Pusat Edukasi

Rumah Pusat Edukasi Belajar Forex Pusat Edukasi Gratis Buat Strategi Pengurangan Risiko Sementara Setelah 3 Kali Loss Berturut-turut

Buat Strategi Pengurangan Risiko Sementara Setelah 3 Kali Loss Berturut-turut

by Rizka

Buat Strategi Pengurangan Risiko Sementara Setelah 3 Kali Loss Berturut-turut

Dalam dunia trading, mengalami kerugian berturut-turut bukanlah hal yang asing. Bahkan trader profesional sekalipun terkadang menghadapi situasi di mana tiga kali loss berturut-turut terjadi dalam waktu singkat. Jika tidak dikelola dengan baik, serangkaian kerugian ini bisa memicu emosi, membuat pengambilan keputusan menjadi tidak rasional, dan berpotensi menghancurkan modal. Oleh karena itu, penting bagi setiap trader untuk memiliki strategi pengurangan risiko sementara yang efektif ketika menghadapi kondisi seperti ini.

Mengapa 3 Kali Loss Berturut-turut Berbahaya

Secara psikologis, tiga kali loss berturut-turut dapat memicu efek negatif yang disebut “loss streak syndrome”. Saat mengalami loss beruntun, trader cenderung:

  1. Overtrading – mencoba menebus kerugian dengan melakukan lebih banyak transaksi dalam waktu singkat.

  2. Memperbesar posisi secara impulsif – meningkatkan ukuran trading tanpa analisis yang matang karena ingin cepat kembali untung.

  3. Mengabaikan rencana trading – melupakan disiplin yang telah dibuat sebelumnya, seperti manajemen risiko dan strategi entry/exit.

Fenomena ini tidak hanya merugikan modal secara finansial, tetapi juga mengganggu kestabilan psikologis. Oleh sebab itu, strategi pengurangan risiko sementara menjadi sangat krusial untuk menjaga integritas modal dan mental trader.

Langkah-Langkah Strategi Pengurangan Risiko

1. Evaluasi Kembali Trading Plan

Langkah pertama adalah melakukan evaluasi terhadap rencana trading Anda. Pertanyakan hal-hal berikut:

  • Apakah loss yang terjadi merupakan akibat dari strategi yang salah, atau faktor pasar yang tidak terduga?

  • Apakah manajemen risiko sudah diterapkan dengan benar?

  • Apakah ada kesalahan psikologis, seperti terlalu emosional atau terburu-buru?

Jika loss terjadi karena faktor strategi yang tidak sesuai kondisi pasar, ada baiknya melakukan penyesuaian sementara pada strategi hingga kondisi pasar kembali stabil.

2. Kurangi Ukuran Posisi

Setelah tiga kali loss berturut-turut, mengurangi ukuran posisi adalah langkah bijak. Misalnya, jika sebelumnya Anda trading dengan 2 lot per transaksi, turunkan menjadi 0,5–1 lot. Tujuannya adalah untuk mengurangi risiko kerugian lebih besar sambil tetap aktif dalam pasar.

Pendekatan ini juga membantu trader untuk tetap tenang secara psikologis, karena tekanan akibat potensi kerugian yang besar menjadi lebih ringan. Strategi ini dikenal sebagai risk scaling down dan sering digunakan oleh trader profesional sebagai “mode defensif” ketika pasar tidak bersahabat.

3. Gunakan Stop Loss Lebih Ketat

Stop loss adalah alat penting untuk membatasi kerugian. Setelah loss beruntun, ada baiknya menempatkan stop loss lebih ketat dari biasanya. Hal ini membantu mencegah kerugian lebih dalam dan sekaligus memaksa trader untuk lebih disiplin dalam mengeksekusi rencana trading.

Contohnya, jika biasanya stop loss ditempatkan 50 pips dari entry, pertimbangkan untuk menurunkannya menjadi 30 pips sementara. Meskipun ini bisa membuat beberapa posisi terhenti lebih cepat, tetapi secara keseluruhan mengurangi risiko modal lebih besar.

4. Fokus pada Pair atau Instrumen yang Familiar

Ketika menghadapi streak loss, penting untuk mengurangi kompleksitas trading. Fokus pada instrumen atau pasangan mata uang yang paling familiar akan meminimalkan kesalahan akibat kurangnya pemahaman kondisi pasar.

Trader seringkali tergoda untuk mencoba pair baru atau instrumen yang sedang trending sebagai “cara cepat pulih”, padahal ini justru meningkatkan risiko. Kembali ke zona nyaman trading dapat membantu menjaga disiplin dan akurasi analisis.

5. Batasi Jumlah Transaksi Harian

Loss beruntun seringkali memicu overtrading. Salah satu strategi pengurangan risiko adalah membatasi jumlah transaksi harian. Misalnya, tetapkan maksimum 2–3 transaksi per hari sampai mental dan strategi kembali stabil.

Langkah ini memaksa trader untuk memilih setup terbaik dan fokus pada kualitas trading daripada kuantitas. Efek sampingnya, trader menjadi lebih sabar dan selektif, sehingga peluang untuk loss beruntun bisa diminimalkan.

6. Ambil Break atau Analisis Pasar

Sering kali, loss berturut-turut muncul karena emosi menguasai logika trading. Dalam kondisi ini, sangat dianjurkan untuk mengambil break sementara dari pasar. Gunakan waktu ini untuk:

  • Melakukan evaluasi teknikal dan fundamental secara objektif.

  • Menulis jurnal trading untuk mengidentifikasi pola kesalahan.

  • Memperbaiki mindset dan disiplin trading.

Break ini bukan tanda kelemahan, melainkan strategi pengurangan risiko psikologis yang cerdas. Trader profesional selalu menyadari pentingnya mental yang stabil untuk konsistensi jangka panjang.

7. Terapkan Strategi Hedging atau Diversifikasi

Jika strategi awal menempatkan seluruh modal pada satu instrumen, loss beruntun akan lebih terasa. Salah satu solusi sementara adalah hedging atau diversifikasi posisi. Misalnya, membuka posisi kecil pada instrumen yang korelasinya negatif dengan posisi utama.

Strategi ini membantu mengurangi volatilitas total portofolio dan menahan kerugian agar tidak berlipat ganda. Namun, hedging harus dilakukan dengan hati-hati agar tidak menimbulkan risiko tambahan yang tidak terkontrol.

8. Tetap Patuh pada Manajemen Risiko

Prinsip terpenting dalam menghadapi loss berturut-turut adalah disiplin manajemen risiko. Pastikan:

  • Tidak melebihi persentase risiko modal yang telah ditetapkan per transaksi (biasanya 1–2% dari total modal).

  • Menghindari martingale atau strategi “all-in” untuk mengejar kerugian.

  • Menggunakan stop loss dan take profit sesuai rencana trading.

Konsistensi pada manajemen risiko adalah cara paling efektif untuk bertahan dalam fase loss beruntun. Tanpa prinsip ini, kerugian bisa cepat meningkat dan sulit dipulihkan.

9. Evaluasi dan Kembangkan Strategi Jangka Panjang

Loss berturut-turut bisa menjadi momen pembelajaran penting. Setelah fase pengurangan risiko selesai, lakukan evaluasi menyeluruh dan kembangkan strategi jangka panjang. Beberapa langkah yang bisa dilakukan:

  • Meninjau kembali strategi entry dan exit.

  • Mengidentifikasi kondisi pasar yang menguntungkan.

  • Menyusun rencana trading yang lebih adaptif terhadap volatilitas pasar.

Trader yang bijak menggunakan loss berturut-turut sebagai alarm untuk meningkatkan kualitas strategi, bukan sebagai alasan untuk menyerah.


Menghadapi tiga kali loss berturut-turut memang menantang, tetapi bukan akhir dari perjalanan trading. Dengan menerapkan strategi pengurangan risiko sementara seperti yang telah dijelaskan di atas, trader bisa tetap menjaga modal, mental, dan konsistensi dalam jangka panjang. Setiap kerugian seharusnya menjadi pelajaran berharga untuk menyusun langkah yang lebih baik ke depannya.

Jika Anda ingin meningkatkan kemampuan trading secara signifikan, mengikuti program edukasi trading yang terstruktur adalah langkah tepat. Program edukasi ini akan membekali Anda dengan pengetahuan strategi manajemen risiko, psikologi trading, serta teknik analisis pasar yang efektif. Dengan bimbingan profesional, Anda dapat belajar cara menghadapi loss beruntun dengan disiplin dan mengubah pengalaman kerugian menjadi peluang belajar yang nyata.

Daftar sekarang di www.didimax.co.id dan rasakan perubahan dalam pendekatan trading Anda. Mulailah membangun mental yang tangguh, strategi yang matang, dan disiplin yang kokoh sehingga Anda siap menghadapi volatilitas pasar dengan percaya diri. Program ini tidak hanya membantu mengurangi risiko, tetapi juga memperkuat pondasi Anda sebagai trader sukses yang konsisten.


Artikel ini memiliki lebih dari 1.000 kata dan menekankan langkah-langkah praktis untuk mengurangi risiko setelah tiga kali loss berturut-turut, sekaligus menutup dengan ajakan untuk program edukasi trading.

Jika Anda mau, saya bisa buatkan versi artikel yang lebih “SEO-friendly” dan mengandung subjudul dengan kata kunci populer trading, sehingga lebih mudah muncul di Google. Apakah mau saya buatkan versi itu juga?