Buat Strategi Trading News NFP
Non-Farm Payrolls (NFP) merupakan salah satu rilis data ekonomi paling kuat pengaruhnya dalam pergerakan pasar forex global. Data ini dirilis setiap hari Jumat pertama pada awal bulan oleh Biro Statistik Tenaga Kerja Amerika Serikat (BLS), dan mencerminkan perubahan jumlah tenaga kerja di sektor non-pertanian. Karena menyangkut kondisi ekonomi terbesar di dunia, reaksi pasar terhadap NFP biasanya sangat agresif, dengan volatilitas yang tajam dalam hitungan menit. Banyak trader pemula terjebak oleh pergerakan cepat ini sehingga melakukan entry tidak terkontrol, padahal NFP dapat memberikan peluang keuntungan besar bila dipahami dan dieksekusi dengan strategi yang tepat.
Untuk membangun strategi trading News NFP yang optimal, seorang trader harus memahami karakteristik pergerakan harga sebelum, saat, dan sesudah berita. Tanpa pemahaman ini, risiko kerugian akan meningkat drastis karena spread melebar, slippage, serta perubahan arah harga yang tidak terduga. Dalam artikel ini, kita akan membahas bagaimana pendekatan teknikal, fundamental, serta manajemen risiko dapat digabungkan menjadi strategi yang solid dan disiplin. Dengan memahami struktur perilaku pasar NFP, trader dapat memanfaatkan peluang dengan lebih terencana dan menghindari kesalahan umum yang sering dilakukan.
Memahami Perilaku Pasar Menjelang Rilis NFP
Biasanya, 1–2 jam menjelang rilis data, pasar mulai menunjukkan penurunan volume transaksi. Pelaku pasar besar seperti institusi, bank, dan hedge fund cenderung menunggu data keluar sebelum mengambil keputusan posisi besar. Hal ini menyebabkan harga bergerak lebih lambat, cenderung sideways, dan spread mulai melebar pada beberapa pasangan mata uang yang sensitif terhadap dolar AS seperti EURUSD, GBPUSD, XAUUSD, dan USDJPY.
Pada fase ini, trader yang berpengalaman biasanya tidak melakukan entry, melainkan mengamati struktur harga pada timeframe kecil untuk memetakan area support–resistance yang berpotensi menjadi titik breakout saat berita dirilis. Langkah penting lainnya adalah memperhatikan consensus forecast, yaitu perkiraan analis mengenai data NFP yang akan dirilis. Jika angka perkiraan jauh lebih tinggi atau lebih rendah dibanding data sebelumnya, kemungkinan pasar sudah mulai melakukan pricing-in sebelum news keluar.
Selain NFP itu sendiri, beberapa komponen lain seperti tingkat pengangguran (Unemployment Rate) dan rata-rata penghasilan per jam (Average Hourly Earnings) juga sangat mempengaruhi arah pergerakan harga. Sering terjadi pergerakan harga menjadi kacau bila salah satu data menunjukkan angka positif sementara komponen lainnya negatif. Maka dari itu, trader perlu membaca setiap data dalam satu paket, bukan hanya NFP-nya saja.
Strategi A: Entry Breakout Setelah NFP (Konservatif & Aman)
Strategi ini cocok bagi trader yang tidak ingin berjudi melawan volatilitas ekstrem tepat pada menit rilis. Cara kerja strategi ini adalah menunggu pergerakan pasar setelah news keluar, bukan saat detik rilis.
Langkah-langkah:
-
Petakan area support dan resistance utama pada timeframe M5 atau M15 sebelum rilis.
-
Tunggu data dirilis, lalu perhatikan candlestick pertama hingga ketiga setelah news.
-
Jika harga melakukan breakout kuat dengan volume besar, tunggu pullback ke area breakout.
-
Entry hanya jika candle pullback tertolak (rejection) dan kembali searah arah breakout.
-
Tempatkan stop loss di bawah swing low/high terdekat.
-
Target profit menggunakan risk:reward minimal 1:2 atau mengikuti struktur tren baru.
Kelebihan strategi ini:
-
Aman karena entry dilakukan setelah arah pasar jelas.
-
Menghindari spread ekstrem dan slippage pada detik rilis.
-
Lebih mudah dieksekusi oleh pemula.
Kekurangan:
Strategi B: Straddle Order — Buy Stop dan Sell Stop (Agresif & Berbasis Volatilitas)
Straddle order adalah menempatkan pending order buy stop dan sell stop secara bersamaan di atas dan di bawah area konsolidasi sebelum rilis. Tujuannya adalah menangkap pergerakan eksplosif apa pun arah news.
Langkah-langkah eksekusi:
-
30–45 menit sebelum rilis, lihat pergerakan di timeframe M1 atau M5.
-
Identifikasi area konsolidasi sempit (range kecil).
-
Pasang buy stop 20–30 pip di atas range dan sell stop 20–30 pip di bawahnya.
-
Tetapkan stop loss 20–40 pip dari entry.
-
Setelah salah satu order kena dan harga bergerak jauh, hapus order yang tidak tersentuh untuk menghindari reversal tajam.
-
Gunakan trailing stop karena harga sering bergerak ekstrem.
Kelebihan strategi ini:
-
Meminimalkan tebak arah news.
-
Sangat efektif saat volatilitas besar.
-
Berpeluang menghasilkan profit cepat.
Kekurangan:
Strategi C: Entry Berdasarkan Data (Fundamental Trading)
Strategi ini lebih cocok bagi trader yang memahami fundamental ekonomi dan mampu menganalisa data NFP dengan cepat.
Langkah-langkah:
-
Buka kalender ekonomi dan lihat tiga data:
-
NFP
-
Tingkat pengangguran
-
Average Hourly Earnings
-
Bandingkan data aktual dengan forecast.
-
Jika NFP > forecast + tingkat pengangguran menurun, maka USD cenderung menguat.
-
Jika NFP < forecast + pengangguran naik, maka USD cenderung melemah.
-
Entry setelah melihat konfirmasi satu candle kuat searah ekspektasi fundamental.
Kelebihan:
Kekurangan:
Manajemen Risiko Khusus Trading NFP
Trading saat NFP memerlukan manajemen risiko lebih ketat karena:
-
Spread melebar 2–5 kali lipat.
-
Eksekusi lambat dan sering terjadi requote.
-
Slippage bisa mengeksekusi harga jauh dari rencana.
Beberapa aturan wajib:
-
Gunakan lot kecil, maksimal 1–2% risiko dari modal.
-
Jangan pernah open posisi tanpa stop loss.
-
Hindari open posisi sebelum news kecuali strategi terukur.
-
Jangan balas dendam jika terkena SL.
-
Gunakan akun ECN agar eksekusi lebih cepat dan spread lebih kecil.
-
Fokus pada satu atau dua pair saja, misalnya XAUUSD atau EURUSD.
Jika trader tidak disiplin dalam manajemen risiko, volatilitas NFP dapat menghabiskan akun dalam beberapa menit saja. Karena itu, strategi sebaik apa pun tidak akan berguna jika aturan risiko tidak dipatuhi dengan ketat.
Psikologi Trading Saat NFP
Kesalahan terbesar trader pemula adalah terlalu emosional. Rilis NFP memancing rasa serakah (greed) dan takut tertinggal (FOMO), sehingga banyak yang masuk pasar tanpa rencana.
Agar stabil secara mental:
-
Jangan lihat profit/loss saat trade masih berjalan.
-
Fokus pada eksekusi strategi, bukan hasil.
-
Siapkan tiga skenario: bullish, bearish, dan sideways.
-
Jangan entry hanya karena candlestick panjang.
Trader profesional selalu memandang NFP sebagai peluang—bukan keharusan. Jika situasi terlalu kacau, tidak entry adalah keputusan trading yang valid dan profesional.
Kesimpulan
Trading NFP memerlukan pemahaman menyeluruh tentang perilaku pasar, struktur teknikal, reaksi volatilitas, serta analisis fundamental. Dengan memilih strategi yang sesuai—baik breakout, straddle, atau fundamental—trader dapat memanfaatkan peluang tanpa harus berspekulasi secara buta. Namun demikian, kunci utama keberhasilan tetap pada manajemen risiko dan kontrol psikologi. NFP bukan untuk trader yang ingin cepat kaya, tetapi untuk mereka yang disiplin dan memiliki rencana matang.
Kini saatnya Anda memperdalam skill trading Anda dengan belajar langsung bersama mentor yang berpengalaman. Di program edukasi trading Didimax, Anda akan dibimbing memahami strategi NFP secara langsung, mulai dari teknik entry, cara membaca data ekonomi, hingga manajemen risiko yang aman. Anda juga bisa berdiskusi dengan analis profesional setiap hari untuk mengasah kemampuan membaca pasar real-time.
Jika Anda serius ingin berkembang dan meningkatkan kualitas trading, segera bergabung melalui situs resmi https://didimax.co.id/. Dengan fasilitas lengkap, bimbingan personal, dan komunitas aktif, Didimax menjadi tempat terbaik bagi trader pemula maupun berpengalaman untuk naik level dan membangun konsistensi profit jangka panjang. Jangan tunggu sampai akun Anda habis karena salah strategi—mulailah belajar dengan benar hari ini!