Pusat Edukasi

Rumah Pusat Edukasi Belajar Forex Pusat Edukasi Gratis Mengungkap Alasan Emas Lebih Populer daripada Pair Major Forex

Mengungkap Alasan Emas Lebih Populer daripada Pair Major Forex

by rizki

Mengungkap Alasan Emas Lebih Populer daripada Pair Major Forex

Dalam dunia trading modern, ada dua instrumen yang hampir selalu menjadi perbincangan utama: emas dan pair major forex seperti EUR/USD, GBP/USD, atau USD/JPY. Keduanya sama-sama likuid, sama-sama aktif diperdagangkan hampir 24 jam, dan sama-sama menawarkan peluang profit yang besar. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, minat trader—khususnya di Indonesia—terhadap emas terlihat jauh lebih tinggi dibandingkan pair major forex.

Mengapa hal ini bisa terjadi? Apa yang membuat emas terasa lebih “menarik” dibandingkan pasangan mata uang utama? Apakah karena volatilitasnya, faktor psikologis, atau alasan fundamental yang lebih dalam?

Dalam artikel ini, kita akan mengupas secara menyeluruh alasan mengapa emas menjadi instrumen favorit banyak trader dibandingkan pair major forex, dari sisi historis, fundamental, teknikal, hingga psikologi market.


1. Emas Memiliki Status “Safe Haven” Global

4

Emas bukan sekadar komoditas biasa. Sejak ribuan tahun lalu, emas telah menjadi simbol kekayaan, stabilitas, dan perlindungan nilai. Ketika terjadi krisis ekonomi, konflik geopolitik, atau ketidakpastian global, investor besar cenderung memindahkan dana mereka ke emas.

Berbeda dengan pair major forex yang bergantung pada dua ekonomi sekaligus, emas berdiri sebagai aset independen yang tidak terikat pada satu negara tertentu. Meskipun pergerakan emas sering dipengaruhi oleh nilai dolar AS, emas tetap dianggap sebagai aset lindung nilai (hedging) terhadap inflasi dan ketidakstabilan ekonomi.

Saat terjadi krisis seperti pandemi global atau gejolak perang, permintaan terhadap emas biasanya melonjak. Hal inilah yang membuat emas memiliki daya tarik emosional dan fundamental yang kuat.


2. Volatilitas Emas yang Lebih “Atraktif”

Salah satu alasan utama trader menyukai emas adalah volatilitasnya. Dalam satu hari, emas bisa bergerak puluhan hingga ratusan pips (atau poin), memberikan peluang profit yang lebih besar dalam waktu relatif singkat.

Pair major seperti EUR/USD memang likuid dan stabil, tetapi pergerakannya sering kali lebih “terkontrol”. Bagi trader yang menyukai pergerakan cepat dan agresif, emas terasa lebih menantang dan menguntungkan.

Volatilitas tinggi memang berarti risiko lebih besar, tetapi bagi trader yang memahami manajemen risiko, volatilitas adalah peluang. Banyak trader harian (day trader) dan scalper lebih memilih emas karena potensi reward-nya lebih besar dibandingkan pair mayor.


3. Emas Lebih Mudah Dipahami dari Sisi Narasi Fundamental

Pergerakan pair major forex sering kali dipengaruhi oleh banyak faktor sekaligus: kebijakan bank sentral, data tenaga kerja, inflasi, suku bunga, hingga kondisi politik dua negara yang berbeda. Misalnya, EUR/USD dipengaruhi oleh kebijakan moneter Bank Sentral Eropa dan The Fed secara bersamaan.

Sebaliknya, emas cenderung memiliki narasi yang lebih sederhana:

  • Ketika inflasi naik → emas cenderung naik.

  • Ketika dolar melemah → emas cenderung naik.

  • Ketika ketidakpastian meningkat → emas cenderung naik.

Walaupun kenyataannya tidak sesederhana itu, secara umum trader merasa lebih mudah membaca sentimen emas dibandingkan harus menganalisis dua mata uang sekaligus dalam satu pair.


4. Daya Tarik Psikologis: Emas Terasa Lebih “Nyata”

4

Ada faktor psikologis yang sering tidak disadari: emas adalah aset fisik yang nyata. Kita bisa memegangnya, melihatnya, dan mengidentifikasinya sebagai sesuatu yang berharga. Ini berbeda dengan mata uang yang lebih abstrak.

Bagi banyak trader pemula, trading emas terasa lebih masuk akal dibandingkan trading “nilai tukar” dua mata uang yang tidak terlihat secara fisik. Emas memiliki citra sebagai aset bernilai tinggi, eksklusif, dan premium.

Secara tidak langsung, persepsi ini membuat emas lebih populer dan lebih mudah dipromosikan dibandingkan pair major forex.


5. Pergerakan Emas Lebih Responsif terhadap Berita Besar

Emas sangat sensitif terhadap berita berdampak tinggi, terutama yang berkaitan dengan:

  • Suku bunga Amerika Serikat

  • Data inflasi

  • Non-Farm Payroll (NFP)

  • Krisis geopolitik

Ketika berita besar dirilis, emas sering kali memberikan reaksi yang signifikan dalam hitungan menit. Bagi trader yang menyukai momentum trading, ini adalah peluang emas—secara harfiah.

Pair major memang juga bergerak saat news release, tetapi sering kali pergerakannya lebih “terfragmentasi” karena adanya faktor silang antara dua ekonomi.


6. Likuiditas Tinggi dan Spread Kompetitif

Banyak broker memberikan spread yang sangat kompetitif untuk emas karena tingginya volume transaksi. Likuiditas emas global sangat besar, bahkan sering kali lebih tinggi dibandingkan beberapa pair mayor tertentu.

Hal ini membuat eksekusi order relatif cepat dan slippage bisa diminimalkan (tergantung kondisi pasar). Kombinasi antara volatilitas tinggi dan likuiditas besar menjadikan emas sebagai instrumen yang sangat menarik.


7. Momentum Trend Emas Lebih Panjang

Emas dikenal sering membentuk trend jangka menengah hingga panjang yang cukup kuat. Ketika emas memasuki fase bullish atau bearish, pergerakan tersebut bisa berlangsung berminggu-minggu bahkan berbulan-bulan.

Sebagai contoh, dalam periode ketidakpastian ekonomi global, emas dapat mencetak rekor harga tertinggi baru karena permintaan safe haven meningkat.

Berbeda dengan beberapa pair major yang sering bergerak sideways dalam rentang tertentu, emas cenderung memberikan fase trending yang lebih “jelas” bagi swing trader.


8. Emas sebagai Diversifikasi Portofolio

Bagi investor maupun trader yang sudah memiliki eksposur di pasar saham atau forex, emas menjadi alat diversifikasi yang efektif. Karena korelasinya sering kali berlawanan dengan dolar AS dan aset berisiko lainnya, emas membantu menyeimbangkan portofolio.

Dalam konteks trading, banyak trader forex tetap memasukkan emas dalam daftar watchlist mereka untuk mengantisipasi pergerakan global risk sentiment.


9. Popularitas dan Edukasi yang Semakin Masif

Di Indonesia, edukasi mengenai trading emas sangat masif. Banyak komunitas, mentor, hingga perusahaan pialang yang fokus pada instrumen emas karena daya tariknya yang tinggi.

Popularitas ini menciptakan efek domino: semakin banyak orang trading emas, semakin besar minat terhadap emas. Hal ini memperkuat posisinya sebagai instrumen unggulan dibandingkan pair major forex.


10. Potensi Profit yang Terlihat Lebih Besar

Secara nominal, pergerakan emas yang besar dalam satu hari membuat potensi profit terlihat lebih signifikan. Bagi trader dengan modal kecil, fluktuasi harga emas memberikan peluang pertumbuhan akun yang lebih cepat—tentunya dengan risiko yang sebanding.

Secara psikologis, melihat pergerakan puluhan poin dalam waktu singkat terasa lebih “menggairahkan” dibandingkan pergerakan beberapa pip pada pair mayor yang cenderung stabil.


Apakah Emas Selalu Lebih Baik dari Pair Major?

Penting untuk dipahami bahwa popularitas tidak selalu berarti lebih baik untuk semua orang. Pair major forex memiliki keunggulan tersendiri:

  • Spread sangat rendah

  • Pergerakan lebih stabil

  • Cocok untuk strategi konservatif

  • Lebih mudah dikontrol dari sisi manajemen risiko

Sementara emas:

  • Lebih volatil

  • Membutuhkan manajemen risiko yang disiplin

  • Cocok untuk trader agresif dan momentum

Pilihan terbaik tergantung pada karakter, strategi, dan toleransi risiko masing-masing trader.


Kesimpulan: Kombinasi Faktor Fundamental dan Psikologis

Emas lebih populer daripada pair major forex bukan hanya karena potensi profit yang besar, tetapi juga karena kombinasi berbagai faktor:

  • Statusnya sebagai safe haven

  • Volatilitas tinggi

  • Narasi fundamental yang relatif mudah dipahami

  • Daya tarik psikologis sebagai aset nyata

  • Respons cepat terhadap berita global

  • Trend yang lebih kuat dan jelas

Semua faktor ini membuat emas terasa lebih “hidup” dan menarik bagi banyak trader, terutama mereka yang menyukai pergerakan dinamis dan peluang cepat.

Namun, tanpa pemahaman yang baik tentang manajemen risiko, volatilitas emas justru bisa menjadi bumerang. Oleh karena itu, edukasi yang tepat menjadi kunci agar popularitas emas benar-benar berubah menjadi profit konsisten.

Jika Anda ingin memahami lebih dalam bagaimana membaca pergerakan emas, mengelola risiko dengan benar, serta membangun strategi trading yang terstruktur dan disiplin, mengikuti program edukasi yang tepat adalah langkah yang bijak. Dengan bimbingan mentor berpengalaman dan kurikulum yang sistematis, Anda bisa meningkatkan pemahaman tidak hanya tentang emas, tetapi juga instrumen forex lainnya.

Kunjungi www.didimax.co.id dan temukan program edukasi trading yang dirancang untuk membantu Anda menjadi trader yang lebih percaya diri, terarah, dan profesional. Jangan hanya mengikuti tren popularitas emas—pelajari cara memaksimalkan potensinya dengan strategi yang matang dan terukur.