Pusat Edukasi

Rumah Pusat Edukasi Belajar Forex Pusat Edukasi Gratis Cara Memanfaatkan Rilis Berita Hawkish untuk Profit Forex

Cara Memanfaatkan Rilis Berita Hawkish untuk Profit Forex

by Rizka

Cara Memanfaatkan Rilis Berita Hawkish untuk Profit Forex

Dalam dunia trading forex, tidak ada faktor yang lebih sering mengguncang pasar selain kebijakan bank sentral. Setiap pernyataan, rilis data, hingga pidato singkat dari petinggi bank sentral bisa menggerakkan harga secara agresif dalam hitungan detik. Dua istilah yang paling sering digunakan untuk menjelaskan sikap bank sentral adalah hawkish dan dovish. Ketika sebuah bank sentral menunjukkan nada hawkish, umumnya pasar akan merespons dengan penguatan mata uang terkait. Namun, bagaimana caranya trader bisa memanfaatkan momen rilis berita hawkish ini untuk meraih profit?

Artikel ini membahas cara mengenali, memahami, dan memanfaatkan rilis berita hawkish dalam trading forex secara efektif dan aman. Di dalamnya, kita akan mengupas langkah-langkah analisis, strategi entry, hingga manajemen risiko yang tepat.


Apa Itu Nada atau Kebijakan Hawkish?

Sebelum masuk lebih dalam ke strategi, penting untuk memahami apa yang dimaksud dengan hawkish. Istilah ini merujuk pada sikap bank sentral yang condong pada pengetatan kebijakan moneter. Sikap hawkish biasanya ditunjukkan dalam bentuk:

  • Kenaikan suku bunga atau rencana menaikkannya (rate hike).

  • Pernyataan bahwa inflasi masih tinggi dan perlu dikendalikan.

  • Sikap optimis terhadap pertumbuhan ekonomi.

  • Pengurangan stimulus moneter.

  • Kekhawatiran terhadap overheating ekonomi.

Ketika bank sentral seperti The Federal Reserve (Fed), European Central Bank (ECB), Bank of England (BoE), atau bank sentral lainnya menunjukkan nada hawkish, pasar menganggap bahwa suku bunga akan naik atau tetap tinggi. Suku bunga yang lebih tinggi membuat mata uang semakin menarik bagi investor global, sehingga mata uang tersebut cenderung menguat.


Mengapa Trader Harus Memperhatikan Rilis Berita Hawkish?

Pergerakan harga yang diakibatkan oleh berita hawkish sering kali sangat signifikan. Bahkan, satu kalimat dalam konferensi pers Ketua The Fed bisa menggerakkan pasangan mata uang seperti EUR/USD, USD/JPY, atau GBP/USD hingga ratusan pips.

Trader yang mampu membaca arah kebijakan bank sentral bisa mendapatkan peluang profit dari:

  1. Lonjakan harga akibat interpretasi pasar.
    Nada hawkish sering kali disambut dengan penguatan tajam mata uang.

  2. Arah tren baru yang muncul setelah rilis berita.
    Banyak tren besar dalam forex dimulai dari perubahan kebijakan moneter.

  3. Volatilitas jangka pendek yang luas.
    Trader intraday atau scalper dapat memanfaatkan swing cepat selama news release.

  4. Kepastian arah fundamental.
    Sikap hawkish memberikan bias arah yang jelas—biasanya bullish untuk mata uang terkait.

Dengan kata lain, memahami berita hawkish memungkinkan trader mengambil keputusan yang tidak hanya spekulatif, tetapi berbasis fundamental kuat.


Jenis Rilis Berita yang Sering Mengandung Nada Hawkish

Beberapa rilis berita memiliki dampak besar terhadap ekspektasi pasar terhadap kebijakan moneter:

1. Keputusan Suku Bunga (Interest Rate Decision)

Jika bank sentral menaikkan suku bunga, itu adalah sinyal hawkish yang sangat kuat. Tetapi terkadang, meskipun suku bunga tidak dinaikkan, nada hawkish bisa muncul dari pernyataan pendukungnya (statement).

2. Minutes Meeting (Notulen Rapat)

Dokumen ini sering mengandung petunjuk mengenai arah kebijakan moneter selanjutnya.

3. CPI dan Data Inflasi

Jika inflasi naik lebih tinggi dari ekspektasi, pasar langsung berspekulasi bahwa bank sentral akan mengambil langkah hawkish.

4. Pidato Gubernur Bank Sentral

Kalimat seperti "kami mempertimbangkan peluang kenaikan suku bunga lebih lanjut" atau "inflasi masih jauh dari target" adalah tanda hawkish.

5. Data Tenaga Kerja

Data pekerjaan seperti Non-Farm Payrolls (NFP) yang lebih kuat dari perkiraan dapat memperkuat potensi kebijakan hawkish.


Cara Menganalisis Rilis Berita Hawkish Secara Efektif

Untuk memanfaatkan berita hawkish secara optimal, trader perlu melakukan analisis menyeluruh. Berikut langkah-langkahnya:

1. Pahami Ekspektasi Pasar

Sebelum berita dirilis, pasar biasanya sudah memiliki ekspektasi tertentu. Jika ekspektasi sudah hawkish namun rilis data lebih hawkish lagi, mata uang bisa menguat tajam.

2. Fokus Pada Kata-Kata Kunci

Perhatikan kata-kata seperti:

  • Further tightening

  • Higher for longer

  • Inflation remains elevated

  • We are prepared to raise rates

Kata-kata ini menjadi clue kuat bagi trader.

3. Bandingkan Dengan Rilis Sebelumnya

Misalnya, jika pernyataan bank sentral berubah dari dovish menjadi hawkish, itu sinyal besar bahwa sentimen pasar akan ikut berubah.

4. Gunakan Kalender Ekonomi

Sebelum news release, trader wajib memantau jadwal melalui kalender ekonomi. Dengan begitu, trader bisa bersiap menghadapi lonjakan volatilitas.

5. Lihat Reaksi Candlestick Beberapa Menit Pertama

Reaksi awal sering kali terjadi dalam bentuk spike. Jangan buru-buru entry sebelum melihat arah yang lebih jelas.


Strategi Trading untuk Memanfaatkan Berita Hawkish

Berita hawkish membuka pintu peluang yang besar—asal trader tahu cara memanfaatkannya dengan benar. Berikut beberapa strategi yang dapat digunakan:


1. Strategi Breakout Saat Volatilitas Tinggi

Ketika berita hawkish dirilis, harga sering kali menembus level support atau resistance penting. Trader bisa:

  • Menandai area kunci sebelum news release.

  • Menunggu breakout yang valid.

  • Entry setelah candlestick retest atau pullback pendek.

Strategi ini sangat efektif untuk trader intraday.


2. Trading Berdasarkan Fundamental + Price Action

Setelah sinyal hawkish keluar, bias jangka menengah biasanya bullish. Trader dapat:

  • Menunggu koreksi setelah lonjakan pertama.

  • Entry buy pada zona demand atau area support baru.

  • Mengikuti tren yang baru terbentuk.

Strategi ini cocok untuk swing trader.


3. Scalping Saat News Release (Hanya untuk Trader Berpengalaman)

Saat berita hawkish keluar, pergerakan harga sangat cepat. Trader yang berpengalaman bisa mengambil:

  • Profit cepat 5–20 pips.

  • Trading berdasarkan pola micro structure.

Namun strategi ini memiliki risiko tinggi jika tidak menggunakan broker dengan eksekusi cepat.


4. Mengikuti Tren Pasca News (Trend Following)

Setelah berita hawkish, tren baru sering terbentuk. Trader dapat memanfaatkan:

  • Moving average (MA) periode 20–50.

  • Price action pada time frame H1 atau H4.

  • Pullback pada Fibonacci 38.2% atau 50%.

Strategi ini lebih aman daripada langsung entry saat berita dirilis.


5. Hindari Entry Sebelum News (Kecuali Hedging Pro)

Memasuki pasar sebelum rilis berita hawkish sangat berisiko karena:

  • Sering terjadi fakeout.

  • Spread melebar.

  • Eksekusi bisa terganggu.

Lebih baik ambil posisi setelah data benar-benar keluar.


Manajemen Risiko dalam Trading Berita Hawkish

Menghasilkan profit dari rilis hawkish bukan hanya soal strategi entry, tetapi juga kedisiplinan dalam manajemen risiko, seperti:

1. Gunakan Stop Loss

Tidak boleh overconfident. News bisa bergerak ke dua arah sebelum stabil.

2. Gunakan Ukuran Lot yang Tepat

Jangan memperbesar lot hanya karena ingin memanfaatkan momentum news.

3. Hindari Overtrade

Berita hawkish biasanya hanya satu kali rilis, jadi tidak perlu memaksakan banyak transaksi.

4. Mulai dari Time Frame Kecil Untuk Validasi

Analisis di time frame tinggi, entry di time frame rendah (M1–M15).


Kesalahan Umum Saat Trading Berita Hawkish

  1. Entry terlalu cepat saat spike pertama.

  2. Tidak memperhatikan ekspektasi pasar.

  3. Trading tanpa rencana jelas.

  4. Mengabaikan spread tinggi saat news release.

  5. Overtrading karena euforia berita.

Hindari kesalahan-kesalahan ini agar peluang profit lebih besar.


Contoh Kasus: The Fed Mengumumkan Nada Hawkish

Misalnya, The Fed menyatakan inflasi masih jauh dari target dan mempertimbangkan kenaikan suku bunga tambahan. Respons pasar biasanya:

  • USD menguat terhadap hampir semua mata uang.

  • Pair seperti EUR/USD, GBP/USD, dan XAU/USD cenderung turun.

  • Pasangan USD/JPY cenderung menguat.

Sebagai trader, kita bisa menunggu pola pullback setelah pergerakan awal, lalu mengikuti arah utama.


Dua Paragraf Ajakan

Jika Mas Rizka ingin memahami lebih dalam cara membaca sinyal hawkish, menganalisis arah kebijakan bank sentral, dan mempraktikkannya langsung dalam trading, saatnya ikut program edukasi trading Didimax. Program ini dibuat untuk membantu trader pemula hingga profesional memahami pergerakan pasar berdasarkan fundamental dan teknikal secara menyeluruh. Pembelajaran dilakukan dengan bahasa yang mudah dipahami, dibimbing oleh mentor berpengalaman, dan dilengkapi dengan analisa harian.

Selain itu, Didimax menyediakan fasilitas trading yang lengkap, mulai dari signal harian, webinar live, hingga komunitas trader aktif yang bisa membantu Mas Rizka berkembang lebih cepat. Jika ingin naik level dalam dunia trading forex dan memahami cara memanfaatkan setiap berita hawkish untuk peluang profit, langsung saja bergabung melalui website resminya: www.didimax.co.id. Semakin cepat belajar, semakin cepat pula peluang profit terbuka luas.