Memilih Pair Terbaik untuk Trading Akhir Tahun 2025

Menjelang akhir tahun, market forex biasanya menunjukkan karakteristik berbeda dibandingkan bulan-bulan sebelumnya. Likuiditas mulai berkurang, pergerakan harga bisa menjadi lebih “tajam”, dan beberapa pair tertentu cenderung memberikan peluang yang lebih menarik dibandingkan yang lain. Karena itu, memilih pair terbaik untuk trading di akhir tahun 2025 bukanlah sekadar soal “pair mana yang populer”, tetapi lebih pada bagaimana memahami karakter pasar, korelasi, volatilitas, serta kondisi ekonomi yang melatarbelakanginya.
Trader yang mampu memilih pair dengan bijak — disertai manajemen risiko yang tepat — umumnya lebih siap menghadapi dinamika akhir tahun. Sebaliknya, trader yang asal masuk market tanpa analisis justru berisiko terjebak pada pergerakan yang tidak terduga.
Pada artikel ini, kita akan membahas cara memilih pair terbaik, karakteristik pair yang layak dipertimbangkan, kesalahan umum trader, hingga strategi praktis yang bisa kamu terapkan.
Mengapa Pemilihan Pair Sangat Penting di Akhir Tahun?
Banyak trader pemula berpikir bahwa selama ada peluang, semua pair bisa diperdagangkan. Padahal, kenyataannya tidak sesederhana itu.
Akhir tahun biasanya ditandai oleh:
-
Likuiditas menurun
Banyak institusi besar libur, sehingga aliran dana tidak sebesar biasanya.
-
Volatilitas tidak stabil
Kadang market terlihat “diam”, namun tiba-tiba bergerak tajam karena volume tipis.
-
Aksi tutup buku (profit taking)
Perusahaan dan investor besar melakukan penyesuaian portofolio akhir tahun.
-
Data ekonomi penting
Laporan inflasi, pengangguran, kebijakan bank sentral sering kali memicu lonjakan harga.
Dengan kondisi seperti ini, tidak semua pair cocok untuk ditradingkan. Beberapa pair cenderung lebih “bersih” pergerakannya, sementara yang lain justru sangat liar dan sulit diprediksi.
Kriteria Memilih Pair Terbaik
Untuk memilih pair yang tepat, setidaknya ada beberapa kriteria penting:
1. Volatilitas yang Sehat
Volatilitas dibutuhkan agar kita bisa mendapatkan peluang. Namun terlalu besar justru berbahaya.
Idealnya, pilih pair dengan pergerakan yang konsisten dan tidak terlalu ekstrem.
2. Spread Rendah
Spread besar akan memakan profit, terutama bagi trader intraday atau scalper. Pair mayor umumnya lebih ramah karena spread lebih kecil.
3. Reaktif terhadap Analisis
Ada pair yang “patuh” pada support–resistance, trendline, atau pola candlestick. Ada juga yang banyak noise. Pilih pair yang lebih mudah dibaca.
4. Sesuai dengan Gaya Trading
Scalper, swing trader, dan position trader memiliki karakter kebutuhan yang berbeda. Jangan memaksakan pair yang tidak sesuai dengan gaya tradingmu.
Pair Mayor yang Layak Dipertimbangkan
Berikut beberapa pair mayor yang biasanya menarik di akhir tahun:
1. EUR/USD
Ini adalah pair paling populer di dunia. Likuiditas tinggi, spread rendah, dan banyak dipengaruhi kebijakan Fed serta ECB.
Keunggulan:
Risiko:
2. GBP/USD
Dikenal lebih volatil dibanding EUR/USD. Cocok bagi trader yang suka pergerakan lebih cepat.
Keunggulan:
Risiko:
3. USD/JPY
Pair ini sering dipengaruhi kebijakan suku bunga dan intervensi Bank of Japan.
Keunggulan:
Risiko:
Pair Cross yang Perlu Dicermati
Selain pair mayor, beberapa cross pair juga menarik.
1. EUR/JPY
Menggabungkan kekuatan ekonomi Eropa dan Jepang.
Namun volatilitasnya bisa tinggi, jadi wajib menggunakan manajemen risiko yang ketat.
2. AUD/JPY
Pair ini sangat dipengaruhi kondisi komoditas dan risk sentiment global.
Namun berhati-hatilah ketika market cenderung risk-off, karena penurunan bisa tajam.
Pair Komoditas: Peluang Menarik, Risiko Lebih Besar
Pair seperti:
Sering kali menarik menjelang akhir tahun karena harga minyak dan komoditas lain bergerak aktif.
Kelebihan:
Namun kekurangannya:
Kesalahan Umum Trader Saat Memilih Pair
Banyak trader gagal bukan karena tekniknya jelek, tetapi karena salah memilih pair.
Beberapa kesalahan umum:
-
Memilih pair hanya karena viral
Melihat posting media sosial tanpa analisis sendiri.
-
Trading terlalu banyak pair sekaligus
Over-diversifikasi justru membuat fokus terbagi.
-
Tidak menyesuaikan dengan modal
Pair yang terlalu volatile bisa menghancurkan akun kecil.
-
Mengabaikan jam trading
Setiap pair memiliki waktu aktif tertentu. Salah jam, market terasa membosankan.
Strategi Praktis untuk Memilih Pair Akhir Tahun
Berikut langkah sederhana yang bisa kamu terapkan:
Langkah 1: Batasi Pilihan
Pilih maksimal 3–4 pair utama. Jangan lebih dulu.
Langkah 2: Cek Tren Utama
Gunakan timeframe H4 atau Daily untuk mengetahui arah besar.
Langkah 3: Tunggu Konfirmasi
Gunakan indikator sederhana:
-
Moving Average
-
RSI
-
Support–Resistance
Tidak perlu terlalu banyak indikator.
Langkah 4: Terapkan Money Management
Tentukan:
Kesimpulan: Bukan Hanya Soal Pair, Tapi Disiplin
Memilih pair terbaik untuk trading di akhir tahun 2025 bukan sekadar mencari mana yang paling populer atau paling sering dibahas. Yang terpenting adalah:
-
Pair sesuai strategi
-
Risiko terkendali
-
Analisis konsisten
-
Disiplin eksekusi
Trader yang sabar memilih pair biasanya lebih bertahan dibandingkan mereka yang asal masuk market.
Di penghujung tahun ini, bila kamu merasa masih bingung menentukan pair yang tepat, atau ingin memperdalam teknik analisis, ini saatnya belajar lebih terstruktur. Dengan bimbingan mentor yang berpengalaman, kamu bisa memahami bukan hanya “pair mana yang bagus”, tetapi juga kapan harus masuk dan kapan sebaiknya menunggu.
Jika kamu ingin mendapatkan pembelajaran trading yang lebih terarah, materi yang komprehensif, serta bimbingan langsung, kamu bisa mengikuti program edukasi trading dari Didimax. Kunjungi situs resmi mereka di www.didimax.co.id dan temukan kelas, komunitas, dan panduan yang bisa membantu perjalanan tradingmu menjadi lebih matang dan terukur.