Pusat Edukasi

Rumah Pusat Edukasi Belajar Forex Pusat Edukasi Gratis Buat Strategi untuk Menghindari Pair dengan Spread yang Terlalu Besar

Buat Strategi untuk Menghindari Pair dengan Spread yang Terlalu Besar

by Rizka

Buat Strategi untuk Menghindari Pair dengan Spread yang Terlalu Besar

Dalam dunia trading forex, banyak trader pemula terlalu fokus pada arah pergerakan harga, strategi entry, dan indikator teknikal, tetapi sering mengabaikan satu komponen penting yang sangat berpengaruh terhadap profitabilitas: spread. Padahal, spread adalah biaya langsung yang harus dibayar setiap kali kita membuka posisi. Semakin besar spread, semakin besar pula beban awal yang harus ditanggung sebelum posisi bisa menghasilkan keuntungan.

Spread yang terlalu besar dapat menggerus profit secara signifikan, terutama bagi trader dengan gaya scalping atau intraday. Oleh karena itu, memahami cara mengidentifikasi dan menghindari pair dengan spread besar adalah langkah penting dalam membangun sistem trading yang efisien dan konsisten.

Memahami Apa Itu Spread dan Dampaknya dalam Trading

Spread adalah selisih antara harga bid (harga jual) dan ask (harga beli). Setiap kali Anda membuka posisi, Anda langsung berada dalam posisi minus sebesar nilai spread tersebut. Dalam pair mayor seperti EUR/USD, spread biasanya sangat kecil karena likuiditasnya tinggi. Sebaliknya, pada pair eksotik, spread bisa jauh lebih besar karena volume perdagangan yang lebih rendah.

Misalnya, jika spread pada pair tertentu adalah 3 pip dan target profit Anda hanya 10 pip, maka 30% dari target Anda sudah terpotong hanya untuk biaya spread. Bandingkan dengan spread 1 pip pada target yang sama—biaya hanya 10%. Perbedaan ini sangat signifikan dalam jangka panjang.

Semakin sering Anda trading, semakin besar dampak spread terhadap akumulasi hasil. Trader aktif dengan frekuensi transaksi tinggi sangat rentan terhadap spread besar jika tidak selektif dalam memilih pair.

Mengapa Spread Bisa Berbeda Antar Pair?

Beberapa faktor utama yang memengaruhi besar kecilnya spread antara lain:

  1. Likuiditas Pasar
    Pair dengan likuiditas tinggi seperti EUR/USD atau GBP/USD memiliki spread kecil karena banyaknya transaksi yang terjadi.

  2. Volatilitas
    Saat volatilitas meningkat, terutama ketika rilis berita besar seperti keputusan suku bunga dari Federal Reserve atau European Central Bank, spread bisa melebar secara drastis.

  3. Jam Perdagangan
    Spread cenderung lebih kecil saat sesi London dan New York overlap karena volume tinggi. Sebaliknya, pada sesi Asia atau saat pasar sepi, spread bisa melebar.

  4. Jenis Pair (Mayor, Minor, Eksotik)
    Pair mayor biasanya memiliki spread paling kecil, minor sedikit lebih besar, dan eksotik paling besar.

Memahami faktor-faktor ini membantu trader menghindari jebakan spread besar yang sering kali tidak disadari.

Strategi Menghindari Pair dengan Spread Terlalu Besar

Berikut adalah strategi praktis yang bisa diterapkan:

1. Fokus pada Pair Mayor

Pair mayor seperti EUR/USD, GBP/USD, USD/JPY, dan USD/CHF umumnya memiliki spread paling kompetitif. Likuiditas tinggi membuat broker mampu menawarkan spread yang lebih ketat.

Menghindari pair eksotik seperti USD/TRY atau USD/ZAR adalah langkah bijak bagi trader pemula maupun intermediate, kecuali memiliki strategi khusus dan memahami karakteristiknya.

2. Perhatikan Waktu Trading

Waktu terbaik untuk mendapatkan spread rendah adalah saat sesi London dan New York aktif, terutama ketika keduanya overlap. Pada periode ini, volume transaksi meningkat drastis sehingga spread lebih stabil dan kecil.

Hindari membuka posisi saat pergantian hari (rollover) karena spread sering melebar. Begitu juga saat menjelang rilis data ekonomi penting.

3. Gunakan Akun dengan Spread Kompetitif

Setiap broker memiliki kebijakan spread yang berbeda. Ada broker dengan fixed spread dan ada yang floating spread. Floating spread bisa sangat kecil dalam kondisi normal, tetapi melebar saat volatilitas tinggi.

Pilih broker yang transparan dan memiliki reputasi baik. Bandingkan rata-rata spread pada pair favorit Anda sebelum memutuskan.

4. Cek Spread Sebelum Entry

Biasakan untuk selalu melihat nilai spread di platform sebelum membuka posisi. Jangan hanya melihat setup teknikal yang terlihat sempurna. Setup terbaik sekalipun bisa menjadi kurang optimal jika spread terlalu besar.

Sebagai contoh, jika Anda menemukan peluang entry pada pair minor dengan spread 5 pip, sementara target profit hanya 15 pip, maka rasio biaya terhadap reward menjadi tidak efisien.

5. Hindari Trading Saat News Besar

Rilis berita ekonomi berdampak tinggi dapat menyebabkan lonjakan volatilitas dan pelebaran spread secara ekstrem. Contohnya saat pengumuman Non-Farm Payroll (NFP) Amerika Serikat atau keputusan suku bunga.

Meskipun peluang profit terlihat besar, risiko spread melebar dan slippage juga meningkat. Banyak trader profesional memilih menunggu pasar stabil kembali sebelum masuk.

6. Gunakan Data Historis Spread

Beberapa platform trading menyediakan histori spread. Anda bisa menganalisis rata-rata spread pada jam tertentu dan menentukan kapan waktu terbaik untuk trading pair tertentu.

Dengan pendekatan berbasis data, keputusan Anda menjadi lebih objektif dan terukur.

7. Sesuaikan Gaya Trading dengan Spread

Scalper sangat sensitif terhadap spread. Jika Anda adalah scalper, pastikan memilih pair dengan spread paling kecil. Untuk swing trader dengan target ratusan pip, spread mungkin tidak terlalu signifikan, tetapi tetap perlu diperhatikan.

Artinya, strategi menghindari spread besar harus disesuaikan dengan gaya trading masing-masing.

Dampak Jangka Panjang Spread terhadap Profitabilitas

Banyak trader meremehkan spread karena terlihat kecil dalam satu transaksi. Namun dalam jangka panjang, dampaknya sangat besar.

Misalnya, jika rata-rata spread tambahan 2 pip per transaksi dan Anda melakukan 20 transaksi per minggu, berarti 40 pip per minggu terbuang. Dalam sebulan bisa mencapai 160 pip. Dalam setahun? Lebih dari 1.900 pip. Ini angka yang tidak bisa dianggap remeh.

Menghindari pair dengan spread besar bukan hanya soal menghemat biaya, tetapi soal menjaga efisiensi sistem trading secara keseluruhan.

Kombinasikan dengan Manajemen Risiko

Menghindari spread besar harus menjadi bagian dari manajemen risiko menyeluruh. Selain mempertimbangkan stop loss, lot size, dan risk-reward ratio, spread juga harus masuk dalam perhitungan.

Pastikan target profit Anda selalu memperhitungkan spread. Jangan hanya mengandalkan analisis teknikal tanpa memperhitungkan biaya transaksi.

Evaluasi Rutin Pair yang Diperdagangkan

Lakukan evaluasi bulanan terhadap pair yang sering Anda tradingkan. Bandingkan performanya setelah memperhitungkan spread. Bisa jadi ada pair yang secara teknikal bagus tetapi kurang efisien karena spread tinggi.

Dengan evaluasi berkala, Anda dapat menyaring pair terbaik yang memberikan kombinasi optimal antara volatilitas dan biaya rendah.

Disiplin dan Konsistensi Adalah Kunci

Strategi menghindari spread besar tidak akan efektif jika tidak dijalankan dengan disiplin. Banyak trader tergoda oleh peluang cepat pada pair eksotik tanpa mempertimbangkan biaya.

Disiplin untuk hanya trading pada kondisi spread optimal akan meningkatkan konsistensi hasil dalam jangka panjang.

Trading bukan hanya soal mencari peluang, tetapi juga soal mengelola biaya. Trader profesional memahami bahwa mengurangi biaya sama pentingnya dengan meningkatkan profit.

Menguasai strategi menghindari pair dengan spread terlalu besar adalah salah satu langkah penting menuju trading yang lebih efisien dan berkelanjutan. Dengan memilih pair yang tepat, waktu trading yang optimal, serta broker dengan spread kompetitif, Anda sudah selangkah lebih maju dibandingkan trader yang mengabaikan faktor ini.

Jika Anda ingin belajar lebih dalam tentang strategi trading yang efektif, manajemen risiko yang tepat, serta cara membaca market secara profesional, saatnya Anda meningkatkan level kemampuan Anda melalui program edukasi trading yang terstruktur dan dibimbing langsung oleh mentor berpengalaman.

Kunjungi sekarang juga www.didimax.co.id dan daftarkan diri Anda dalam program edukasi trading terbaik untuk membantu Anda menjadi trader yang lebih disiplin, konsisten, dan siap menghadapi pasar dengan strategi yang matang. Jangan tunda lagi perjalanan Anda menuju trader profesional bersama Didimax.