Pusat Edukasi

Rumah Pusat Edukasi Belajar Forex Pusat Edukasi Gratis Cara Uji Strategi Multiple Entry dalam Satu Posisi Lewat Akun Demo

Cara Uji Strategi Multiple Entry dalam Satu Posisi Lewat Akun Demo

by Iqbal

Cara Uji Strategi Multiple Entry dalam Satu Posisi Lewat Akun Demo

Dalam dunia trading, banyak trader pemula hingga menengah terjebak pada pola pikir “sekali entry harus langsung benar”. Padahal di praktik profesional, terutama pada institusi besar, konsep masuk pasar sering kali tidak hanya dilakukan satu kali. Salah satu pendekatan yang cukup populer adalah strategi multiple entry dalam satu posisi, yaitu membuka beberapa entry secara bertahap pada arah yang sama untuk membangun posisi yang lebih optimal. Namun, strategi ini memiliki kompleksitas tinggi dan tidak dianjurkan langsung diterapkan di akun real tanpa pengujian matang. Di sinilah peran akun demo menjadi sangat penting.

Artikel ini akan membahas secara mendalam bagaimana cara menguji strategi multiple entry dalam satu posisi menggunakan akun demo. Mulai dari konsep dasar, tujuan penggunaan, langkah-langkah praktis pengujian, hingga cara mengevaluasi hasilnya secara objektif. Dengan pemahaman yang benar, akun demo dapat menjadi laboratorium yang aman untuk membangun strategi multiple entry yang terukur dan disiplin.


Memahami Konsep Multiple Entry dalam Satu Posisi

Multiple entry adalah teknik membuka lebih dari satu posisi pada instrumen yang sama, dengan arah yang sama (buy semua atau sell semua), namun pada level harga yang berbeda. Strategi ini sering disebut juga sebagai scaling in atau position building. Tujuannya bukan untuk mengejar sensasi “balas dendam” saat harga bergerak berlawanan, melainkan untuk mendapatkan harga rata-rata entry (average price) yang lebih baik sesuai skenario analisis.

Berbeda dengan averaging tanpa perhitungan yang sering berujung pada margin call, multiple entry yang sehat selalu berbasis rencana. Trader sudah menentukan sejak awal di level mana saja entry tambahan akan dilakukan, berapa lot setiap entry, serta batas risiko maksimal yang bisa diterima. Inilah alasan mengapa pengujian di akun demo menjadi wajib, karena kesalahan kecil dalam perhitungan bisa berdampak besar di akun real.


Mengapa Strategi Multiple Entry Perlu Diuji di Akun Demo

Akun demo memberikan lingkungan yang bebas risiko, namun tetap merepresentasikan kondisi pasar sebenarnya. Ketika menguji strategi multiple entry, ada banyak variabel yang perlu diamati, seperti pergerakan floating profit dan loss, perubahan margin, serta reaksi psikologis trader saat posisi belum langsung profit.

Tanpa akun demo, trader cenderung belajar dengan “uang sekolah” yang mahal. Di akun demo, trader bisa mengulang skenario yang sama berkali-kali, membandingkan hasil, dan menemukan pola yang paling sesuai dengan karakter trading masing-masing. Selain itu, akun demo juga membantu trader memahami apakah strategi multiple entry benar-benar meningkatkan performa, atau justru memperbesar risiko secara tidak sadar.


Menentukan Dasar Strategi Sebelum Mulai Uji Coba

Sebelum membuka platform trading dan melakukan entry, langkah pertama adalah menyusun kerangka strategi. Multiple entry tidak bisa dilakukan secara spontan. Tentukan terlebih dahulu dasar analisis yang akan digunakan, apakah berbasis teknikal, price action, supply and demand, atau kombinasi dengan time frame tertentu.

Misalnya, seorang trader memutuskan menggunakan struktur tren harian sebagai arah utama, lalu memanfaatkan retracement di time frame lebih kecil untuk entry bertahap. Dalam rencana tersebut, trader harus mencatat di level harga berapa entry pertama, kedua, dan ketiga dilakukan. Semua rencana ini sebaiknya ditulis secara jelas agar saat uji demo, keputusan tidak berubah-ubah karena emosi.


Mengatur Lot dan Risiko pada Multiple Entry

Salah satu kesalahan paling umum dalam multiple entry adalah penggunaan lot yang tidak proporsional. Banyak trader membuka entry pertama dengan lot besar, lalu entry berikutnya dengan lot yang sama atau bahkan lebih besar tanpa mempertimbangkan total risiko.

Dalam akun demo, manfaatkan kesempatan untuk bereksperimen dengan pembagian lot. Contohnya, jika risiko maksimal per setup adalah 2% dari modal, maka risiko tersebut harus dibagi ke seluruh entry. Entry pertama bisa menggunakan 0,5%, entry kedua 0,5%, dan entry ketiga 1%, atau skema lain yang tetap menjaga batas risiko total.

Dengan cara ini, trader bisa melihat bagaimana perubahan pembagian lot memengaruhi drawdown dan kestabilan equity curve. Semua temuan ini akan sangat berharga saat nantinya berpindah ke akun real.


Simulasi Skenario Harga Naik dan Berlawanan

Saat menguji strategi multiple entry di akun demo, jangan hanya fokus pada skenario ideal ketika harga bergerak sesuai analisis. Justru, uji yang paling penting adalah ketika harga bergerak berlawanan terlebih dahulu sebelum akhirnya sesuai arah prediksi.

Biarkan posisi berjalan sesuai rencana, jangan buru-buru menutup posisi hanya karena floating minus. Perhatikan bagaimana rata-rata harga berubah setelah entry tambahan dilakukan. Amati juga kondisi psikologis diri sendiri: apakah masih nyaman dengan floating loss, atau mulai muncul keinginan melanggar rencana.

Dengan pengujian ini, trader bisa menilai apakah strategi multiple entry benar-benar cocok dengan toleransi risiko dan mental tradingnya.


Menggunakan Jurnal Trading Selama Uji Demo

Uji strategi tanpa pencatatan akan membuat proses belajar menjadi tidak optimal. Setiap sesi uji multiple entry sebaiknya dicatat dalam jurnal trading. Catatan tersebut bisa meliputi alasan entry, level harga, ukuran lot, hasil akhir, serta evaluasi subjektif seperti perasaan saat posisi terbuka.

Akun demo memberi ruang luas untuk melakukan kesalahan, namun jurnal trading membantu mengubah kesalahan tersebut menjadi pelajaran. Dari jurnal, trader dapat melihat pola: apakah multiple entry lebih efektif saat pasar trending, atau justru sering bermasalah di kondisi sideways.


Mengevaluasi Hasil dengan Pendekatan Objektif

Setelah melakukan uji strategi multiple entry dalam periode tertentu, misalnya satu bulan atau 30–50 setup, langkah selanjutnya adalah evaluasi. Jangan hanya melihat total profit atau loss. Perhatikan metrik lain seperti drawdown maksimum, win rate, serta rasio risk-reward secara keseluruhan.

Bandingkan juga performa strategi multiple entry dengan strategi single entry yang mungkin pernah digunakan sebelumnya. Jika multiple entry memberikan hasil yang lebih stabil dan sesuai dengan profil risiko, maka strategi tersebut layak untuk dikembangkan lebih lanjut. Namun jika justru menambah stres dan drawdown, mungkin perlu penyesuaian atau bahkan ditinggalkan.


Melatih Disiplin dan Konsistensi Lewat Akun Demo

Keunggulan terbesar dari akun demo bukan hanya pada aspek teknis, tetapi juga pada pembentukan disiplin. Strategi multiple entry menuntut konsistensi tinggi karena trader harus mengikuti rencana tanpa improvisasi berlebihan. Akun demo adalah tempat terbaik untuk melatih kebiasaan ini.

Dengan terus mengulang proses yang sama, trader akan terbiasa berpikir sistematis, bukan reaktif. Ketika nanti beralih ke akun real, transisi akan terasa lebih mulus karena pola pikir dan kebiasaan sudah terbentuk sejak fase demo.


Kesalahan Umum yang Bisa Dihindari Sejak di Akun Demo

Banyak trader baru menyadari kesalahan strategi multiple entry setelah mengalami kerugian besar di akun real. Padahal, kesalahan tersebut sebenarnya bisa diidentifikasi lebih awal melalui uji demo. Beberapa kesalahan umum antara lain entry tambahan tanpa batas jelas, memperbesar lot untuk menutup kerugian, serta mengubah rencana di tengah jalan.

Dengan kesadaran ini, trader dapat menggunakan akun demo sebagai sarana “latihan mental” agar kesalahan serupa tidak terulang saat menggunakan dana sungguhan.


Menguasai strategi multiple entry dalam satu posisi bukanlah proses instan. Dibutuhkan pemahaman konsep, perencanaan matang, serta pengujian berulang agar strategi tersebut benar-benar sesuai dengan karakter dan tujuan trading Anda. Akun demo memberikan ruang aman untuk belajar, gagal, dan memperbaiki diri tanpa tekanan finansial.

Jika Anda ingin mempelajari strategi multiple entry dan berbagai pendekatan trading lainnya secara lebih terstruktur, mengikuti program edukasi yang tepat akan sangat membantu. Dengan bimbingan mentor berpengalaman dan kurikulum yang sistematis, proses belajar akan menjadi lebih terarah dan efisien.

Melalui program edukasi trading yang disediakan oleh Didimax, Anda dapat memperdalam pemahaman tentang manajemen risiko, penyusunan strategi, hingga praktik langsung menggunakan akun demo secara profesional. Informasi lengkap mengenai program tersebut dapat Anda temukan di www.didimax.co.id sebagai langkah awal untuk meningkatkan kualitas trading Anda secara berkelanjutan.