Cara Menyesuaikan Trading Plan di Akhir Tahun 2025

Akhir tahun selalu menjadi fase unik dalam dunia trading. Banyak trader merasa percaya diri karena sudah menjalani pasar sepanjang tahun — namun di sisi lain, pasar justru sering bergerak tidak “normal”. Likuiditas menurun, volatilitas berubah-ubah, berita ekonomi melambat, sementara sentimen bisa bergerak ekstrem karena window dressing, profit taking, hingga spekulasi outlook tahun berikutnya.
Jika kita memaksakan strategi yang sama persis seperti pertengahan tahun, sering kali hasilnya tidak maksimal, bahkan berisiko besar. Inilah sebabnya, menyesuaikan trading plan menjelang akhir tahun 2025 bukan sekadar pilihan — melainkan keharusan.
Artikel ini akan membahas secara mendalam bagaimana cara menyesuaikan trading plan secara sistematis: mulai dari evaluasi performa, pengaturan risiko, penyesuaian strategi, hingga mindset.
1. Mulai Dari Evaluasi, Bukan Dari Chart
Banyak trader langsung membuka chart, mencari peluang entry, lalu bingung ketika market tidak bergerak seperti biasa.
Padahal langkah pertama adalah evaluasi diri, bukan market.
Tanyakan hal berikut:
-
Apakah target tahunan tercapai?
-
Bagaimana rasio risk–reward sepanjang tahun?
-
Apakah loss yang terjadi karena sistem, atau karena disiplin?
-
Pair / instrumen apa yang paling sering memberi hasil baik?
-
Jam trading mana yang paling efektif?
Tuliskan semuanya secara jujur.
Dari sini, kita mulai melihat pola:
-
Ada trader yang ternyata profit hanya ketika pasar trending
-
Ada yang lebih cocok scalping di pasar sideways
-
Ada yang justru banyak rugi karena overtrading
Evaluasi ini akan menjadi dasar penyesuaian trading plan, agar kita tidak mengulang kesalahan yang sama di penghujung tahun.
2. Kenali Ciri Pasar Akhir Tahun
Secara umum, menjelang akhir tahun sering muncul beberapa karakter khas:
-
Likuiditas menurun — lembaga keuangan besar menutup posisi
-
Spread melebar pada jam tertentu
-
Pergerakan tiba-tiba karena market maker mudah “menggoyang”
-
Volume berita berkurang, namun dampak bisa lebih besar
-
Window dressing (terutama di saham) menyebabkan pergerakan tidak wajar
Ini berarti:
Sistem yang bekerja di bulan-bulan aktif belum tentu efektif di Desember.
Jika biasanya Anda menggunakan strategi breakout agresif, mungkin sekarang perlu lebih selektif.
Kalau biasanya entry sering, di akhir tahun sebaiknya:
3. Sesuaikan Risk Management Secara Realistis
Risk management adalah bagian paling penting dalam penyesuaian trading plan.
Banyak trader justru menaikkan risiko di akhir tahun karena ingin:
Ini berbahaya.
Gunakan prinsip konservatif:
-
Risiko per posisi: 0,5% – 1% dari modal
-
Kurangi jumlah posisi terbuka bersamaan
-
Fokus pada setup yang benar-benar jelas
Selain itu, penting untuk menetapkan target realistis.
Jika sepanjang tahun rata-rata profit 5% per bulan, tidak masuk akal memaksa 20% hanya karena akhir tahun.
Lebih baik bertahan, daripada mengakhiri tahun dengan drawdown besar.
4. Perketat Aturan Entry & Exit
Akhir tahun adalah waktu memperketat filter sinyal.
Jika biasanya Anda entry ketika:
Tambahkan konfirmasi ekstra, misalnya:
-
Tunggu candlestick penegas (Pin bar / Engulfing)
-
Pastikan volume / volatilitas mendukung
-
Cek news kalender — hindari entry dekat rilis besar
Untuk exit, jangan terlalu serakah.
Lebih aman:
Dalam banyak kasus, strategi bertahan jauh lebih menguntungkan dibanding strategi agresif di periode ini.
5. Kurangi Overtrading — Tingkatkan Kualitas Analisis
Overtrading adalah musuh terbesar di akhir tahun.
Semakin sedikit peluang berkualitas, semakin besar godaan untuk:
-
Mencari setup di time frame rendah
-
Memaksa entry di market sepi
-
Membalas loss secara emosional
Alih-alih fokus mencari entry, gunakan waktu untuk:
Ingat:
Trader profesional lebih banyak menunggu daripada trading.
Kesabaran justru menjadi “senjata rahasia” di akhir tahun.
6. Tentukan Apakah Perlu Break
Tidak semua momen harus di-trading-kan.
Beberapa trader memilih:
Ini bukan kelemahan. Justru menunjukkan kedewasaan dalam trading.
Jika Anda merasa:
-
Emosi sudah lelah
-
Drawdown membuat stress
-
Fokus mulai menurun
Maka istirahat bisa menjadi bagian dari trading plan.
Pasar tidak akan pergi ke mana-mana.
7. Rancang Rencana Untuk Tahun Berikutnya
Akhir tahun adalah momentum persiapan.
Gunakan waktu untuk:
-
Mendesain ulang jurnal trading yang lebih rapi
-
Menentukan target rasional (misal: 3–5% per bulan)
-
Menguji sistem baru di akun demo
-
Menentukan jam trading yang disiplin
-
Menyusun SOP entry–exit secara jelas
Dengan rencana matang, Anda tidak datang ke pasar dengan mental “coba-coba”.
Anda datang sebagai trader yang terstruktur.
8. Mindset: Fokus Pada Proses, Bukan Hanya Profit
Inti dari penyesuaian trading plan adalah memperbaiki proses.
Banyak trader baru bertanya:
“Strategi apa yang paling tepat di akhir tahun?”
Jawabannya sering kali bukan soal strategi, melainkan:
-
Disiplin
-
Manajemen risiko
-
Konsistensi
Jika proses benar, profit akan mengikuti.
Jika proses salah, sekalipun profit beberapa kali, pada akhirnya akan hilang.
Di penghujung tahun 2025, adalah waktu terbaik untuk memperdalam pemahaman, bukan hanya menambah posisi. Semakin matang ilmu, semakin stabil performa di tahun berikutnya.
Dan tentu saja — belajar dari sumber yang tepat akan mempercepat perjalanan Anda.
Trading adalah skill yang tidak bisa dikuasai hanya dengan menonton satu dua video. Diperlukan bimbingan, contoh praktik langsung, koreksi kesalahan, dan mentor yang sudah berpengalaman menghadapi berbagai kondisi pasar — termasuk periode akhir tahun seperti ini. Jika Anda ingin memahami trading dengan cara yang lebih terstruktur, aman, dan bertahap, Anda bisa bergabung dalam program edukasi trading bersama Didimax. Materinya dirancang untuk pemula hingga trader berpengalaman, lengkap dengan pendampingan.
Selain belajar strategi, Anda juga akan dipandu membangun mindset, manajemen risiko, hingga bagaimana menyusun trading plan yang realistis dan konsisten. Silakan kunjungi www.didimax.co.id untuk mengetahui informasi program, jadwal edukasi, dan bagaimana cara memulainya. Jangan menunda — semakin cepat belajar dengan benar, semakin cepat pula peluang Anda berkembang sebagai trader yang disiplin dan siap menghadapi market di tahun-tahun berikutnya.