Pusat Edukasi

Rumah Pusat Edukasi Belajar Forex Pusat Edukasi Gratis Cara Menentukan Entry dan Exit Saat Market Lesu

Cara Menentukan Entry dan Exit Saat Market Lesu

by rizki

Cara Menentukan Entry dan Exit Saat Market Lesu

Banyak trader merasa bingung ketika market bergerak pelan, volume turun, dan candlestick seperti “jalan di tempat”. Kondisi ini biasa disebut market lesu — sering terjadi saat mendekati libur besar, sesi trading tertentu, atau ketika tidak ada rilis berita ekonomi penting.

Masalahnya, market lesu sering menipu. Di permukaan tampak aman, tetapi spread bisa melebar, stop loss mudah tersentuh, dan profit yang diincar terasa sangat kecil. Jika salah strategi, trader justru lebih sering overtrade dan akhirnya rugi.

Karena itu, kemampuan menentukan entry (kapan masuk) dan exit (kapan keluar) menjadi sangat penting — bahkan lebih penting dibanding saat market sedang volatil.

Di artikel ini, kita akan membahas langkah demi langkah cara membaca market lesu, menyusun entry–exit yang realistis, serta mengelola psikologi agar tetap disiplin.


1. Pahami Karakter Market Lesu

Sebelum bicara entry dan exit, kita harus paham dulu ciri-cirinya. Market disebut lesu ketika:

  • Range harian sempit

  • Candlestick kecil dan sering sideways

  • Volume transaksi menurun

  • Breakout palsu sering terjadi

  • Pergerakan hanya “memantul” di area tertentu

Trader pemula sering berpikir:

“Kalau lambat berarti aman untuk entry sesering mungkin.”

Padahal yang benar, market lesu sering membuat:

  • Stop loss tersentuh karena noise

  • Profit kecil, risiko tetap besar

  • Sinyal teknikal jadi kurang akurat

Artinya, saat market lesu, fokus utama bukan ke sering entry, tetapi ke:

✔️ selektif
✔️ sabar
✔️ setup berkualitas saja


2. Tentukan Timeframe Utama

Kesalahan yang sering terjadi: memaksa entry di timeframe kecil (M1, M5) saat market lesu.

Di kondisi ini, timeframe kecil penuh noise.

Rekomendasi:

  • Gunakan H1 atau H4 untuk menentukan arah utama

  • Gunakan M15 atau M30 hanya untuk mencari timing entry

Dengan cara ini:

  • Kamu melihat gambaran besar

  • Tidak mudah tertipu pergerakan kecil

  • Entry lebih terarah

Ingat, saat market lesu — lebih sedikit sinyal, tapi lebih berkualitas.


3. Identifikasi Support dan Resistance Terkuat

Pada market lesu, harga cenderung memantul di area tertentu berkali-kali.

Gunakan:

  • Area support (dasar harga)

  • Area resistance (atap harga)

Tandai area yang sering disentuh candlestick.

Tujuannya sederhana:

➡️ Entry di dekat area murah (support)
➡️ Exit di dekat area mahal (resistance)

Bukan mengejar pergerakan tengah-tengah yang penuh risiko.


4. Gunakan Indikator yang Sesuai untuk Market Lesu

Bukan semua indikator cocok untuk market sideways atau sepi.

Beberapa indikator yang relatif efektif:

1️⃣ RSI / Stochastic (Overbought–Oversold)
Membantu mengenali saat harga sudah terlalu tinggi atau terlalu rendah di range sempit.

2️⃣ Bollinger Bands
Cocok untuk melihat pantulan saat harga menyentuh band atas atau bawah.

3️⃣ Moving Average (MA 50 & MA 200)
Untuk memastikan apakah market benar-benar sideways atau masih ada tren besar.

Namun penting dicatat:

Indikator hanya alat bantu — keputusan tetap pada area dan price action.


5. Strategi Entry Saat Market Lesu

Berikut pendekatan sederhana namun efektif:

🔹 Entry di Area Ekstrem, Bukan Tengah

Contoh:

  • Buy mendekati support

  • Sell mendekati resistance

Tunggu konfirmasi:

  • Pin bar

  • Engulfing

  • Rejection candle

Jangan terburu-buru hanya karena harga terlihat “diam”.

🔹 Kurangi Target Profit

Di market lesu, jangan memaksa target seperti saat market kencang.

Jika biasanya target 50–100 pips, saat market lesu cukup:

➡️ 10–30 pips

Yang penting:

✔️ konsisten
✔️ risiko kecil
✔️ akumulasi stabil


6. Strategi Exit yang Aman

Banyak trader bisa entry dengan baik, tetapi salah exit.

Ada dua hal penting:

✅ Selalu Pasang Stop Loss

Market lesu bisa tiba-tiba volatile ketika ada news. Tanpa stop loss, risiko membesar.

Pasang SL:

  • Di luar area support/resistance

  • Jangan terlalu dekat agar tidak mudah tersentuh noise

✅ Realistis Take Profit

Tentukan TP sebelum entry.

Rumusan sederhana:

Risk : Reward minimal 1 : 1
Ideal 1 : 1,5 atau 1 : 2

Jika market terlalu lambat dan belum menyentuh TP:

➡️ tidak masalah close manual selama sudah profit dan sesuai rencana.


7. Hindari Kesalahan Ini Saat Market Lesu

❌ Overtrade — masuk berkali-kali karena bosan
❌ Menghilangkan stop loss
❌ Membesarkan lot untuk “mengejar” profit
❌ Entry tanpa area jelas
❌ FOMO ketika melihat pergerakan kecil

Ingat:

Tidak entry juga adalah keputusan trading.

Trader profesional sering memilih menunggu daripada memaksa pasar.


8. Psikologi Saat Market Lesu

Ini faktor yang sering diabaikan.

Market lesu menguji:

  • kesabaran

  • disiplin

  • ketahanan emosi

Jika kamu merasa:

“Ah, biar ada posisi, masuk saja dulu.”

Itu tanda bahaya.

Disiplin berarti:

✔️ hanya entry sesuai setup
✔️ tidak mengejar market
✔️ tahu kapan istirahat

Trader bukan pekerja yang harus “masuk market setiap hari”.
Trader adalah pengelola risiko.


Penutup

Menentukan entry dan exit saat market lesu memang menantang, tetapi bukan berarti mustahil. Dengan memahami karakter market, memilih area tepat, mengurangi target, dan menjaga psikologi, trading justru bisa lebih stabil dan terkontrol.

Yang paling penting — jangan memaksa.

Market selalu memberi peluang baru. Tugas kita hanya menunggu saat yang tepat.


Pada akhirnya, kemampuan membaca market dan menyusun strategi entry–exit tidak datang dalam semalam. Dibutuhkan pembelajaran, latihan, dan bimbingan yang tepat. Jika kamu ingin memahami lebih dalam bagaimana profesional menyikapi market lesu, bagaimana cara menyusun money management yang realistis, serta bagaimana menghindari kesalahan fatal, kamu bisa mengikuti program edukasi trading bersama mentor berpengalaman.

Di program edukasi trading Didimax, kamu bisa belajar mulai dari dasar hingga strategi lanjutan secara sistematis, terarah, dan praktis. Akses materi, bimbingan, dan komunitas trader aktif bisa membantu proses belajar jauh lebih cepat. Kunjungi website resminya di www.didimax.co.id dan mulai tingkatkan kualitas trading kamu sekarang juga.