry terlalu tinggi atau terlalu rendah akan mempertimbangkan untuk keluar di area break-even.
Inilah sebabnya harga sering “ditarik” kembali ke open sebelum melanjutkan tren.
Institusi besar juga menggunakan level open sebagai referensi akumulasi dan distribusi. Ini membuat open harian menjadi area likuiditas yang konsisten diuji pasar.
Tips Praktis Agar Konsisten
-
Jangan entry hanya karena harga menyentuh open
-
Tunggu konfirmasi candle
-
Hindari overtrading
-
Catat setiap hasil trading
-
Evaluasi performa minimal 20 trade
Disiplin adalah kunci utama. Strategi ini bukan tentang menang di setiap trade, tetapi tentang konsistensi probabilitas.
Kesimpulan
Strategi entry saat harga kembali ke open harian adalah pendekatan sederhana namun sangat powerful jika digunakan dengan disiplin dan manajemen risiko yang baik. Level open bukan sekadar garis biasa, melainkan titik keseimbangan psikologis pasar yang sering menjadi magnet harga.
Dengan memahami konteks trend, waktu trading, serta konfirmasi price action, Anda bisa memanfaatkan momen retrace ke open sebagai peluang entry berkualitas tinggi. Ingat, bukan banyaknya indikator yang membuat Anda profit, tetapi pemahaman mendalam terhadap perilaku harga.
Jika Anda ingin memahami strategi seperti ini secara lebih mendalam, termasuk bagaimana membaca struktur market, mengelola risiko secara profesional, serta membangun sistem trading yang konsisten dan terukur, saatnya Anda belajar langsung dari mentor berpengalaman. Program edukasi trading yang terstruktur akan membantu Anda memahami pasar secara komprehensif, bukan sekadar ikut-ikutan sinyal.
Kunjungi sekarang juga www.didimax.co.id dan ikuti program edukasi tradingnya untuk meningkatkan skill, kepercayaan diri, dan konsistensi profit Anda. Jangan biarkan trading hanya menjadi spekulasi—jadikan sebagai keahlian yang terlatih dan terarah bersama bimbingan profesional.