Buat Strategi yang Hanya Entry Maksimal 3 Kali Seminggu
Dalam dunia trading, banyak orang percaya bahwa semakin sering entry maka semakin besar peluang menghasilkan profit. Padahal, kenyataannya tidak selalu demikian. Terlalu sering masuk pasar justru bisa meningkatkan risiko overtrading, kelelahan mental, dan keputusan emosional yang merugikan.
Banyak trader profesional justru membatasi frekuensi entry mereka. Mereka tidak tergoda oleh setiap pergerakan harga kecil. Mereka menunggu momen terbaik — setup yang benar-benar sesuai dengan strategi dan memiliki probabilitas tinggi. Salah satu pendekatan yang semakin populer adalah strategi dengan batas maksimal entry hanya 3 kali dalam seminggu.
Strategi ini terdengar sederhana, namun memiliki dampak luar biasa terhadap konsistensi dan manajemen risiko. Artikel ini akan membahas secara mendalam bagaimana membangun strategi trading dengan maksimal 3 entry per minggu, mengapa pendekatan ini efektif, serta bagaimana menerapkannya secara disiplin.
Mengapa Membatasi Entry Itu Penting?
Sebelum membahas teknis strategi, penting untuk memahami alasan di balik pembatasan entry.
1. Menghindari Overtrading
Overtrading adalah salah satu penyebab utama kerugian trader. Ketika trader merasa harus selalu berada di pasar, mereka cenderung mengambil setup yang tidak ideal.
Dengan membatasi maksimal 3 entry per minggu, Anda dipaksa untuk lebih selektif. Hanya peluang terbaik yang diambil.
2. Mengurangi Stres dan Tekanan Psikologis
Trading yang terlalu sering membuat mental cepat lelah. Stres meningkat, fokus menurun, dan keputusan menjadi emosional.
Dengan frekuensi terbatas, Anda punya waktu untuk:
3. Fokus pada Kualitas, Bukan Kuantitas
Trader sukses tidak mengejar banyak transaksi. Mereka mengejar probabilitas tinggi.
Tiga entry per minggu sudah cukup jika:
Kerangka Strategi Entry Maksimal 3 Kali Seminggu
Sekarang kita masuk ke bagian teknis. Strategi ini cocok diterapkan di pasar forex, indeks, maupun komoditas.
1. Tentukan Timeframe Utama
Strategi ini paling efektif menggunakan timeframe menengah hingga besar seperti:
Mengapa bukan timeframe kecil seperti M5 atau M15?
Karena timeframe kecil cenderung menghasilkan banyak sinyal palsu dan memancing entry berlebihan. Dengan H4 atau Daily, Anda otomatis mengurangi frekuensi sinyal.
2. Gunakan Kombinasi Trend dan Konfirmasi
Struktur strategi:
Langkah 1: Identifikasi Trend
Gunakan:
Jika harga di atas MA 200 → fokus buy.
Jika harga di bawah MA 200 → fokus sell.
Jangan melawan trend utama.
Langkah 2: Tunggu Pullback
Masuk pasar bukan saat harga sedang melonjak, tetapi saat terjadi koreksi ke area:
-
Support & resistance
-
Area supply & demand
-
Fibonacci 50%–61.8%
Langkah 3: Konfirmasi Entry
Gunakan:
Jika tidak ada konfirmasi jelas, jangan entry.
Aturan Wajib Strategi 3 Entry per Minggu
Agar strategi ini benar-benar efektif, Anda harus memiliki aturan tegas.
Aturan 1: Maksimal 3 Entry, Bukan Target 3 Entry
Ini penting. Maksimal berarti batas atas.
Jika dalam satu minggu hanya ada 1 setup bagus, maka hanya entry 1 kali.
Jangan memaksakan 3 entry hanya karena kuota belum terpenuhi.
Aturan 2: Risiko Maksimal 1–2% per Entry
Jika modal Anda Rp10 juta, maka risiko per transaksi hanya Rp100.000–Rp200.000.
Dengan 3 entry, total risiko mingguan tetap terkendali.
Aturan 3: Risk Reward Minimal 1:2
Jika risiko 100 poin, target minimal 200 poin.
Dengan rasio ini, Anda tetap bisa profit meskipun hanya menang 2 dari 3 transaksi.
Aturan 4: Wajib Jurnal Trading
Setiap entry harus dicatat:
-
Alasan entry
-
Screenshot chart
-
Emosi saat entry
-
Hasil akhir
Jurnal membantu meningkatkan kualitas, bukan kuantitas.
Contoh Simulasi Strategi
Misalkan dalam satu minggu Anda menemukan 3 setup:
Entry 1:
Risk 1%
Reward 2%
Hasil: Profit
Entry 2:
Risk 1%
Reward 2%
Hasil: Loss
Entry 3:
Risk 1%
Reward 2%
Hasil: Profit
Total:
+2% -1% +2% = +3% dalam seminggu.
Jika konsisten 3% per minggu, dalam 1 bulan bisa 12% (tanpa compounding).
Ini menunjukkan bahwa tidak perlu trading setiap hari untuk menghasilkan pertumbuhan akun yang signifikan.
Kapan Tidak Entry Sama Sekali?
Strategi ini juga mengajarkan kapan harus diam.
Jangan entry jika:
-
Market sideways tanpa struktur jelas
-
Ada news besar berdampak tinggi (misalnya NFP atau FOMC)
-
Emosi tidak stabil
-
Anda merasa ingin “balas dendam” setelah loss
Diam adalah bagian dari strategi.
Trader profesional tahu bahwa tidak trading juga merupakan keputusan trading.
Kelebihan Strategi Entry Maksimal 3 Kali Seminggu
-
Mental lebih stabil
-
Risiko lebih terkendali
-
Waktu lebih fleksibel
-
Tidak perlu pantau chart seharian
-
Cocok untuk pekerja kantoran atau pebisnis
Strategi ini sangat cocok bagi trader yang memiliki aktivitas lain dan tidak bisa fokus penuh sepanjang hari di depan layar.
Tantangan Strategi Ini
Tentu ada tantangannya.
1. Godaan Entry Tambahan
Melihat market bergerak tanpa Anda bisa menimbulkan FOMO (Fear of Missing Out).
Solusinya:
Ingat bahwa peluang akan selalu ada minggu depan.
2. Rasa Bosan
Trader yang terbiasa scalping mungkin merasa kurang “aksi”.
Namun, trading bukan tentang adrenalin. Trading adalah tentang profit konsisten.
3. Perlu Kesabaran Tinggi
Menunggu setup terbaik bukan hal mudah. Tapi justru di sinilah keunggulan trader profesional.
Cara Meningkatkan Akurasi Strategi
Agar 3 entry per minggu benar-benar berkualitas, Anda bisa:
-
Fokus hanya pada 1–2 pair saja
-
Trading di jam likuiditas tinggi (London & New York session)
-
Hindari terlalu banyak indikator
-
Backtest minimal 3 bulan data historis
Semakin sederhana strategi, semakin mudah dijalankan secara disiplin.
Mindset yang Harus Dimiliki
Strategi ini bukan hanya tentang teknikal, tetapi tentang pola pikir.
Anda harus menerima bahwa:
-
Tidak semua pergerakan harus Anda ambil
-
Melewatkan peluang bukan kerugian
-
Konsistensi lebih penting daripada cepat kaya
-
Trading adalah maraton, bukan sprint
Trader yang bisa membatasi diri biasanya lebih tahan lama di pasar.
Siapa yang Cocok Menggunakan Strategi Ini?
Strategi entry maksimal 3 kali seminggu sangat cocok untuk:
-
Trader pemula yang ingin belajar disiplin
-
Trader yang sering overtrading
-
Karyawan yang trading sambil bekerja
-
Trader yang ingin meningkatkan konsistensi
Pendekatan ini membantu membangun kebiasaan sehat dalam trading.
Penutup
Trading bukan tentang seberapa sering Anda masuk pasar, tetapi seberapa berkualitas keputusan yang Anda ambil. Dengan membatasi entry maksimal 3 kali seminggu, Anda melatih diri untuk lebih sabar, lebih disiplin, dan lebih fokus pada probabilitas tinggi.
Strategi ini bukan jalan cepat menuju kekayaan instan. Namun, ini adalah pendekatan realistis dan profesional untuk membangun konsistensi jangka panjang. Dalam trading, bertahan dan konsisten jauh lebih penting daripada sesekali mendapatkan profit besar.
Jika Anda ingin memperdalam pemahaman tentang strategi trading yang terukur, disiplin, dan berbasis manajemen risiko yang kuat, saatnya belajar langsung dari mentor yang berpengalaman. Program edukasi trading di Didimax melalui situs resminya di www.didimax.co.id menyediakan pembelajaran komprehensif mulai dari dasar hingga strategi profesional yang aplikatif.
Jangan biarkan kesalahan berulang menghambat perkembangan Anda sebagai trader. Tingkatkan kualitas analisis, perkuat mental trading, dan bangun sistem yang konsisten bersama program edukasi trading di Didimax. Kunjungi www.didimax.co.id sekarang dan mulai perjalanan trading Anda dengan fondasi yang lebih kuat dan terarah.