Dalam dunia trading, waktu seringkali menjadi faktor yang sama pentingnya dengan strategi. Banyak trader pemula fokus pada indikator teknikal, pola candlestick, hingga manajemen risiko, namun sering mengabaikan satu aspek penting, jam trading forex terbaik.
Memahami kapan pasar bergerak aktif, volatil, dan likuid dapat membantu Anda mengambil keputusan yang lebih tepat dan meningkatkan peluang profit. Forex adalah pasar finansial terbesar di dunia dengan volume transaksi mencapai triliunan dolar setiap harinya.
Pasar ini buka 24 jam, lima hari seminggu, yang membuat banyak trader berpikir mereka bisa masuk kapan saja. Namun kenyataannya, tidak semua jam memberikan peluang yang sama. Beberapa sesi memiliki pergerakan harga yang cepat dan jelas, sementara yang lain cenderung membentuk pasar yang lambat dan minim peluang.
Artikel ini akan membahas secara lengkap kapan waktu paling ideal untuk melakukan trading, bagaimana karakteristik tiap sesi pasar, serta tips memilih waktu trading yang paling sesuai dengan gaya Anda.
Mengapa Menentukan Jam Trading Forex Terbaik Sangat Penting?
Banyak trader yang gagal bukan karena strateginya buruk, tetapi karena mereka masuk pasar di waktu yang salah. Setiap pasangan mata uang memiliki jam aktifnya sendiri. Ketika suatu sesi sedang ramai, harga lebih mudah membentuk tren atau pergerakan signifikan, sementara saat pasar sepi, harga cenderung sideways dan spread bisa melebar.
Beberapa alasan lain mengapa memilih jam trading sangat penting:
1. Volatilitas Tinggi Memberikan Lebih Banyak Peluang
Saat pasar bergerak aktif, candlestick akan membentuk range yang lebih panjang. Ini memberikan entry point yang lebih jelas dan peluang profit yang lebih besar.
2. Likuiditas Tinggi Membuat Transaksi Lebih Efisien
Likuiditas mempengaruhi spread. Pada jam tertentu, spread lebih ketat sehingga biaya transaksi lebih murah.
3. Menghindari Waktu-waktu Market Lambat
Jam pasar yang tenang seringkali membentuk pola gerakan kecil dan tidak jelas, meningkatkan risiko false signal.
Dengan kata lain, waktu adalah komponen penting dalam strategi trading yang tidak boleh Anda abaikan.
Empat Sesi Utama Jam Trading Forex Terbaik
Pasar forex terbagi menjadi empat sesi trading utama:
- Sesi Sydney
- Sesi Tokyo (Asia)
- Sesi London (Eropa)
- Sesi New York (Amerika)
Setiap sesi memiliki karakteristik unik yang mempengaruhi pergerakan harga.
1. Sesi Sydney

Sesi Sydney membuka perdagangan harian di pasar forex. Aktivitas pasar biasanya belum terlalu ramai pada waktu ini. Pergerakan biasanya lebih lambat dan cenderung sideways.
Karakteristik sesi Sydney:
- Likuiditas rendah.
- Pasangan AUD/USD dan NZD/USD agak lebih aktif.
- Cocok untuk trader yang menyukai market yang tenang.
Namun, sesi ini biasanya bukan pilihan utama bagi trader yang mencari pergerakan besar. Karena itu sebagian besar trader tidak menganggap sesi Sydney sebagai jam trading forex terbaik, meskipun beberapa strategi tertentu justru cocok digunakan saat volatilitas rendah.
2. Sesi Tokyo (Asia)
Sesi Tokyo dimulai saat pasar Jepang dan negara-negara Asia lainnya buka. Pasangan yang berkaitan dengan JPY biasanya mengalami pergerakan lebih aktif.
Ciri khas sesi Tokyo:
- Pergerakan lebih stabil dan cenderung membentuk tren kecil.
- Cocok untuk trader breakout kecil atau scalper yang menyukai pergerakan moderat.
- Pasangan paling aktif: USD/JPY, EUR/JPY, AUD/JPY.
Meskipun volatilitasnya tidak sebesar sesi London atau New York, sesi Asia dapat memberikan peluang jika Anda memahami ritmenya. Namun sekali lagi, sesi ini tidak selalu menjadi pilihan utama bagi trader yang mengincar momentum besar.
3. Sesi London
Inilah sesi yang paling ramai dalam sehari dan sering dianggap sebagai jam trading forex terbaik. Banyak bank besar di Eropa aktif pada sesi ini sehingga volume transaksi meningkat drastis.
Keunggulan sesi London:
- Volatilitas tinggi.
- Likuiditas besar.
- Spread menjadi lebih rendah.
- Banyak pasangan utama bergerak signifikan dan membentuk tren.
Sesi London dikenal sebagai sesi yang penuh peluang. Untuk trader yang menyukai tren kuat, inilah waktu paling ideal. Candlestick biasanya bergerak sangat aktif, terutama pada satu hingga dua jam pertama setelah pembukaan.
4. Sesi New York
Sesi ini adalah yang paling sibuk setelah London. Pada jam awal sesi New York, pasar biasanya sangat aktif, terutama ketika overlap dengan sesi London.
Ciri-ciri sesi New York:
- Spread sangat ketat.
- Volatilitas meningkat.
- Data ekonomi besar AS sering dirilis, seperti NFP dan CPI.
- Cocok bagi trader intraday dan news trader.
Overlapping London–New York biasanya menjadi momentum paling aktif dalam sehari, menjadikannya waktu terbaik bagi banyak trader.
Waktu Overlap - Periode dengan Peluang Terbanyak
Salah satu faktor paling penting dalam menentukan jam trading forex terbaik adalah menemukan waktu ketika dua sesi besar beroperasi bersamaan. Inilah periode ketika volume transaksi memuncak sehingga pergerakan harga menjadi jauh lebih jelas.
1. Overlap London dan New York
Inilah periode paling aktif dalam 24 jam trading. Pada rentang waktu ini:
- Pasar sangat volatil.
- Prospek profit sangat tinggi.
- Banyak pergerakan trending terjadi.
- Spread yang kecil membuat entry lebih efisien.
Jika Anda hanya bisa trading beberapa jam dalam sehari, pilihlah waktu overlap ini.
2. Overlap Sydney dan Tokyo
Sesi ini lebih tenang dibanding London–New York, tetapi cukup aktif untuk pasangan AUD, NZD, dan JPY.
Jam Trading Forex Terbaik Berdasarkan Gaya Trading
Setiap trader memiliki gaya trading berbeda. Oleh karena itu, jam yang cocok bagi orang lain belum tentu cocok bagi Anda. Berikut beberapa rekomendasi jam trading sesuai gaya Anda.
1. Untuk Scalper
Scalper membutuhkan volatilitas tinggi dan spread kecil. Oleh sebab itu:
- Sesi London sangat ideal.
- Overlap London–New York adalah pilihan terbaik.
Di sesi ini, pergerakan harga cepat sehingga scalper dapat memanfaatkan peluang kecil berkali-kali.
Baca Juga: Cara Menerapkan Strategi Scalping yang Efektif untuk Trading
2. Untuk Day Trader
Day trader butuh tren yang jelas. Waktu terbaik untuk mereka adalah:
- Awal sesi London.
- Overlap London–New York.
Keduanya memberikan sinyal pasar yang lebih jelas dan risiko false breakout lebih rendah.
3. Untuk Swing Trader
Swing trader tidak terlalu terikat jam tertentu, tetapi tetap disarankan masuk pasar saat volatilitas sedang tinggi:
- Sesi London secara keseluruhan.
- Awal sesi New York.
Swing trader dapat memanfaatkan momentum besar yang muncul pada jam-jam aktif tersebut.
Pasangan Mata Uang dan Jam Terbaiknya
Setiap pasangan mata uang memiliki waktu aktif berbeda. Berikut panduan singkat:
- EUR/USD → sangat aktif pada sesi London dan New York.
- GBP/USD → volatil pada sesi London.
- USD/JPY → aktif pada sesi Tokyo dan New York.
- AUD/USD & NZD/USD → lebih hidup selama sesi Sydney dan Tokyo.
- XAU/USD (Emas) → umumnya bergerak kuat saat sesi London–New York.
Jika Anda ingin mendapatkan hasil maksimal, sesuaikan jadwal trading dengan pasangan yang Anda pilih.
Berapa Lama Waktu Ideal untuk Jam Trading Forex Terbaik dalam Sehari?
Trader pemula sering menghabiskan terlalu banyak waktu di depan grafik. Padahal, lebih baik fokus pada waktu-waktu paling produktif.
Direkomendasikan:
- 1–3 jam per hari sudah cukup.
- Pilih waktu dengan volatilitas tinggi.
- Hindari trading 30–60 menit sebelum dan sesudah pergantian sesi saat pasar terkadang tidak stabil.
Lebih sedikit waktu tetapi efektif jauh lebih baik daripada memaksakan trading sepanjang hari.
Tips Memilih Jam Trading Forex Terbaik untuk Anda
Agar Anda bisa mendapatkan hasil maksimal, berikut beberapa tips praktis:
1. Kenali Rutinitas Harian Anda
Pilih jam yang tidak mengganggu aktivitas utama Anda. Konsistensi lebih penting daripada memaksakan trading di waktu yang tidak cocok.
2. Fokus pada Satu atau Dua Pasangan Mata Uang Saja
Dengan fokus, Anda lebih mudah memantau pola pergerakan setiap hari.
3. Cocokkan Timeframe dan Jam Trading
Jika Anda pengguna timeframe kecil seperti M5 atau M15, pastikan memilih jam dengan pergerakan cepat, seperti sesi London atau overlap.
4. Hindari Trading Saat Rilis Data Ekonomi Jika Anda Tidak Terbiasa
Volatilitas ekstrem bisa membuat harga bergerak tak terduga.
5. Perhatikan Spread
Spread biasanya tinggi saat sesi berganti atau saat pasar sepi.
Konsultan Trading Terpercaya
Menentukan jam trading forex terbaik adalah langkah penting untuk meningkatkan efektivitas strategi Anda. Waktu pasar yang tepat dapat membantu Anda menemukan peluang yang lebih jelas, mengurangi risiko, dan memaksimalkan profit. Dari berbagai sesi yang ada, sebagian besar trader profesional sepakat bahwa sesi London serta overlap London–New York adalah waktu paling ideal untuk trading karena volumenya sangat besar dan volatilitasnya tinggi.
Percayakanlah kepada kami segala aktifitas transaksi trading anda. Untuk mendapatkan keuntungan yang maksimal dalam menjalankan trading forex, Kamu bisa melakukan konsultasi bersama profesional di Didimax. Didimax tidak hanya menyediakan broker saja, tetapi juga dapat berkonsultasi secara gratis dan real time hanya dengan klik tombol dibawah ini dan daftar sekarang!