Strategi Trading Hanya Mengambil Entry Ketiga dari Pola yang Sama
Dalam dunia trading, terutama forex dan indeks, banyak trader mencoba mencari keunggulan (edge) dengan menyesuaikan gaya trading mereka terhadap pola-pola berulang di pasar. Salah satu pendekatan menarik yang semakin sering dibahas adalah strategi “entry ketiga dari pola yang sama”. Strategi ini mengkombinasikan prinsip probabilitas, konfirmasi struktur pasar, serta pembacaan perilaku pelaku pasar dalam konteks berulang. Inti dari strategi ini adalah: tidak masuk pada pola pertama atau kedua, melainkan hanya ketika pola tersebut muncul untuk ketiga kalinya, karena probabilitas keberhasilannya dianggap jauh lebih tinggi.
Dalam artikel panjang ini kita akan membahas secara mendalam konsep strategi tersebut, alasan mengapa entry ketiga dinilai lebih valid, bagaimana mengidentifikasi pola yang bisa digunakan, bagaimana manajemen risiko diterapkan, hingga contoh penerapan nyata pada chart. Dengan memahami strategi ini secara menyeluruh, trader bisa menemukan cara baru dalam menyaring entry dan menghindari sinyal palsu yang sering membuat trader ragu atau masuk terlalu awal.
Mengapa Fokus pada Entry Ketiga?
Menentukan entry berdasarkan pola yang sama bukanlah hal baru, tetapi hanya memilih entry ketiga merupakan penyempurnaan logis dari prinsip pengulangan (repetition). Dalam trading, ada sebuah konsep dasar bahwa pasar cenderung mengulang pola hingga momentum berubah. Pola tersebut dapat berupa:
-
pola candlestick
-
pola breakout/retest
-
pola swing high atau swing low
-
pola rejeksi area support atau resistance
-
pola pullback pada trending market
Entry pertama sering kali masih dianggap sebagai “test” dari pasar—belum ada konfirmasi mengenai kekuatan arah. Entry kedua mulai memberikan gambaran apakah struktur mulai terbentuk. Namun entry ketiga sering menjadi momen di mana banyak trader profesional masuk karena struktur pasar sudah jelas dan probabilitas keberhasilan meningkat.
1. Entry pertama: Uji coba pasar
Pada pola pertama, pasar biasanya masih mencoba menguji area tertentu. Misalnya, harga menyentuh sebuah support dan terjadi pantulan, namun pantulan tersebut belum tentu kuat. Banyak noise pada fase ini.
2. Entry kedua: Konfirmasi awal
Pada pola kedua, pasar mengulang reaksi serupa dan mulai menunjukkan pola. Namun seringkali pola kedua ini masih dapat ditembus dengan mudah jika momentum berubah.
3. Entry ketiga: Validasi probabilitas
Entry ketiga adalah sinyal paling kuat karena pasar telah menunjukkan pola yang “terbukti bekerja” dua kali berturut-turut. Di sinilah probabilitas menjadi senjata utama trader.
Jenis Pola yang Efektif untuk Strategi Entry Ketiga
Tidak semua pola cocok untuk strategi ini. Berikut adalah beberapa pola yang paling sering digunakan:
1. Pola Rejection Support/Resistance
Jika harga sudah dua kali menyentuh area support tertentu dan memantul, maka sentuhan ketiga sering menjadi peluang entry terbaik. Hal ini menunjukkan bahwa area tersebut adalah level yang benar-benar dihormati pasar.
2. Pola Trendline Touch
Dalam tren naik atau turun, harga yang menyentuh trendline tiga kali biasanya menjadi tanda bahwa trendline tersebut kuat dan layak dijadikan dasar entry.
3. Pola Pullback pada Trending Market
Pada pasar trending kuat, sering muncul pola pullback yang serupa. Setelah dua kali pullback gagal membalikkan arah tren, pullback ketiga menjadi peluang entry yang lebih matang.
4. Pola Breakout-Retest yang Berulang
Kadang terjadi breakout diikuti retest. Jika retest polanya muncul dua kali dan masih valid, maka retest ketiga dianggap lebih aman untuk entry.
5. Pola Candlestick Repetitive
Pola candlestick seperti engulfing, pin bar, atau doji yang muncul di area sama tiga kali cenderung memberi sinyal kuat.
Cara Mengidentifikasi Pola dengan Akurat
Agar strategi entry ketiga bekerja optimal, trader harus mengetahui cara membaca chart dengan disiplin. Berikut langkah-langkahnya:
1. Tentukan struktur pasar
Sebelum mencari pola, tentukan dulu apakah pasar sedang trending atau ranging. Tanpa ini, pola tidak akan bermakna.
2. Tandai dua reaksi awal
Perhatikan apakah reaksi pasar di area tersebut mirip atau sama. Tandai pola pertama dan kedua untuk memastikan konsistensinya.
3. Tunggu konfirmasi pola ketiga
Sabar adalah kunci. Banyak trader gagal karena tidak sabar menunggu pola ketiga dan akhirnya masuk terlalu cepat.
4. Pastikan adanya sinyal pendukung
Gunakan elemen tambahan seperti volume, momentum candle, atau price action mikro pada timeframe kecil untuk validasi.
Kelebihan dan Keuntungan Strategi Entry Ketiga
Strategi ini memiliki banyak keunggulan, terutama bagi trader yang sering gagal akibat masuk terlalu cepat atau tergesa-gesa.
1. Mengurangi false entry
Dengan mengabaikan pola pertama dan kedua, trader otomatis menghindari sinyal palsu yang sering terjadi di awal struktur.
2. Mengoptimalkan probabilitas
Pola yang bekerja dua kali biasanya memiliki peluang tinggi untuk bekerja untuk ketiga kalinya.
3. Membentuk disiplin mental
Menunggu pola ketiga mengajarkan trader untuk tidak FOMO dan hanya mengambil entry berkualitas tinggi.
4. Cocok digunakan pada berbagai pair dan timeframe
Strategi ini fleksibel, bisa diterapkan di forex, emas, indeks, bahkan kripto.
Risiko dan Batasan Strategi
Setiap strategi memiliki risiko. Berikut hal-hal yang perlu diperhatikan:
1. Pasar bisa berubah tiba-tiba
Meskipun pola sudah muncul dua kali, bukan berarti pola ketiga pasti berhasil.
2. Kadang pola ketiga tidak muncul
Trader harus siap kehilangan peluang jika pasar berubah sebelum pola ketiga terbentuk.
3. Butuh latihan observasi
Strategi ini memerlukan pengalaman membaca chart, tidak cocok untuk pemula yang belum memahami struktur pasar.
Contoh Penerapan pada Chart (Konsep)
Bayangkan harga emas (XAUUSD) sedang dalam tren naik. Harga melakukan pullback ke area demand dan memantul (reaksi pertama). Setelah itu harga kembali turun ke area yang sama dan memantul lagi (reaksi kedua). Pada reaksi ketiga, harga kembali turun ke area tersebut. Inilah saat entry dilakukan, karena:
-
Struktur tren naik sudah jelas
-
Area demand sudah diuji dua kali
-
Candlestick kejut (rejection kuat) muncul
Entry dilakukan pada candle konfirmasi, dengan stop loss di bawah area demand dan target profit mengikuti swing high sebelumnya atau trailing stop.
Manajemen Risiko dalam Entry Ketiga
Agar strategi menjadi konsisten, manajemen risiko harus diterapkan:
-
risiko per transaksi maksimal 1–2%
-
gunakan stop loss yang jelas
-
gunakan posisi lot sesuai perhitungan
-
jangan overtrade
-
pastikan rasio reward:risk minimal 1:2
Dengan manajemen risiko yang baik, bahkan jika ada beberapa entry ketiga yang gagal, profit jangka panjang tetap positif.
Kesimpulan
Strategi trading dengan hanya mengambil entry ketiga dari pola yang sama memberikan pendekatan yang sistematis dan logis untuk meningkatkan probabilitas keberhasilan dalam trading. Strategi ini menuntut kesabaran, kedisiplinan, dan pemahaman struktur pasar yang kuat. Dengan menunggu pola berulang hingga tiga kali, trader dapat menghindari false entry dan fokus hanya pada momentum yang benar-benar valid.
Pada akhirnya, jika Anda ingin mempelajari bagaimana membaca struktur pasar dengan lebih akurat, memahami price action dengan lebih mendalam, dan menerapkan strategi entry ketiga ini dengan presisi yang benar, Anda tidak perlu belajar sendiri. Didimax menyediakan program edukasi trading lengkap yang dipandu mentor berpengalaman, sehingga Anda bisa belajar secara terarah dan sistematis.
Melalui program edukasi yang disediakan oleh Didimax, Anda bisa mendapatkan bimbingan langsung, materi premium, serta praktik analisis real-time setiap hari. Bergabunglah sekarang melalui situs resmi https://didimax.co.id/ dan mulai perjalanan trading Anda dengan strategi yang lebih matang, disiplin, dan berprobabilitas tinggi.