Buat Strategi yang Hanya Entry di Dekat High/Low Harian
Dalam dunia trading modern, baik di pasar forex, komoditas, maupun indeks, ada satu fakta yang tidak bisa dipungkiri: harga selalu bergerak membentuk high dan low setiap hari. Terlepas dari seberapa rumit indikator yang digunakan, pada akhirnya market selalu meninggalkan jejak berupa titik tertinggi (daily high) dan titik terendah (daily low). Pertanyaannya adalah, bisakah kita membangun strategi yang fokus hanya entry di dekat high atau low harian?
Jawabannya: bisa, dan sangat powerful jika dilakukan dengan disiplin.
Artikel ini akan membahas secara lengkap bagaimana membangun strategi entry di dekat high/low harian, mengapa pendekatan ini efektif, bagaimana manajemen risikonya, serta bagaimana menghindari jebakan false breakout. Strategi ini cocok diterapkan pada pair mayor seperti EURUSD, GBPUSD, hingga emas (XAUUSD), terutama bagi trader yang ingin sistem sederhana namun presisi.
Mengapa High/Low Harian Sangat Penting?
High dan low harian bukan sekadar angka. Titik tersebut adalah representasi dari:
Ketika harga mendekati high harian, biasanya ada dua kemungkinan besar:
-
Terjadi rejection (harga gagal menembus dan berbalik arah).
-
Terjadi breakout kuat dengan momentum lanjutan.
Hal yang sama berlaku pada low harian.
Trader profesional memahami bahwa area high/low harian adalah area pertarungan antara buyer dan seller. Di situlah peluang besar sering muncul.
Konsep Dasar Strategi Entry di High/Low Harian
Strategi ini sederhana secara konsep, namun membutuhkan disiplin tinggi.
Prinsip utamanya adalah:
Hanya entry ketika harga berada sangat dekat dengan high atau low harian. Tidak entry di tengah range.
Mengapa tidak entry di tengah range?
Karena di tengah range:
Sedangkan di dekat high/low:
-
Risk bisa kecil (stop loss dekat)
-
Reward bisa besar (potensi reversal atau breakout)
-
Struktur market lebih jelas
Dua Pendekatan Utama: Reversal dan Breakout
Strategi ini memiliki dua gaya utama:
1. Strategi Reversal di High/Low
Digunakan ketika market menunjukkan tanda-tanda kelelahan.
Contoh skenario:
-
Harga menyentuh high harian
-
Muncul candle rejection (pin bar, shooting star, engulfing)
-
Volume melemah
-
Ada divergence di RSI atau MACD
Entry:
-
Sell di dekat high harian
-
Stop loss beberapa pip di atas high
-
Target minimal 1:2 risk reward atau menuju area mid-range / low harian
Kelebihan:
Namun harus hati-hati jika market sedang trending kuat.
2. Strategi Breakout di High/Low
Digunakan ketika market memiliki momentum kuat.
Contoh skenario:
-
Harga konsolidasi lama di bawah high harian
-
Terjadi breakout dengan candle besar
-
Volume meningkat signifikan
-
Ada katalis berita
Entry:
-
Buy setelah candle close di atas high harian
-
Stop loss di bawah area breakout
-
Target mengikuti momentum (trailing stop)
Strategi ini sangat efektif di sesi London dan New York, terutama saat ada news impact tinggi.
Timeframe yang Direkomendasikan
Strategi high/low harian bisa diterapkan di berbagai timeframe:
High/low tetap mengacu pada daily timeframe (D1), namun entry dilakukan di timeframe lebih kecil.
Banyak trader profesional menggabungkan analisa D1 untuk level, lalu entry di M15 atau M30 untuk presisi.
Manajemen Risiko yang Wajib Diterapkan
Strategi ini terlihat sederhana, tetapi bisa sangat berbahaya jika tanpa manajemen risiko.
Beberapa aturan penting:
-
Risk maksimal 1–2% per transaksi
-
Jangan entry jika jarak stop loss terlalu besar
-
Hindari entry menjelang news besar
-
Jangan balas dendam trading jika salah satu level tembus
Karena strategi ini sering berada di area ekstrem harga, terkadang market bisa “stop hunting” sebelum bergerak sesuai analisa.
Disiplin adalah kunci utama.
Kapan Tidak Boleh Menggunakan Strategi Ini?
Tidak semua kondisi market cocok untuk strategi high/low harian.
Hindari ketika:
-
Market sangat choppy tanpa arah jelas
-
Spread melebar drastis
-
Ada berita besar dalam 10–15 menit ke depan
-
Volatilitas sangat rendah (low liquidity session)
Trader yang cerdas tahu kapan harus trading dan kapan harus menunggu.
Contoh Implementasi Praktis
Misalkan EURUSD memiliki:
-
Daily high: 1.1000
-
Daily low: 1.0920
Harga saat ini berada di 1.0995 dan mulai menunjukkan rejection dengan pin bar di M15.
Skenario reversal:
-
Sell di 1.0990
-
Stop loss 1.1010
-
Target 1.0950
Risk: 20 pip
Reward: 40 pip
Risk reward ratio: 1:2
Itu contoh ideal dari strategi entry di dekat high harian.
Sekarang bayangkan skenario breakout:
Harga konsolidasi di 1.1000 selama 3 jam dan akhirnya breakout dengan candle kuat.
-
Buy di 1.1015
-
Stop loss 1.0995
-
Target 1.1060
Risk: 20 pip
Reward: 45 pip
Dengan pendekatan yang benar, probabilitas bisa meningkat signifikan.
Psikologi di Balik Strategi Ini
Mengapa banyak trader gagal meski tahu konsep high/low harian?
Karena mereka:
-
Tidak sabar menunggu harga mendekati level
-
Takut entry di area ekstrem
-
Terlalu cepat mengambil profit
-
Tidak konsisten dengan aturan
Padahal strategi ini mengajarkan satu hal penting: kesabaran adalah keunggulan kompetitif.
Trader yang sabar menunggu harga mendekati high/low biasanya mendapatkan entry terbaik dengan risiko minimal.
Kombinasi dengan Support & Resistance
High dan low harian akan semakin kuat jika bertepatan dengan:
Semakin banyak konfluensi, semakin tinggi probabilitas.
Keunggulan Strategi Entry di High/Low Harian
-
Sederhana dan tidak ribet indikator
-
Risk kecil, reward besar
-
Cocok untuk trader pemula maupun profesional
-
Melatih disiplin dan kesabaran
-
Bisa diterapkan di berbagai instrumen
Namun perlu diingat: tidak ada strategi yang 100% win rate.
Yang membuat trader konsisten profit bukan strategi ajaib, melainkan kombinasi antara sistem, manajemen risiko, dan psikologi.
Kesalahan Umum Trader
Beberapa kesalahan yang sering terjadi:
-
Entry terlalu jauh dari high/low
-
Tidak menunggu konfirmasi candle
-
Overtrading dalam satu hari
-
Tidak menghitung risk reward
-
Entry saat market sepi (low liquidity)
Jika ingin strategi ini efektif, Anda harus menjadikannya rule-based system, bukan berdasarkan perasaan.
Strategi Ini Cocok untuk Siapa?
Strategi ini cocok untuk:
-
Trader intraday
-
Trader yang suka sistem sederhana
-
Trader yang ingin risk kecil
-
Trader yang ingin melatih disiplin
Tidak cocok untuk trader yang:
Kesimpulan
Strategi entry di dekat high/low harian adalah pendekatan yang sangat powerful jika diterapkan dengan disiplin. Fokus pada area ekstrem harga membuat risk menjadi kecil dan potensi reward menjadi besar.
Namun strategi ini bukan sekadar soal entry di level. Anda tetap membutuhkan:
-
Analisa struktur market
-
Konfirmasi price action
-
Manajemen risiko ketat
-
Kontrol emosi
Dengan konsistensi, strategi ini dapat menjadi fondasi kuat dalam perjalanan trading Anda.
Jika Anda ingin memahami lebih dalam bagaimana membaca high/low harian secara profesional, menguasai teknik entry presisi, serta belajar manajemen risiko yang benar, sangat disarankan untuk mengikuti program edukasi trading yang terstruktur dan dibimbing langsung oleh mentor berpengalaman di www.didimax.co.id.
Jangan biarkan trading Anda berjalan tanpa arah dan hanya mengandalkan feeling semata. Tingkatkan skill, bangun sistem yang disiplin, dan kembangkan mental trader profesional bersama program edukasi trading di www.didimax.co.id agar Anda bisa lebih percaya diri dan konsisten dalam mengambil keputusan di market.