Pusat Edukasi

Rumah Pusat Edukasi Belajar Forex Pusat Edukasi Gratis Strategi Trading Supply Weak Remover: Mengungkap Momentum Market yang Rapuh dan Memanfaatkannya

Strategi Trading Supply Weak Remover: Mengungkap Momentum Market yang Rapuh dan Memanfaatkannya

by Rizka

Strategi Trading Supply Weak Remover: Mengungkap Momentum Market yang Rapuh dan Memanfaatkannya

Dalam dunia trading modern, terutama pada pasangan mata uang dengan volatilitas tinggi, memahami struktur pasar menjadi kunci utama untuk menemukan peluang entry berkualitas. Salah satu konsep yang semakin populer dalam analisis price action adalah Supply Weak Remover, yaitu strategi untuk mengidentifikasi area supply yang melemah atau ditembus oleh dorongan harga yang kuat. Dengan memahami konsep ini, trader dapat membaca momentum market secara lebih akurat dan meningkatkan probabilitas keberhasilan entry, terutama bagi mereka yang mengandalkan strategi berbasis order block, mitigasi, dan likuiditas.

Artikel ini akan membahas konsep Supply Weak Remover secara komprehensif—mulai dari definisi, cara mengidentifikasi, psikologi pasar di baliknya, hingga strategi praktis untuk entry. Dengan penjelasan yang lebih mendalam dan terstruktur, Anda akan mendapatkan gambaran yang lebih jelas tentang bagaimana area supply yang lemah dapat memberikan sinyal perubahan tren atau akselerasi momentum harga.


1. Apa Itu Supply Weak Remover?

Supply Weak Remover adalah kondisi ketika harga menembus dan mengeliminasi area supply yang sebelumnya dianggap kuat atau signifikan. Supply zone biasanya terbentuk ketika harga memantul turun secara tajam dari level tertentu akibat tekanan jual yang besar dari pelaku pasar besar, seperti institusi atau bank.

Namun, ketika area supply tersebut “dilepas” atau ditembus dengan candle impulsif, ini mengindikasikan:

  • Penjual di area tersebut telah habis (weak)

  • Buyer memiliki kekuatan dominan

  • Potensial awal pergerakan bullish lanjutan

  • Struktur market berpotensi berubah

Konsep ini sering digunakan oleh trader yang mempraktikkan pendekatan Smart Money Concepts (SMC) karena memberi petunjuk bahwa ada pergeseran kekuatan dari seller ke buyer.


2. Kenapa Supply Bisa Menjadi Lemah?

Supply tidak selalu selamanya kuat. Bahkan area supply yang sebelumnya menghasilkan penurunan harga besar bisa menjadi tidak efektif karena beberapa faktor:

a. Tes berulang (multiple retest)

Semakin sering harga menguji area supply, semakin lemah zona tersebut. Penjual yang awalnya kuat mulai kehabisan volume.

b. Buyer semakin agresif

Buyer yang mendominasi biasanya meninggalkan jejak berupa candle bullish besar, wick kecil, dan break struktur.

c. Penurunan likuiditas seller

Institusi besar yang sebelumnya menjual pada level ini mungkin sudah tidak memiliki order tersisa.

d. Manipulasi atau fake supply

Ada kalanya supply hanya terlihat kuat karena likuiditas belum terkumpul penuh. Setelah cukup “mengambil” order buyer yang ingin masuk, harga justru naik menembusnya.


3. Cara Mengidentifikasi Supply Weak Remover

Untuk mengenali Supply Weak Remover dengan akurat, trader harus menggabungkan struktur pasar, pola candle, dan perilaku harga. Berikut indikator utama yang bisa dijadikan acuan:

1. Candle impulsif bullish menembus supply

Candle yang besar dan konsisten adalah tanda tekanan beli kuat.

2. Break of Structure (BOS) ke arah atas

Ketika struktur minor atau major ditembus, ini sinyal perubahan arah.

3. Volume meningkat saat penembusan

(Opsional) Jika menggunakan volume, perhatikan lonjakan volume pada breakout.

4. Tidak adanya rejection signifikan

Jika supply ditebus tanpa wick panjang ke bawah, berarti seller tidak kuat mempertahankan level tersebut.

5. Imbalance atau fair value gap setelah breakout

FVG menandakan harga bergerak sangat cepat sehingga meninggalkan ketidakseimbangan.


4. Psikologi Market di Balik Supply Weak Remover

Untuk memahami strategi ini secara mendalam, kita harus memahami bagaimana pelaku pasar besar bergerak. Ketika harga menembus supply yang dianggap kuat, itu menunjukkan bahwa:

  • Pelaku besar tidak lagi berminat menjual di level tersebut.

  • Justru, mereka mungkin telah mengakumulasi posisi buy.

  • Momentum bullish sedang membesar.

  • Seller retail yang berharap supply menahan harga justru menjadi “bahan bakar” untuk breakout.

Supply Weak Remover sering menciptakan kondisi panic buy atau short squeeze, di mana trader yang sebelumnya sell harus melakukan cut loss, menambah tekanan beli yang lebih besar.


5. Strategi Praktis Trading dengan Supply Weak Remover

Berikut langkah-langkah strategis untuk memanfaatkan momen Supply Weak Remover sebagai peluang entry:


A. Identifikasi Area Supply Signifikan

Cari supply zone yang sebelumnya menghasilkan penurunan tajam. Tandai area tersebut dengan jelas dalam chart.


B. Tunggu Penembusan Impulsif

Jangan entry sebelum supply benar-benar ditembus. Tunggu:

  • Candle bullish besar

  • Break struktur

  • Close body di atas supply

Impulsif breakout ini adalah fondasi utama strategi.


C. Tunggu Retracement untuk Entry

Setelah supply ditembus, harga sering melakukan retracement untuk retest:

  • Breaker block

  • Demand baru yang terbentuk

  • Fair value gap

  • Mitigation order block

Area ini adalah tempat ideal untuk entry buy karena risiko lebih kecil dan R/R lebih besar.


D. Tentukan Stop Loss dan Target Profit

Gunakan placement SL dan TP yang terukur:

  • SL: di bawah demand terbaru atau swing low terdekat.

  • TP1: high sebelumnya.

  • TP2: imbalance target berikutnya.

  • TP3: major level resistance.

Ini membantu Anda mengelola risiko secara disiplin.


E. Manajemen Risiko dan Konfirmasi Tambahan

Selalu gunakan:

  • Risk management 1–2% per trade

  • Konfirmasi melalui multi-timeframe

  • Struktur market sebelumnya (bullish/bearish)

  • Hindari entry saat news berimpact tinggi


6. Contoh Skenario Supply Weak Remover

Misalkan harga EURUSD berada dalam trend konsolidasi. Di time frame H1 terbentuk supply signifikan yang beberapa kali menahan kenaikan harga. Namun pada suatu sesi London, terjadi candle bullish besar yang menembus supply tersebut dengan volume tinggi.

Setelah breakout:

  • Harga retrace ke area breaker block

  • Terbentuk demand kecil

  • Harga kemudian melanjutkan bullish kuat

Pada momen inilah entry buy memiliki probabilitas tertinggi.

Trader yang memahami konsep ini dapat memanfaatkan retracement kecil sebagai entry berkualitas dengan stop loss minimal dan target optimal.


7. Kesalahan Umum dalam Trading Supply Weak Remover

Beberapa kesalahan yang sering dilakukan trader pemula:

  • Entry sebelum supply benar-benar ditembus

  • Mengabaikan struktur besar (higher timeframe)

  • Tidak menunggu retracement

  • Menempatkan SL terlalu dekat

  • Masuk karena FOMO tanpa konfirmasi

Kesalahan ini bisa dihindari dengan disiplin dan memahami psikologi struktur pasar.


8. Kelebihan dan Kekurangan Strategi Supply Weak Remover

Kelebihan

  • Memberikan sinyal perubahan tren early phase

  • Momentum kuat sehingga peluang sukses besar

  • Entry yang rapi dan terukur

  • Cocok untuk intraday hingga swing trading

Kekurangan

  • Breakout palsu bisa terjadi

  • Membutuhkan kesabaran menunggu retest

  • Tidak cocok untuk market low volume atau sideways ketat

  • Lebih akurat jika trader paham SMC


Kesimpulan

Supply Weak Remover adalah strategi yang berfokus pada momentum market saat area supply dilemahkan dan ditembus secara impulsif. Dengan memahami bagaimana supply melemah, bagaimana buyer mengambil alih, dan bagaimana memanfaatkan retest setelah breakout, trader dapat meningkatkan kualitas entry secara signifikan.

Analisis struktur pasar yang tepat, konfirmasi price action, serta manajemen risiko yang terukur merupakan fondasi keberhasilan dalam menerapkan strategi ini. Meskipun membutuhkan latihan dan pengalaman untuk mengidentifikasi setup berkualitas, konsep ini sangat powerful dalam menangkap awal pergerakan tren baru.


Dalam dunia trading yang kompetitif, pemahaman seperti ini sangat penting untuk membedakan Anda dari trader lain yang masih mengandalkan analisis sederhana. Jika Anda ingin mempelajari lebih lanjut cara membaca struktur pasar, memahami SMC, serta mempraktikkan strategi seperti Supply Weak Remover dengan bimbingan profesional, Anda bisa mengikuti program edukasi trading di Didimax. Materi yang disiapkan dirancang lengkap mulai dari dasar hingga strategi lanjutan, sehingga Anda bisa berkembang lebih cepat dan terarah.

Di Didimax, Anda juga akan mendapatkan support harian berupa analisa market, sinyal edukasi, live trading, serta mentoring langsung oleh trader berpengalaman. Segera kunjungi https://didimax.co.id/ untuk bergabung dan mulai perjalanan trading Anda dengan lebih percaya diri dan terarah. Kami siap membantu Anda menjadi trader yang lebih konsisten dan profitable. Semoga bermanfaat!