Pusat Edukasi

Rumah Pusat Edukasi Belajar Forex Pusat Edukasi Gratis Money Management Saat Winning Streak agar Profit Tetap Terjaga

Money Management Saat Winning Streak agar Profit Tetap Terjaga

by rizki

Money Management Saat Winning Streak agar Profit Tetap Terjaga

Banyak trader bermimpi mengalami winning streak—rentetan kemenangan beruntun yang membuat akun trading tumbuh cepat. Namun ironisnya, fase inilah yang sering justru menjadi awal kehancuran akun. Kenapa? Karena saat market “baik-baik saja” dan profit mengalir, disiplin sering melonggar, ego naik, dan manajemen risiko mulai diabaikan. Artikel ini akan membahas secara mendalam bagaimana menerapkan money management yang tepat saat sedang menang beruntun, agar profit tidak hanya besar, tetapi juga benar-benar terjaga dalam jangka panjang.

Mengapa Winning Streak Bisa Berbahaya?

Saat kalah, trader biasanya lebih hati-hati. Tapi saat menang? Banyak yang berubah.

Dalam kondisi winning streak, trader cenderung:

  • Menaikkan lot size secara berlebihan

  • Mengabaikan stop loss

  • Overtrading karena merasa “market sedang berpihak”

  • Terlalu percaya diri (overconfidence)

  • Berpikir bahwa strategi mereka tidak bisa salah

Padahal, dalam trading tidak ada sistem yang 100% akurat. Bahkan strategi terbaik pun tetap memiliki periode kalah. Masalahnya, satu kesalahan besar di akhir winning streak bisa menghapus semua profit sebelumnya. Karena itu, money management justru harus diperketat saat sedang menang, bukan dilonggarkan.

Prinsip Dasar Money Management Saat Profit Berjalan

1. Tetap Gunakan Risk per Trade yang Konsisten

Banyak trader pemula meningkatkan risiko saat menang, misalnya dari 1% per trade menjadi 5–10%. Ini berbahaya.

Aturan yang lebih bijak:

  • Jika biasanya risk 1% per trade, tetap pertahankan 1%

  • Jika ingin sedikit agresif, naikkan sangat perlahan, misalnya ke 1,2% atau 1,5%, bukan langsung drastis

Konsistensi risiko menjaga kurva pertumbuhan akun tetap stabil dan menghindari drawdown besar.

2. Terapkan Scaling In dan Scaling Out dengan Bijak

Saat winning streak, trader profesional sering menggunakan teknik:

  • Scaling in: masuk posisi bertahap saat market mengonfirmasi arah

  • Scaling out: menutup sebagian posisi saat profit berjalan

Contoh:

  • Buka 3 posisi bertahap

  • Saat profit 1R, tutup 1 posisi

  • Sisanya dibiarkan berjalan dengan stop loss di break-even

Dengan cara ini, kamu mengunci sebagian profit tanpa mematikan potensi keuntungan lebih besar.

3. Gunakan Trailing Stop, Bukan Menghapus Stop Loss

Kesalahan fatal yang sering terjadi saat menang adalah menghapus stop loss karena “yakin market tidak akan berbalik”.

Sebaliknya:

  • Gunakan trailing stop

  • Geser stop loss mengikuti pergerakan harga

  • Lindungi profit yang sudah ada

Ini memungkinkan kamu tetap di dalam trade saat tren kuat, tetapi keluar otomatis jika market berbalik.

Psikologi Trading Saat Winning Streak

Money management bukan hanya soal angka, tapi juga psikologi.

Mengendalikan Overconfidence

Saat menang beruntun, otak manusia cenderung merasa “lebih pintar dari market”. Ini disebut recency bias—kita terlalu percaya bahwa kemenangan terakhir akan terus berulang.

Cara mengatasinya:

  • Tetap jurnal trading setiap hari

  • Evaluasi setiap trade, bukan hanya yang menang

  • Ingat bahwa winning streak pasti akan diikuti losing streak suatu saat

Menghindari Revenge Trading Terbalik

Banyak orang membahas revenge trading setelah kalah, tapi ada juga “revenge trading versi menang”—yaitu ingin membuktikan bahwa mereka bisa terus menang dengan ukuran posisi semakin besar.

Solusinya:

  • Tetapkan batas maksimal lot harian

  • Tetapkan batas maksimal profit harian

  • Jika sudah tercapai, berhenti trading untuk hari itu

Strategi Money Management Saat Akun Sedang Untung Besar

1. Pisahkan Profit dan Modal

Trader profesional sering menerapkan konsep:

  • Modal awal = dilindungi

  • Profit = yang boleh di-“risk-kan” lebih fleksibel

Misalnya:

  • Modal awal: Rp10 juta → tetap diperlakukan konservatif

  • Profit: Rp3 juta → boleh digunakan untuk strategi sedikit lebih agresif

Dengan cara ini, bahkan jika profit hilang, modal awal tetap aman.

2. Gunakan Sistem “House Money Effect” Secara Terukur

Dalam psikologi, house money effect berarti kita lebih berani mengambil risiko dengan uang yang kita anggap “bukan uang asli” (profit).

Boleh digunakan, tapi tetap terkontrol:

  • Misalnya menaikkan risk dari 1% menjadi 2% hanya pada profit, bukan seluruh akun

  • Jangan pernah mempertaruhkan seluruh akun hanya karena sedang menang

3. Tetapkan Target Equity dan Batas Drawdown

Sebelum trading, tentukan:

  • Target kenaikan equity (misalnya +10%)

  • Batas drawdown maksimal (misalnya -5%)

Jika sudah mencapai target, kamu bisa:

  • Mengurangi ukuran posisi

  • Trading lebih selektif

  • Atau bahkan istirahat beberapa hari

Manajemen Lot Saat Winning Streak

Banyak trader bingung: kapan menaikkan lot?

Pendekatan yang lebih aman:

  • Gunakan fixed fractional risk (misalnya 1% dari saldo)

  • Lot otomatis meningkat seiring pertumbuhan akun, bukan karena emosi

Contoh:

  • Saldo 10 juta → risk 1% = 100 ribu

  • Saldo naik jadi 12 juta → risk 1% = 120 ribu

Dengan cara ini, peningkatan lot terjadi secara alami dan terukur.

Kesalahan Umum Trader Saat Winning Streak

Beberapa jebakan yang harus dihindari:

  1. Meningkatkan lot terlalu cepat

  2. Mengabaikan stop loss

  3. Overtrading karena euforia

  4. Tidak mencatat jurnal trading

  5. Mengganti strategi yang sudah terbukti hanya karena terlalu percaya diri

Jika kamu merasa terlalu “nyaman” saat trading, itu sering justru tanda bahaya.

Checklist Money Management Saat Menang

Sebelum masuk trade saat sedang winning streak, tanyakan pada diri sendiri:

  • Apakah risk per trade masih sesuai aturan?

  • Apakah saya punya stop loss yang jelas?

  • Apakah saya trading karena sinyal atau karena emosi?

  • Apakah saya sudah mengamankan sebagian profit?

  • Apakah saya siap menerima loss meski sedang percaya diri?

Jika salah satu jawabannya “tidak”, lebih baik jangan masuk trade dulu.

Studi Kasus Singkat

Bayangkan dua trader:

Trader A (Tidak disiplin)

  • Menang 10 trade berturut-turut

  • Menaikkan lot dari 0.1 ke 1.0

  • Satu trade salah → akun hampir habis

Trader B (Disiplin)

  • Menang 10 trade berturut-turut

  • Tetap risk 1% per trade

  • Menggunakan trailing stop

  • Mengamankan sebagian profit

  • Akunnya tumbuh stabil, bukan meledak lalu hancur

Siapa yang lebih sukses jangka panjang? Jelas Trader B.

Kesimpulan: Menang Bukan Alasan untuk Ceroboh

Winning streak bukan tanda kamu “tak terkalahkan”. Justru di fase inilah disiplin diuji paling keras. Money management yang baik saat menang bukan hanya menjaga profit, tapi juga membangun kebiasaan profesional yang akan membuatmu bertahan lama di dunia trading.

Trading bukan soal sekali untung besar, tapi soal bertahan, konsisten, dan terus berkembang.


Banyak trader baru ingin langsung profit besar, tapi sering lupa bahwa kesuksesan trading dibangun di atas pemahaman yang benar tentang risk management, psikologi pasar, dan strategi yang teruji. Dengan mengikuti program edukasi trading yang terstruktur, kamu bisa belajar dari mentor berpengalaman, memahami cara membaca market dengan lebih tajam, serta membangun sistem trading yang disiplin dan berkelanjutan, bukan sekadar mengandalkan keberuntungan semata.

Jika kamu serius ingin meningkatkan kualitas tradingmu, memahami money management secara mendalam, dan menghindari kesalahan-kesalahan mahal yang sering dilakukan trader pemula, kamu bisa mulai belajar secara lebih profesional melalui program edukasi trading di www.didimax.co.id. Dengan bimbingan yang tepat, kamu tidak hanya bisa menikmati winning streak, tetapi juga tahu bagaimana menjaganya agar profit benar-benar menjadi milikmu dalam jangka panjang.