Pusat Edukasi

Rumah Pusat Edukasi Belajar Forex Pusat Edukasi Gratis Tips Memanfaatkan Spread dan Slippage Saat News

Tips Memanfaatkan Spread dan Slippage Saat News

by rizki

Tips Memanfaatkan Spread dan Slippage Saat News

Dalam dunia trading forex, memahami spread dan slippage adalah hal yang sangat penting, terutama saat ada rilis berita besar atau event ekonomi yang berdampak signifikan. Banyak trader pemula sering kali terkejut dengan pergerakan harga yang tiba-tiba dan eksekusi order yang tidak sesuai dengan harapan mereka. Dengan memahami cara kerja spread dan slippage serta strategi mengatasinya, trader dapat memanfaatkannya untuk mendapatkan keuntungan lebih optimal.

Apa Itu Spread dan Slippage?

1. Spread
Spread adalah selisih antara harga bid (jual) dan ask (beli) dari sebuah pasangan mata uang. Spread dapat bersifat tetap (fixed) atau variabel (floating), tergantung pada kebijakan broker. Saat volatilitas pasar tinggi, seperti saat rilis berita penting, spread sering kali melebar secara signifikan. Ini dapat mengakibatkan biaya transaksi yang lebih besar bagi trader.

2. Slippage
Slippage terjadi ketika order dieksekusi pada harga yang berbeda dari harga yang diharapkan. Hal ini biasanya terjadi ketika pasar mengalami volatilitas tinggi atau likuiditas rendah. Slippage dapat menguntungkan atau merugikan trader, tergantung pada arah pergerakan harga dan eksekusi order.

Mengapa Spread dan Slippage Meningkat Saat News?

Ketika berita ekonomi utama dirilis, pasar sering kali mengalami lonjakan volatilitas yang besar. Faktor-faktor yang menyebabkan peningkatan spread dan slippage saat news meliputi:

  • Lonjakan Permintaan dan Penawaran: Banyak trader yang ingin masuk ke pasar secara bersamaan, menyebabkan ketidakseimbangan antara pembeli dan penjual.

  • Likuiditas Rendah: Meskipun volume perdagangan meningkat, likuiditas di sisi tertentu dari order book bisa berkurang, sehingga harga dapat bergerak lebih cepat.

  • Respons Cepat dari Broker: Broker sering kali menyesuaikan spread mereka untuk melindungi diri dari risiko volatilitas ekstrem.

Tips Memanfaatkan Spread dan Slippage Saat News

1. Pahami Karakteristik Pasar Saat News

Setiap jenis berita memiliki dampak yang berbeda terhadap pasar. Berita dengan dampak tinggi seperti NFP (Non-Farm Payroll), suku bunga bank sentral, dan laporan inflasi sering kali menyebabkan pergerakan harga yang ekstrem. Sebelum trading saat news, pelajari terlebih dahulu jenis berita yang akan dirilis dan potensi dampaknya terhadap pasangan mata uang yang ingin Anda perdagangkan.

2. Gunakan Pending Order dengan Bijak

Pending order seperti buy stop dan sell stop dapat membantu Anda menangkap pergerakan harga saat terjadi lonjakan volatilitas. Namun, karena slippage bisa terjadi, pastikan Anda menetapkan stop loss yang cukup fleksibel untuk mengantisipasi pergerakan harga yang cepat.

3. Gunakan Spread yang Kompetitif

Pilih broker yang menawarkan spread rendah dan stabil, bahkan saat volatilitas tinggi. Broker dengan spread yang terlalu lebar saat news dapat meningkatkan biaya trading Anda secara signifikan.

4. Perhatikan Eksekusi Order

Broker dengan eksekusi order yang cepat dan andal akan membantu mengurangi kemungkinan slippage yang berlebihan. Pastikan Anda menggunakan akun dengan eksekusi STP (Straight Through Processing) atau ECN (Electronic Communication Network) untuk mendapatkan harga yang lebih akurat.

5. Manajemen Risiko yang Ketat

  • Gunakan stop loss untuk membatasi kerugian jika harga bergerak tidak sesuai harapan.

  • Hindari overleverage yang dapat memperbesar risiko kerugian saat volatilitas tinggi.

  • Jangan membuka posisi terlalu besar karena spread yang melebar dapat menggerus modal lebih cepat.

6. Gunakan Strategi Hedging atau Straddle

Hedging adalah strategi di mana Anda membuka posisi buy dan sell secara bersamaan untuk mengurangi risiko pergerakan harga yang tidak terduga. Sedangkan strategi straddle melibatkan penempatan pending order di atas dan di bawah level harga sebelum news untuk menangkap breakout yang mungkin terjadi.

7. Perhatikan Faktor Fundamental dan Sentimen Pasar

Tidak hanya data ekonomi yang dirilis, tetapi juga sentimen pasar secara keseluruhan dapat mempengaruhi spread dan slippage. Jika pasar sedang dalam kondisi risk-on atau risk-off, volatilitas bisa lebih tinggi dari biasanya.

Kesimpulan

Spread dan slippage adalah dua faktor penting yang harus diperhitungkan oleh setiap trader forex, terutama saat trading saat news. Dengan pemahaman yang baik tentang bagaimana keduanya bekerja serta strategi yang tepat, trader dapat mengurangi risiko dan bahkan memanfaatkannya untuk keuntungan mereka. Menggunakan pending order dengan bijak, memilih broker yang kompetitif, dan menerapkan manajemen risiko yang ketat adalah beberapa langkah yang bisa membantu menghadapi tantangan saat volatilitas tinggi.

Jika Anda ingin belajar lebih lanjut tentang strategi trading forex yang efektif dan cara menghadapi volatilitas pasar saat rilis berita, bergabunglah dengan program edukasi trading dari Didimax. Didimax adalah broker forex terbaik di Indonesia yang menyediakan edukasi trading secara gratis, baik secara online maupun offline, dengan mentor berpengalaman yang siap membimbing Anda.

Jangan lewatkan kesempatan untuk meningkatkan skill trading Anda dan belajar dari para profesional! Kunjungi www.didimax.co.id sekarang juga dan mulailah perjalanan trading Anda dengan lebih percaya diri.