Pusat Edukasi

Rumah Pusat Edukasi Belajar Forex Pusat Edukasi Gratis Pair untuk Scalping vs Swing: Rekomendasi di Awal 2026

Pair untuk Scalping vs Swing: Rekomendasi di Awal 2026

by Muhammad

Pair untuk Scalping vs Swing: Rekomendasi di Awal 2026

Di dunia trading forex, setiap trader punya “gaya bertarung” masing-masing. Ada yang suka cepat — masuk dan keluar dalam hitungan menit — dan ada juga yang lebih nyaman menunggu peluang besar selama berhari-hari bahkan berminggu-minggu.

Dua pendekatan populer itu dikenal sebagai scalping dan swing trading.
Keduanya sama-sama bisa menghasilkan profit — tetapi hanya jika dipadukan dengan pair yang tepat.

Memasuki awal 2026, volatilitas pasar, arah kebijakan bank sentral, hingga dinamika ekonomi global semakin menarik. Bukan hanya soal “strategi apa yang digunakan”, tetapi pasangan mata uang mana yang paling cocok untuk tiap strategi.

Artikel ini akan membahas:

  • perbedaan mendasar scalping vs swing

  • kriteria memilih pair terbaik untuk masing-masing

  • rekomendasi pair potensial di awal 2026

  • tips praktis agar lebih konsisten

Mari kita bahas pelan-pelan.


Scalping vs Swing — Mana yang Cocok Buat Kamu?

1. Scalping

Scalping adalah strategi yang menargetkan profit kecil tetapi sering, biasanya:

  • hold posisi: 1–15 menit

  • target: 5–20 pips

  • entry berulang berkali-kali

Ciri scalper yang sukses:

  • disiplin eksekusi

  • cepat mengambil keputusan

  • nyaman dengan frekuensi trading tinggi

  • tidak serakah

Karena bermain di timeframe kecil, scalper membutuhkan:

✔ spread rendah
✔ likuiditas tinggi
✔ pergerakan stabil
✔ eksekusi cepat

Kesalahan kecil saja bisa langsung menggerus akun.


2. Swing Trading

Swing trading menargetkan pergerakan yang lebih besar:

  • hold posisi: beberapa hari hingga minggu

  • target: 80–300 pips

  • fokus pada tren jangka menengah

Swing trader biasanya:

  • lebih sabar

  • mengandalkan kombinasi teknikal + fundamental

  • siap menghadapi retracement

Swing trader tidak butuh frekuensi entry tinggi, namun butuh:

✔ pair yang membentuk tren jelas
✔ konsistensi arah
✔ volatilitas sehat (tidak “flat”)


Kriteria Pair yang Cocok untuk Scalping

Untuk scalping, bukan semua pair ramah pemula. Idealnya pilih:

1️⃣ Spread sangat rendah
2️⃣ Liquid — market aktif hampir 24 jam
3️⃣ Gerak rapi, tidak terlalu liar

Mari lihat beberapa kandidat.

EURUSD — Raja untuk Scalping

Kenapa populer?

  • spread rendah

  • volatilitas stabil

  • banyak setup teknikal terbentuk jelas

EURUSD juga sangat dipengaruhi news makro seperti FOMC, ECB, inflasi, dan data tenaga kerja. Untuk scalper, hindari entry saat news besar rilis — karena spread bisa melebar.


GBPUSD — Menarik tapi Butuh Kontrol Emosi

GBPUSD:

✔ pergerakan lebih agresif
✔ cepat mencapai target

Namun:

✘ butuh money management lebih ketat
✘ stop loss sering tersentuh jika terlalu sempit

Cocok untuk scalper yang sudah punya pengalaman.


USDJPY — Responsif terhadap Kebijakan Bank Sentral

USDJPY sering bergerak kuat karena:

  • kebijakan Bank of Japan

  • perbedaan suku bunga AS–Jepang

Pergerakannya cukup rapi, cocok untuk:

✔ breakout strategy
✔ pullback scalping

Namun saat intervensi bank sentral, pergerakan bisa sangat liar — wajib hati-hati.


Kriteria Pair yang Cocok untuk Swing Trading

Swing trader lebih fokus pada:

✔ tren panjang
✔ fundamental kuat
✔ pola harga besar

Berikut kandidat menarik awal 2026.

EURJPY — Tren Jangka Menengah yang Sering Kuat

EURJPY sering membentuk:

  • uptrend panjang

  • retracement terukur

Dipengaruhi oleh:

  • kebijakan suku bunga Eropa

  • stabilitas ekonomi Jepang

Untuk swing:

✔ cocok gunakan timeframe H4 – Daily
✔ kombinasi support-resistance + Fibo efektif


GBPJPY — Volatil tapi Menguntungkan

Dikenal sebagai “the beast” — karena volatilitasnya tinggi.

Keunggulan:

✔ potensi profit besar
✔ tren kuat saat momentum terbentuk

Risiko:

✘ butuh stop loss lebih lebar
✘ tidak cocok untuk akun sangat kecil

Swing trader sebaiknya:

  • gunakan risk 1–2%

  • hindari membuka posisi terlalu besar

  • disiplin pada rencana


AUDUSD — Dipengaruhi Komoditas dan Sentimen Global

AUDUSD sensitif terhadap:

  • harga emas & komoditas

  • ekonomi China

  • kebijakan RBA

Pergerakannya lebih “halus”, cocok untuk:

✔ trader yang tidak suka volatil berlebihan
✔ strategi trend-following jangka menengah


Kesalahan Umum Saat Memilih Pair

Banyak trader gagal bukan karena salah strategi — tapi karena:

❌ memilih pair terlalu liar untuk modal kecil
❌ trading semua pair sekaligus
❌ tidak memahami karakter pair
❌ entry saat news besar tanpa rencana
❌ meniru rekomendasi orang lain tanpa analisis

Ingat:

Strategi bagus + pair salah = tetap kalah.
Strategi sederhana + pair tepat = bisa konsisten.


Tips Praktis untuk Awal 2026

Beberapa panduan sederhana:

🔹 Untuk Scalper

  • fokus maksimal 1–2 pair

  • hindari news besar

  • gunakan SL wajib

  • target realistis, jangan kejar pasar

Pair rekomendasi utama:

⭐ EURUSD
⭐ USDJPY


🔹 Untuk Swing Trader

  • analisis tren di Daily dulu

  • entry di H4 / H1 saat pullback

  • perhatikan news makro besar

  • gunakan jurnal trading

Pair rekomendasi utama:

⭐ EURJPY
⭐ GBPJPY
⭐ AUDUSD


Jadi, Mana yang Sebaiknya Kamu Pilih?

Jika kamu:

👉 tidak sabaran, suka hasil cepat → Scalping
👉 suka analisis, tahan menunggu → Swing Trading

Tidak ada yang paling benar — yang ada:

✔ mana yang cocok dengan psikologi
✔ mana yang sesuai modal
✔ mana yang bisa kamu jalani konsisten

Yang penting, jangan asal ikut-ikutan.


Di tahap ini, yang paling dibutuhkan trader bukan cuma signal — tapi pemahaman menyeluruh tentang pair, strategi, risiko, dan psikologi trading.

Kalau kamu ingin belajar lebih terstruktur, mendalam, dan dibimbing langsung oleh mentor berpengalaman, kamu bisa mengikuti program edukasi trading gratis yang disediakan oleh Didimax. Materinya mulai dari dasar sampai advanced — termasuk cara memilih pair sesuai gaya trading, manajemen risiko, dan teknik entry yang lebih terukur.

Gabung sekarang melalui website resmi www.didimax.co.id, dan manfaatkan kesempatan belajar langsung bersama komunitas trader aktif dari seluruh Indonesia. Dengan bekal edukasi yang tepat, keputusan tradingmu akan lebih matang, dan peluang profit menjadi jauh lebih terkontrol.