Pair Major vs Cross Pair: Mana Lebih Menjanjikan di Tahun 2026?

Dalam dunia forex, trader sering dihadapkan pada satu pertanyaan sederhana, namun sangat menentukan arah perjalanan trading mereka: lebih baik trading pair major atau cross pair?
Pertanyaan ini semakin relevan menjelang 2026, ketika dinamika global — mulai dari kebijakan bank sentral, ketidakpastian ekonomi, hingga perkembangan teknologi finansial — membuat pasar bergerak lebih cepat, lebih fluktuatif, dan lebih kompetitif.
Memahami karakter masing-masing jenis pair bukan hanya soal “mana yang profitnya paling besar”, tetapi tentang:
-
bagaimana risiko dikelola
-
bagaimana volatilitas dimanfaatkan
-
bagaimana strategi disesuaikan dengan kondisi market
Mari kita bedah lebih dalam.
Apa Itu Pair Major?
Pair major adalah pasangan mata uang yang selalu melibatkan USD (Dollar Amerika) dan digabungkan dengan mata uang utama lainnya seperti:
-
EUR/USD
-
GBP/USD
-
USD/JPY
-
USD/CHF
-
AUD/USD
-
NZD/USD
-
USD/CAD
Kenapa disebut major?
Karena:
-
USD adalah mata uang cadangan dunia.
-
Hampir semua transaksi global melibatkan USD.
-
Likuiditasnya sangat besar, sehingga mudah masuk dan keluar market.
Kelebihan Pair Major
1. Likuiditas Tinggi
Volume transaksi besar berarti:
Ini cocok untuk trader scalping, intraday, hingga swing.
2. Analisis Lebih Mudah
News, analisis, dan data fundamental terkait pair major sangat melimpah:
-
rilis data ekonomi AS
-
kebijakan The Fed
-
laporan inflasi
-
employment data
Sehingga trader lebih mudah mendapatkan gambaran arah pasar.
3. Volatilitas Stabil
Walaupun tetap berisiko, pair major relatif lebih terukur dibanding beberapa cross pair. Pergerakan yang rapi membuat trader lebih nyaman menggunakan:
-
support — resistance
-
trendline
-
moving average
-
breakout strategy
Kekurangan Pair Major
Namun bukan berarti tanpa kelemahan.
-
Potensi profit per movement bisa lebih kecil
Karena pergerakannya sering lebih “rapi” dan terkendali.
-
Terlalu dipengaruhi faktor USD
Kadang semua pair major bergerak searah karena dampak berita USD,
sehingga portofolio kurang terdiversifikasi.
-
Persaingan ketat
Banyak trader profesional bermain di sini, sehingga market sering “terasa” lebih teknis.
Apa Itu Cross Pair?
Cross pair adalah pasangan mata uang tanpa USD, misalnya:
-
EUR/JPY
-
GBP/JPY
-
EUR/GBP
-
AUD/JPY
-
EUR/AUD
Cross pair sering kali mencerminkan hubungan ekonomi antarnegara tanpa melibatkan dolar secara langsung.
Kelebihan Cross Pair
1. Volatilitas Lebih Besar
Banyak cross pair — khususnya yang melibatkan JPY atau GBP — memiliki gerakan panjang dalam waktu singkat.
Ini membuka peluang:
2. Diversifikasi
Karena tidak selalu bergerak mengikuti USD:
cross pair sering menawarkan peluang alternatif.
3. Reaksi Unik terhadap Berita
Misalnya:
Trader bisa fokus pada negara tertentu dan memanfaatkan momentum.
Kekurangan Cross Pair
Namun, risiko juga meningkat.
-
Spread Lebih Lebar
Biaya trading bisa lebih besar.
-
Pergerakan Kadang “Liar”
Tiba-tiba spike panjang, lalu koreksi tajam — sering menjebak.
-
Tidak Cocok untuk Pemula
Dibutuhkan pemahaman kuat tentang:
-
korelasi antar mata uang
-
perilaku bank sentral
-
manajemen risiko ketat
Tahun 2026: Faktor Apa yang Akan Mempengaruhi Pair?
Memasuki 2026, ada beberapa tren besar yang perlu diperhatikan:
1. Kebijakan Bank Sentral
Perubahan suku bunga akan menjadi motor utama pergerakan:
-
The Fed (AS)
-
ECB (Eropa)
-
BOJ (Jepang)
-
BOE (Inggris)
-
RBA (Australia)
Setiap perubahan kebijakan kemungkinan memicu:
2. Ketidakpastian Ekonomi Global
Isu seperti:
akan memperkuat dominasi pair tertentu, terutama:
3. Teknologi & Akses Trading
Dengan semakin cepatnya informasi:
Trader tanpa strategi jelas akan cepat tersapu.
Jadi, Mana Lebih Menjanjikan: Major atau Cross Pair?
Jawabannya: tergantung gaya trading, pengalaman, dan psikologi Anda.
Pair Major Cocok Jika:
✔ Anda pemula
✔ Anda butuh lingkungan market yang lebih “ramah”
✔ Anda ingin spread rendah
✔ Anda lebih nyaman analisis teknikal + fundamental sederhana
Contoh ideal:
Cross Pair Cocok Jika:
✔ Anda sudah berpengalaman
✔ Anda siap menghadapi volatilitas besar
✔ Anda punya sistem manajemen risiko kuat
✔ Anda mencari peluang trend panjang
Contoh populer:
Strategi Umum untuk 2026
Berikut beberapa pendekatan yang bisa dipertimbangkan:
1. Kombinasikan, Jangan Fanatik Satu Jenis
Gunakan major untuk:
-
latihan
-
entry lebih tenang
-
membangun konsistensi
Gunakan cross pair untuk:
2. Selalu Gunakan Risk Management
Aturan dasar yang tidak boleh dilanggar:
3. Ikuti Kalender Ekonomi
Karena news besar bisa mengguncang:
-
Non-Farm Payroll
-
CPI (inflasi)
-
suku bunga
-
GDP
Pastikan Anda tahu kapan market berpotensi bergerak besar.
Penutup: Pilihan Ada di Tangan Trader
Baik pair major maupun cross pair sama-sama menjanjikan — jika digunakan dengan strategi yang tepat.
Di tahun 2026, yang paling menentukan bukan hanya pilihan pair, tetapi:
Trader yang memahami karakter market akan selalu memiliki peluang.
Di dunia trading, belajar dari mentor dan komunitas yang tepat akan mempercepat proses pemahaman, terutama saat menghadapi pair major dan cross pair yang dinamis. Jika Anda ingin memperdalam analisis, memahami strategi yang lebih terstruktur, sekaligus belajar langsung dari para praktisi, Anda bisa mengikuti program edukasi trading yang disediakan oleh Didimax melalui website resminya: www.didimax.co.id. Materi pembelajaran disusun bertahap — dari dasar hingga advance — sehingga bisa menyesuaikan kebutuhan Anda.
Selain itu, melalui edukasi yang terarah, Anda tidak hanya belajar cara mencari peluang, tetapi juga bagaimana melindungi modal, membaca psikologi market, dan mengembangkan sistem trading yang realistis untuk jangka panjang. Bergabunglah, perluas wawasan, dan siapkan diri menghadapi peluang forex di tahun 2026 dengan lebih percaya diri bersama program edukasi di www.didimax.co.id.