Pusat Edukasi

Rumah Pusat Edukasi Belajar Forex Pusat Edukasi Gratis Strategi Breakout Retest untuk Emas

Strategi Breakout Retest untuk Emas

by Rizka

Strategi Breakout Retest untuk Emas

Trading emas (XAUUSD) dikenal sebagai salah satu instrumen favorit trader di seluruh dunia. Volatilitas yang tinggi, likuiditas besar, serta pengaruh kuat dari sentimen global menjadikan emas sangat menarik untuk diperdagangkan, baik oleh trader jangka pendek maupun jangka menengah. Namun, volatilitas tinggi juga berarti risiko besar jika tidak diimbangi dengan strategi yang matang dan disiplin eksekusi.

Salah satu strategi yang cukup populer, relatif objektif, dan banyak digunakan oleh trader profesional adalah strategi breakout retest. Strategi ini sangat cocok diterapkan pada emas karena karakter pergerakannya yang sering membentuk level-level teknikal kuat sebelum bergerak signifikan. Artikel ini akan membahas secara lengkap konsep, logika, langkah teknis, manajemen risiko, hingga kesalahan umum dalam menerapkan strategi breakout retest untuk emas.


Memahami Karakter Pergerakan Emas

Sebelum masuk ke strategi, penting untuk memahami karakteristik pergerakan emas. Emas cenderung bergerak impulsif saat dipicu oleh berita fundamental besar seperti data inflasi AS, suku bunga The Fed, konflik geopolitik, atau krisis ekonomi global. Namun di luar momen tersebut, emas sering bergerak dalam fase konsolidasi, membentuk area support dan resistance yang jelas.

Karakter inilah yang membuat emas sangat ideal untuk strategi breakout. Ketika harga berhasil menembus area konsolidasi yang kuat, potensi pergerakan lanjutan biasanya cukup besar. Namun, tidak semua breakout langsung berlanjut. Banyak trader pemula terjebak false breakout karena masuk terlalu cepat tanpa konfirmasi tambahan. Di sinilah konsep retest menjadi sangat penting.


Apa Itu Strategi Breakout Retest?

Strategi breakout retest adalah pendekatan trading yang menunggu harga menembus level penting (breakout), lalu kembali menguji ulang level tersebut (retest) sebelum melanjutkan pergerakan sesuai arah breakout. Dalam konteks emas:

  • Breakout terjadi ketika harga menembus area support atau resistance yang signifikan.

  • Retest terjadi saat harga kembali mendekati level yang ditembus tadi dan menunjukkan reaksi (pantulan) sebelum melanjutkan tren.

Strategi ini membantu trader masuk pasar dengan risiko lebih terukur dan probabilitas lebih tinggi dibandingkan entry saat breakout pertama kali terjadi.


Mengapa Breakout Retest Lebih Aman untuk Trading Emas?

Banyak trader mengalami kerugian karena masuk pasar tepat saat candle breakout terbentuk. Pada emas, pergerakan seperti ini sering disertai lonjakan spread, volatilitas tinggi, dan manipulasi harga jangka pendek. Dengan menunggu retest, trader mendapatkan beberapa keuntungan:

  1. Konfirmasi Validitas Breakout
    Retest membantu memastikan bahwa breakout tersebut bukan sekadar fake breakout.

  2. Entry Lebih Presisi
    Trader bisa masuk lebih dekat ke level support/resistance baru, sehingga stop loss bisa lebih kecil.

  3. Risk Reward Lebih Ideal
    Dengan risiko yang lebih terkontrol, potensi rasio risk-reward menjadi lebih menarik.

  4. Mengurangi Trading Emosional
    Menunggu retest melatih kesabaran dan disiplin, dua faktor penting dalam trading emas.


Timeframe Ideal untuk Breakout Retest Emas

Strategi breakout retest dapat diterapkan di berbagai timeframe, namun untuk emas, beberapa timeframe yang umum digunakan adalah:

  • H1 dan H4: Cocok untuk swing trading dan intraday yang lebih tenang.

  • M15 dan M30: Cocok untuk intraday trading dengan frekuensi lebih sering.

  • Daily: Cocok untuk trader jangka menengah yang ingin memanfaatkan pergerakan besar.

Bagi trader pemula, disarankan memulai dari timeframe H1 atau H4 karena sinyalnya lebih bersih dan tidak terlalu banyak noise.


Langkah-Langkah Strategi Breakout Retest untuk Emas

1. Identifikasi Area Kunci

Langkah pertama adalah menandai area support dan resistance yang jelas. Area ini biasanya terlihat dari:

  • Harga berkali-kali tertahan di level yang sama

  • Konsolidasi harga dalam range tertentu

  • High dan low signifikan sebelumnya

Gunakan garis horizontal, bukan satu titik harga, karena emas sering bereaksi pada area, bukan angka pasti.


2. Tunggu Breakout yang Valid

Breakout dianggap valid jika:

  • Candle ditutup jelas di atas resistance (untuk buy) atau di bawah support (untuk sell)

  • Breakout didukung oleh momentum yang cukup (candle body besar, bukan sekadar spike)

  • Lebih baik lagi jika breakout terjadi searah tren besar

Hindari entry hanya karena harga “menyentuh” level. Fokus pada penutupan candle.


3. Tunggu Harga Melakukan Retest

Setelah breakout, bersabarlah menunggu harga kembali ke area yang ditembus. Pada fase ini:

  • Resistance lama berpotensi berubah menjadi support

  • Support lama berpotensi berubah menjadi resistance

Retest bisa terjadi sekali atau beberapa kali. Tidak semua breakout akan langsung retest, jadi penting menerima bahwa tidak semua peluang harus diambil.


4. Cari Konfirmasi Entry

Saat harga berada di area retest, cari konfirmasi tambahan seperti:

  • Candlestick reversal (pin bar, engulfing, rejection)

  • Reaksi harga yang menolak menembus kembali area lama

  • Struktur higher low (untuk buy) atau lower high (untuk sell)

Konfirmasi ini membantu meningkatkan probabilitas keberhasilan.


5. Tentukan Stop Loss dan Take Profit

Manajemen risiko adalah kunci utama dalam trading emas.

  • Stop Loss
    Letakkan stop loss sedikit di bawah area support baru (untuk buy) atau di atas resistance baru (untuk sell).

  • Take Profit
    Targetkan level resistance/support berikutnya atau gunakan rasio risk-reward minimal 1:2.

Dengan pendekatan ini, satu posisi profit bisa menutup beberapa posisi loss.


Contoh Skenario Buy Breakout Retest Emas

Bayangkan harga emas bergerak sideways di area 1980–2000. Setelah beberapa kali gagal menembus 2000, akhirnya candle H1 ditutup kuat di atas 2000. Ini menandakan breakout resistance.

Alih-alih langsung buy, trader menunggu harga turun kembali ke area 2000–1995. Di area ini muncul candle rejection dengan ekor bawah panjang. Ini menjadi sinyal bahwa area tersebut kini berfungsi sebagai support.

Trader kemudian melakukan buy dengan stop loss di bawah area support dan take profit di area resistance berikutnya, misalnya 2030 atau 2050.


Kesalahan Umum dalam Strategi Breakout Retest

Meskipun terlihat sederhana, banyak trader gagal menerapkan strategi ini karena beberapa kesalahan berikut:

  1. Masuk Terlalu Cepat Tanpa Retest

  2. Mengabaikan Tren Besar

  3. Stop Loss Terlalu Ketat

  4. Tidak Sabar Menunggu Konfirmasi

  5. Overtrading di Semua Breakout

Disiplin dan konsistensi jauh lebih penting dibandingkan frekuensi entry.


Peran Psikologi dalam Breakout Retest

Strategi breakout retest menuntut kesabaran tinggi. Banyak trader merasa “ketinggalan kereta” saat melihat harga bergerak cepat setelah breakout. Padahal, tidak masuk pasar juga merupakan keputusan trading.

Trader yang sukses memahami bahwa peluang akan selalu ada. Fokus utama adalah menjaga modal dan menunggu setup berkualitas, bukan sekadar sering masuk market.


Menggabungkan Breakout Retest dengan Fundamental Emas

Hasil strategi breakout retest akan lebih optimal jika dikombinasikan dengan pemahaman fundamental. Misalnya:

  • Breakout resistance terjadi menjelang rilis data inflasi AS

  • Retest terjadi setelah volatilitas awal mereda

Dengan kombinasi teknikal dan fundamental, trader bisa lebih percaya diri dalam mengambil posisi.


Strategi breakout retest untuk emas bukanlah strategi instan yang menjanjikan profit cepat, tetapi pendekatan yang realistis, terukur, dan cocok untuk membangun konsistensi jangka panjang. Dengan memahami struktur market, menunggu konfirmasi, serta menerapkan manajemen risiko yang disiplin, trader memiliki peluang lebih besar untuk bertahan dan berkembang di pasar emas yang dinamis.

Jika Anda ingin mempelajari strategi breakout retest emas secara lebih terstruktur, lengkap dengan pendampingan mentor, analisa market harian, serta pemahaman psikologi trading, mengikuti program edukasi trading yang tepat adalah langkah yang sangat bijak. Di program edukasi trading Didimax, Anda tidak hanya belajar teori, tetapi juga praktik langsung sesuai kondisi market nyata.

Melalui https://didimax.co.id/, Anda bisa mengakses berbagai program edukasi trading yang dirancang untuk membantu trader pemula hingga berpengalaman agar lebih disiplin, terarah, dan konsisten. Dengan bimbingan yang tepat, strategi breakout retest emas tidak hanya menjadi konsep di chart, tetapi bisa Anda terapkan secara percaya diri dalam perjalanan trading Anda.