Strategi Trading dengan Sistem “One Shot Entry”
Dalam dunia trading, terdapat berbagai pendekatan dan teknik yang digunakan untuk memaksimalkan potensi profit sekaligus meminimalisir risiko. Salah satu metode yang semakin populer dan sering dibahas oleh para trader berpengalaman adalah strategi “One Shot Entry”. Sesuai namanya, pendekatan ini menitikberatkan pada satu kali entry yang sangat terukur, dengan analisis yang matang dan keputusan yang presisi. Berbeda dengan gaya trading yang mengandalkan scaling-in atau membuka banyak posisi, sistem ini hanya fokus pada satu posisi yang berkualitas tinggi. Tujuannya adalah menghindari overtrading, mengurangi stres psikologis, serta menjaga manajemen risiko agar tetap terkendali.
Strategi One Shot Entry bukan hanya tentang menahan diri untuk tidak masuk terlalu sering, melainkan memahami struktur pasar, momentum, timing, serta area harga yang memiliki probabilitas tinggi untuk bergerak sesuai prediksi. Meski terlihat sederhana, strategi ini membutuhkan disiplin, ketelitian, serta pengalaman dalam membaca price action. Untuk itu, artikel ini akan membahas secara mendalam prinsip dasar, langkah-langkah teknis, tantangan psikologis, contoh penerapan, hingga tips praktis agar strategi ini berjalan optimal dalam berbagai kondisi market.
Konsep Dasar Strategi One Shot Entry
Strategi One Shot Entry didasarkan pada pemahaman bahwa pasar memberikan peluang terbaik hanya pada momen-momen tertentu. Alih-alih masuk secara terburu-buru atau terlalu sering mencoba menangkap pergerakan kecil, trader fokus menunggu satu peluang yang sangat jelas dan terkonfirmasi.
Beberapa prinsip penting dalam strategi ini meliputi:
-
Entry Berkualitas Tinggi
Trader hanya mengambil entry ketika semua parameter analisis terpenuhi, seperti pola candlestick yang jelas, area supply-demand yang kuat, level support-resistance signifikan, atau konfirmasi indikator teknikal.
-
Manajemen Risiko Ketat
Stop loss ditempatkan secara strategis dan tidak diubah-ubah. Artinya, jika skenario tidak berjalan sesuai rencana, trader menerima hasilnya dan keluar dari pasar tanpa ragu.
-
Tidak Menambah Posisi (No Averaging)
Berbeda dengan strategi averaging down atau martingale, One Shot Entry menolak penambahan posisi ketika harga bergerak melawan arah. Fokusnya pada akurasi analisis, bukan pada menambah volume untuk menurunkan harga modal.
-
Trading Plan yang Jelas
Semua rencana entry, stop loss, take profit, dan kondisi invalidasi harus ditentukan sebelum masuk pasar. Tanpa perencanaan yang kuat, strategi ini tidak akan berjalan efektif.
-
Disiplin Tinggi
Karena hanya mengandalkan satu entry, trader harus mampu menahan emosi impulsif seperti FOMO (fear of missing out) atau overconfidence setelah menang besar.
Keuntungan Menggunakan Sistem One Shot Entry
Mengapa banyak trader profesional menyukai pendekatan ini? Berikut beberapa keunggulan signifikan yang membuat strategi ini menarik:
1. Mengurangi Overtrading
Overtrading adalah salah satu penyebab utama kerugian bagi banyak trader. Dengan sistem One Shot Entry, keputusan trading lebih selektif sehingga peluang melakukan kesalahan dapat berkurang drastis.
2. Fokus Pada Kualitas, Bukan Kuantitas
Trader hanya memilih setup yang memiliki probabilitas tinggi. Pendekatan ini sejalan dengan prinsip bahwa dalam trading, kualitas lebih penting daripada kuantitas.
3. Psikologi Trading Lebih Stabil
Karena tidak masuk dan keluar pasar terlalu sering, beban mental berkurang. Trader dapat menganalisis pasar dengan lebih tenang dan rasional.
4. Risiko Terkendali
Stop loss ditentukan sejak awal dan tidak diubah, sehingga risiko dapat dihitung dengan jelas. Prinsip ini sangat sesuai bagi trader yang mengutamakan sustainability jangka panjang.
5. Menghindari Perangkap Market Noise
Dengan menunggu momentum jelas, trader tidak mudah terkecoh oleh pergerakan harga kecil atau manipulasi jangka pendek dari big player.
Langkah-Langkah Teknis Penerapan One Shot Entry
Untuk menerapkan strategi One Shot Entry secara efektif, berikut langkah-langkah teknis yang dapat digunakan:
1. Identifikasi Struktur Market
Tentukan apakah pasar berada dalam kondisi trending atau ranging. Ini menentukan gaya entry yang sesuai, apakah mengikuti trend atau memanfaatkan pantulan pada area sideways.
2. Tentukan Key Level
Gunakan level-level harga penting seperti:
-
Support dan resistance kuat
-
Zona supply dan demand
-
Fibo retracement (38.2%, 50%, 61.8%)
-
Breaker block atau order block
Level ini menjadi dasar area entry yang berpeluang tinggi.
3. Tunggu Konfirmasi Price Action
Beberapa pola candlestick yang sering digunakan:
-
Pin bar (rejection)
-
Engulfing candle
-
Fakey pattern
-
Inside bar breakout
Konfirmasi ini membantu memperkuat keyakinan bahwa pasar akan bergerak sesuai rencana.
4. Tentukan Entry, Stop Loss, dan Take Profit
Misalnya:
-
Entry di zona demand setelah pin bar terbentuk
-
Stop loss di bawah swing low
-
Take profit pada resistance terdekat atau menggunakan risk-reward minimal 1:2
5. Eksekusi dan Biarkan Trade Berjalan
Setelah masuk posisi, trader tidak boleh mengubah stop loss atau menambah posisi baru. Ini inti dari disiplin One Shot Entry.
Tantangan Psikologis dalam Strategi One Shot Entry
Meski tampak sederhana, tantangan terbesar bukanlah teknikal, melainkan mental dan psikologis. Beberapa tantangannya antara lain:
1. Menunggu Kesempatan yang Tepat
Trader pemula sering merasa “gatal” untuk masuk pasar terlalu cepat, terutama saat melihat pergerakan cepat. Padahal strategi ini mengajarkan kesabaran hingga setup benar-benar matang.
2. Menerima Kerugian Tanpa Emosi
Jika satu-satunya entry hari itu ternyata kalah, sebagian trader langsung ingin balas dendam. Ini bertentangan dengan konsep strategi yang hanya mengutamakan entry berkualitas.
3. Mengatasi Rasa Takut Ketinggalan Momentum
FOMO adalah musuh utama dalam strategi ini. Trader harus yakin bahwa peluang selalu datang setiap hari di berbagai pair.
4. Tetap Tenang Setelah Profit Besar
Euforia setelah profit dapat membuat trader ingin masuk lagi tanpa analisis matang. Dengan strategi ini, kesabaran harus tetap terjaga.
Contoh Penerapan Strategi One Shot Entry
Sebagai contoh praktis, misalkan pada pair EURUSD timeframe H1:
-
Trend utama sedang naik (bullish).
-
Harga melakukan retracement ke zona demand di area Fibo 61.8%.
-
Terlihat pin bar bullish sebagai sinyal rejection.
-
Trader melakukan entry buy.
-
Stop loss diletakkan di bawah zona demand.
-
Target profit diarahkan ke resistance sebelumnya dengan RR minimal 1:2.
Strategi ini hanya mengambil satu entry karena faktor konfirmasi terpenuhi. Jika harga reverse dan mengenai stop loss, maka trader menerima hasil tersebut dan tidak masuk lagi tanpa konfirmasi baru.
Tips Memaksimalkan Strategi One Shot Entry
Beberapa tips berikut dapat membantu meningkatkan efektivitas strategi ini:
-
Gunakan timeframe minimal H1 untuk menghindari noise.
-
Fokus pada 1–3 pair utama untuk memudahkan pemantauan.
-
Gunakan alarm harga agar tidak terpaku di depan chart.
-
Hindari entry saat news high impact.
-
Latih disiplin melalui backtesting dan membuat jurnal trading.
Pada akhirnya, strategi One Shot Entry merupakan pendekatan trading yang sangat efektif bagi trader yang ingin mengurangi frekuensi entry tetapi meningkatkan akurasi. Dengan fokus pada satu peluang terbaik setiap sesi atau setiap hari, trader dapat menjaga kualitas analisis, mengontrol risiko, dan meningkatkan konsistensi jangka panjang. Meski membutuhkan disiplin tinggi dan kontrol emosi yang kuat, strategi ini terbukti membantu banyak trader menghindari perilaku impulsif dan keputusan yang tidak terukur.
Jika Anda ingin mempelajari strategi ini lebih dalam, memahami price action, dan belajar bagaimana menemukan entry berkualitas tinggi setiap hari, Anda dapat mengikuti program edukasi trading dari Didimax. Di sana, Anda akan mendapatkan bimbingan langsung dari mentor berpengalaman yang membantu Anda menganalisis market secara real-time, memahami struktur harga, serta mengembangkan trading plan yang sesuai dengan karakter Anda.
Program edukasi di https://didimax.co.id/ dirancang untuk semua level, mulai dari pemula hingga trader profesional yang ingin meningkatkan disiplin serta akurasi trading. Anda juga dapat mengikuti kelas online maupun offline di Café Trader Didimax, lengkap dengan komunitas aktif dan sesi live trading harian. Bergabung sekarang dan rasakan sendiri bagaimana trading yang terarah dan terstruktur dapat membantu Anda mencapai hasil yang lebih konsisten!