
NFP Momentum dan Dampaknya pada Pair Major: Penjelasan Lengkap
Dalam dunia trading forex, ada satu rilis data ekonomi yang setiap bulannya selalu dinantikan oleh trader dari seluruh dunia: Non-Farm Payrolls (NFP). Data ini memiliki kekuatan untuk menggerakkan pasar secara ekstrem, terutama pada pair major yang melibatkan US Dollar seperti EURUSD, GBPUSD, USDJPY, AUDUSD, USDCAD, dan lainnya. Ketika laporan NFP dirilis, volatilitas bisa mencapai puluhan hingga ratusan pip hanya dalam hitungan menit. Tidak heran jika banyak trader menyebut momentum NFP sebagai “waktu paling panas” dalam kalender ekonomi.
Meskipun banyak trader sudah mengetahui bahwa NFP dapat menggerakkan pasar dengan kuat, tidak semua memahami bagaimana dampaknya pada masing-masing pair major. Setiap pair memiliki karakteristik berbeda—dari sensitivitas terhadap USD, faktor fundamental lain yang memengaruhi pergerakannya, hingga respon historis terhadap rilis data tenaga kerja AS. Memahami karakteristik ini sangat penting agar trader bisa membuat keputusan yang lebih terarah dan menghindari jebakan volatilitas yang berlebihan.
Dalam artikel ini, kita akan membahas secara mendetail bagaimana momentum NFP bekerja, bagaimana data ini mempengaruhi pair major, strategi apa yang paling cocok untuk masing-masing pair, serta bagaimana mengelola risiko di tengah volatilitas ekstrem. Dengan pemahaman yang benar, trader bisa memanfaatkan momentum NFP bukan hanya sebagai momen “spekulasi”, tetapi sebagai peluang profit yang terukur dan profesional.
Mengapa NFP Sangat Mempengaruhi Pair Major?
US Dollar adalah mata uang yang digunakan dalam lebih dari 80% transaksi forex global. Ketika laporan tenaga kerja AS dirilis, pasar bereaksi cepat karena:
-
Data tenaga kerja memengaruhi kebijakan suku bunga Federal Reserve
-
USD menjadi ukuran kesehatan perekonomian global
-
Investor global menggunakan USD untuk lindung nilai
-
Pair major memiliki likuiditas tertinggi sehingga reaksi pasar lebih agresif
Karena faktor-faktor tersebut, hampir semua pair major akan merespons NFP dengan cara yang signifikan.
Dampak Momentum NFP pada Pair Major
Berikut penjelasan lengkap bagaimana NFP mempengaruhi pair utama.
1. EURUSD – Pair Major Paling Sensitif
EURUSD adalah pair yang paling banyak diperdagangkan, dan karenanya paling sensitif terhadap NFP.
Pengaruh utama NFP terhadap EURUSD:
Karakteristik pergerakan:
-
Spike awal sangat besar, bisa 30–60 pip
-
Setelah koreksi, biasanya muncul trend jangka pendek
-
EURUSD lebih mudah dianalisa karena tidak dibebani faktor komoditas
Strategi yang sering digunakan pada EURUSD adalah breakout dan retest, terutama setelah candle besar terbentuk.
2. GBPUSD – Volatilitas Tinggi karena Faktor Ganda
GBPUSD (Cable) terkenal sebagai pair yang agresif. Saat NFP, volatilitasnya hampir selalu lebih tinggi dibanding EURUSD.
Mengapa?
Karena GBPUSD digerakkan oleh dua fundamental besar:
-
Data ekonomi AS
-
Sentimen ekonomi Inggris
Efeknya:
-
Spike GBPUSD bisa mencapai 50–100 pip
-
Reversal lebih sering terjadi dibanding EURUSD
-
Price action lebih “liar” dan sering menembus support-resistance
Bagi trader yang kurang berpengalaman, GBPUSD saat NFP cukup berbahaya karena fluktuasinya yang ekstrem.
3. USDJPY – Dipengaruhi oleh Risk Sentiment Global
USDJPY berbeda dari EURUSD dan GBPUSD karena memiliki sensitivitas tinggi terhadap faktor global seperti:
-
Pergerakan yield obligasi AS
-
Sentimen risk-on atau risk-off
-
Kebijakan moneter Bank of Japan yang sangat longgar
Dampak NFP pada USDJPY:
-
Jika NFP sangat kuat, USDJPY bisa melesat naik jauh karena yield AS naik
-
Jika NFP buruk, pasar cenderung masuk ke aset safe haven seperti JPY
Namun USDJPY sering bergerak dengan pola yang lebih rapi dibanding GBPUSD, sehingga cocok untuk strategi trend-following.
4. AUDUSD – Dipengaruhi oleh Komoditas
AUDUSD memiliki reaksi unik terhadap NFP karena selain dipengaruhi oleh USD, pair ini juga sangat dipengaruhi oleh:
Efek NFP pada AUDUSD:
-
Spike biasanya lebih kecil dari GBPUSD
-
Setelah volatilitas awal, pergerakan cenderung stabil
-
AUDUSD sering membentuk pola retracement yang mudah dianalisa
Trader sering memanfaatkan retracement 50%–61.8% Fibonacci setelah spike NFP pada pair ini.
5. USDCAD – Pair yang Ditentukan oleh Dua Data Besar Hari NFP
USDCAD adalah pair istimewa saat NFP karena Kanada juga merilis data tenaga kerja di waktu yang sangat berdekatan dengan AS.
Hasilnya:
-
Volatilitas USDCAD lebih sulit diprediksi
-
Jika data AS positif dan data Kanada negatif, USDCAD bisa melonjak kuat
-
Jika kedua data bertolak belakang, pair bisa whipsaw (loncat-loncat naik-turun)
USDCAD adalah pair yang paling berisiko saat NFP bagi trader pemula.
6. USDCHF – Pair dengan Gerakan Lebih Kalem
USDCHF cenderung bergerak lebih tenang dibanding pair lainnya karena CHF adalah safe haven yang stabil.
Karakteristik:
USDCHF sering dipilih oleh trader yang ingin meminimalkan risiko saat NFP.
Fase Pergerakan Pair Major Selama NFP
Agar lebih aman, penting memahami pola umum pergerakan:
1. Fase Spike (0–1 menit)
Hampir semua pair akan bergerak sangat agresif. Spread melebar dan slippage tinggi.
Tidak dianjurkan untuk entry.
2. Fase Koreksi (1–5 menit)
Harga biasanya kembali sebagian dari spike awal. Banyak trader memanfaatkan fase ini untuk scalping.
3. Fase Tren (5 menit – beberapa jam)
Tren utama mulai terbentuk berdasarkan sentimen aktual pasar.
Fase terbaik untuk entry dengan aman, terutama bagi swing trader.
Strategi Aman Berdasarkan Pair Major
Berikut strategi berbasis karakter pair:
EURUSD
-
Ideal untuk breakout & retest
-
Gunakan timeframe M5 – M15 untuk konfirmasi
-
Hindari entry detik pertama
GBPUSD
USDJPY
-
Cocok untuk trend-following
-
Perhatikan yield obligasi AS
-
Tunggu arah jelas sebelum entry
AUDUSD
USDCAD
-
Hindari trading di menit pertama
-
Analisa juga data tenaga kerja Kanada
-
Waspadai pergerakan tidak normal
USDCHF
Kesalahan Umum Trader saat Menghadapi Pair Major di NFP
Hampir semua trader pemula pernah melakukan kesalahan berikut:
-
Entry sebelum data keluar
-
Menggunakan lot besar karena tergiur volatilitas
-
Menebak arah tanpa analisa
-
Terjebak spread melebar
-
Masuk posisi pada candle spike
-
Tidak memasang stop loss
-
Overtrading setelah profit awal
Dengan memahami karakter volatilitas NFP, kesalahan-kesalahan ini bisa dihindari.
Kesimpulan: NFP adalah Momentum Besar yang Harus Dipahami dengan Benar
Pair major merespons data NFP dengan cara yang berbeda, mulai dari gerakan agresif GBPUSD, pola rapi USDJPY, hingga volatilitas unik USDCAD. Tidak ada pair yang benar-benar “terbaik”—semuanya tergantung pada gaya trading, toleransi risiko, dan kemampuan membaca momentum.
Jika Anda memahami karakter masing-masing pair dan tahu fase mana yang aman untuk entry, momentum NFP bisa menjadi peluang profit luar biasa yang rutin muncul setiap bulan. Namun jika Anda asal masuk tanpa memahami volatilitas, NFP bisa menjadi penyebab kerugian besar dalam waktu singkat.
Pada era trading modern, kemampuan membaca perilaku pair major selama NFP adalah keterampilan penting yang membedakan trader profesional dari pemula. Jika Anda ingin memperdalam pemahaman analisa fundamental, membaca momentum NFP, serta memahami strategi terbaik untuk EURUSD, GBPUSD, USDJPY, AUDUSD, dan pair lainnya, Anda bisa belajar langsung melalui program edukasi Didimax. Semua materi disusun sistematis dengan panduan yang mudah diikuti meskipun Anda masih pemula.
Kunjungi www.didimax.co.id untuk bergabung dalam kelas edukasi, webinar, dan bimbingan langsung dari mentor berpengalaman. Jangan lewatkan kesempatan untuk meningkatkan keahlian trading Anda dan memanfaatkan momen volatilitas besar seperti NFP dengan cara yang lebih aman, profesional, dan terarah.