Pusat Edukasi

Rumah Pusat Edukasi Belajar Forex Pusat Edukasi Gratis Strategi Menggunakan Candle Berurutan Bullish/Bearish

Strategi Menggunakan Candle Berurutan Bullish/Bearish

by Rizka

Strategi Menggunakan Candle Berurutan Bullish/Bearish

Dalam dunia trading, khususnya pada instrumen forex, pola pergerakan harga selalu meninggalkan jejak melalui bentuk dan susunan candlestick. Dari sekian banyak pendekatan yang digunakan trader dalam melakukan analisis teknikal, salah satu yang paling mudah dipahami namun sangat efektif adalah strategi berbasis candle berurutan bullish atau bearish. Strategi ini mengandalkan pembacaan momentum pasar melalui rangkaian candlestick yang searah — baik naik maupun turun — untuk mengidentifikasi potensi kesinambungan tren atau kemungkinan pembalikan arah.

Meskipun tampak sederhana, penerapan strategi ini membutuhkan pemahaman mendalam mengenai konteks pasar, karakteristik tren, struktur harga, hingga perilaku buyer dan seller pada setiap sesi. Pola candle berurutan tidak hanya menceritakan apa yang terjadi saat ini, tetapi juga menggambarkan kekuatan di balik pergerakan tersebut. Artikel ini akan mengupas secara detail bagaimana membaca, memahami, dan memanfaatkan candle berurutan dalam trading, serta bagaimana mengintegrasikannya dengan manajemen risiko dan konfirmasi tambahan untuk meningkatkan probabilitas keberhasilan.


Memahami Candle Berurutan: Fondasi Utama Analisis Momentum

Candle berurutan bullish atau bearish adalah susunan candlestick dengan body yang bergerak searah secara berkelanjutan tanpa banyak gangguan dari pihak lawan. Misalnya, jika tiga hingga enam candle berturut-turut ditutup bullish (lebih tinggi dari pembukaan), ini menunjukkan tekanan beli yang kuat. Sebaliknya, rangkaian candle bearish menandakan dominasi seller.

Namun, panjang-pendeknya body, keberadaan shadow, dan posisi relatif candle-candle tersebut terhadap support dan resistance berperan besar dalam menilai seberapa kuat momentum tersebut. Dua candle bullish berurutan dengan body besar lebih berharga daripada lima candle bullish kecil berderet yang menunjukkan pelemahan tenaga buyer.

Faktor teknikal penting yang perlu diperhatikan:

  1. Ukuran body candle – Body panjang menunjukkan impuls kuat.

  2. Shadow atas/bawah – Shadow panjang sering mengindikasikan ketidakpastian atau penolakan harga.

  3. Lokasi candle dalam struktur pasar – Candle berurutan pada area breakout memiliki signifikansi lebih besar.

  4. Volume transaksi (jika tersedia) – Volume meningkat mendukung validitas momentum.

Memahami karakteristik ini membantu trader menghindari sinyal palsu dan hanya fokus pada momentum yang valid.


Mengidentifikasi Market Structure dengan Candle Berurutan

Rangkaian candle berurutan sangat berkaitan dengan market structure atau struktur pasar. Ada tiga kondisi utama yang umumnya dijumpai:

1. Trending Market

Pada tren naik (uptrend), candle bullish berurutan biasanya muncul setelah harga melakukan pullback. Rambatan candle ini mengindikasikan buyer kembali menguasai pasar dan siap melanjutkan kenaikan. Pada tren turun, candle bearish berurutan menjadi sinyal kuat kelanjutan dominasi seller.

2. Sideways / Ranging Market

Dalam kondisi sideways, candle berurutan biasanya lebih pendek dan tidak kuat menembus area batas range. Trader harus berhati-hati karena candle berurutan di dalam range sering menipu; momentum bisa melemah sebelum mencapai resistance/support.

3. Breakout Market

Breakout yang valid sering kali ditandai dengan 2–3 candle berurutan ber-body besar yang menembus support atau resistance. Ini adalah sinyal momentum murni di mana buyer atau seller melakukan penetrasi agresif untuk membawa harga ke level baru.

Salah satu kesalahan umum pemula adalah menganggap semua candle berurutan sebagai sinyal kuat. Padahal, konteks struktur harga adalah faktor utama yang menentukan apakah momentum tersebut layak diikuti atau tidak.


Teknik Entry Menggunakan Candle Bullish/Bearish Berurutan

Berikut beberapa pendekatan entry yang umum digunakan trader profesional:

1. Entry Buy Setelah 2–3 Candle Bullish Berurutan

Pendekatan ini dilakukan ketika Anda melihat minimal dua candle bullish berderet, dengan body yang jelas dan tidak terlalu banyak shadow. Biasanya trader menunggu retracement kecil untuk entry, sehingga tidak membeli di puncak impuls.

2. Entry Sell Setelah 2–3 Candle Bearish Berurutan

Sama seperti teknik buy, hanya saja arahnya berlawanan. Momentum turun yang terkonfirmasi dapat memberikan risk-to-reward yang baik jika diikuti dengan manajemen posisi yang tepat.

3. Entry Breakout Lanjutan

Ketika candle berurutan menembus area kunci, entry dapat dilakukan pada penutupan candle breakout atau pada retest level yang ditembus—mana yang lebih sesuai dengan gaya trading Anda.

4. Entry Saat Pullback dalam Tren

Jika tren sudah terbentuk kuat, candle berurutan sering menjadi tanda akhir dari pullback. Entry dilakukan saat candle pertama impuls setelah pullback selesai.

Pendekatan ini sangat fleksibel dan dapat diterapkan di berbagai time frame, mulai dari M15 hingga Daily, tergantung preferensi dan profil risiko trader.


Manajemen Risiko dalam Strategi Candle Berurutan

Tidak ada strategi yang memiliki win rate 100%, termasuk strategi berbasis candle berurutan. Karena itu, manajemen risiko menjadi pilar utama agar hasil trading tetap konsisten dalam jangka panjang.

Beberapa prinsip penting:

  1. Tetapkan Stop Loss Berdasarkan Struktur Pasar
    Letakkan SL di bawah low candle terakhir untuk buy atau di atas high candle terakhir untuk sell, atau pada area support/resistance terdekat.

  2. Gunakan Risk-to-Reward Minim 1:2 atau 1:3
    Momentum candle berurutan biasanya memberi peluang pergerakan lanjutan yang cukup besar sehingga potensi reward lebih tinggi.

  3. Hindari Entry Saat Harga Sudah Terlalu Ekstrem
    Jika candle sudah terlalu panjang dan berada jauh dari EMA atau struktur harga, risiko pullback besar meningkat.

  4. Kombinasikan dengan Volume atau Indikator Momentum
    Tambahan indikator seperti RSI atau MACD bisa membantu mengonfirmasi apakah momentum masih kuat atau mulai melemah.

Dengan disiplin pada risiko, strategi ini dapat memberikan hasil konsisten meskipun tidak setiap setup berujung profit.


Kesalahan Umum Trader dalam Menggunakan Candle Berurutan

Beberapa kekeliruan yang sering dilakukan trader antara lain:

  • Memaksakan entry hanya karena melihat 2 candle berurutan tanpa memeriksa struktur pasar.

  • Tidak menunggu konfirmasi penutupan candle sehingga terjebak fake momentum.

  • Entry pada area jenuh beli/jenuh jual.

  • Menempatkan SL terlalu dekat sehingga mudah tersentuh noise.

  • Tidak mempertimbangkan sesi pasar (terutama saat volatilitas rendah).

Menghindari kesalahan tersebut akan meningkatkan kualitas setiap setup trading berbasis candle.


Penutup

Strategi menggunakan candle berurutan bullish/bearish adalah metode analisis momentum yang sederhana namun sangat efektif jika diterapkan dengan benar. Melalui pembacaan struktur harga, konfirmasi tren, serta manajemen risiko yang disiplin, trader dapat memanfaatkan pergerakan harga yang sedang intens untuk mendapatkan peluang profit yang konsisten. Kuncinya terletak pada konteks — bukan sekadar jumlah candle.


Kini saatnya Anda memperdalam strategi ini dengan bimbingan yang lebih terarah. Jika Anda ingin belajar langsung teknik membaca momentum, struktur pasar, dan cara menggabungkan strategi candle berurutan dengan pengalaman real market, Anda dapat bergabung dalam program edukasi trading Didimax. Pembelajaran diberikan secara terstruktur, lengkap dengan praktik live market sehingga Anda tidak hanya memahami teori, tetapi juga mengetahui cara menerapkannya dalam kondisi pasar sesungguhnya.

Didimax menyediakan mentor berpengalaman, analisa harian, bimbingan trading, hingga webinar interaktif yang dapat membantu mempercepat proses belajar Anda. Segera kunjungi https://didimax.co.id/ dan daftar untuk mendapatkan akses edukasi trading GRATIS dan pembelajaran mendalam yang bisa langsung Anda terapkan pada aktivitas trading Anda. Semakin cepat Anda mulai, semakin cepat pula Anda meningkatkan kemampuan sebagai trader yang lebih profesional.