Harga Minyak Dunia Turun 2%
by
Reza Aswin
Apa yang terjadi di pasar
Harga minyak mentah dunia mengalami penurunan pada hari Kamis seiring dengan tumbuhnya optimisme investor bahwa Amerika Serikat dan Iran akan mencapai kesepakatan diplomatik guna mencegah kembali pecahnya perang terbuka di Timur Tengah. Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS turun hampir 2% dan ditutup pada harga $96,35 per barel. Sementara itu, minyak mentah Brent sebagai patokan internasional merosot lebih dari 2% hingga ditutup pada level $102,58 per barel. Penurunan ini akibat Presiden Donald Trump menyatakan bahwa ia telah menunda rencana serangan udara demi memberikan waktu bagi jalur diplomasi atas permintaan sekutu Arab di Teluk. Disisi lain Gangguan pasokan energi di Timur Tengah akibat perang melawan Iran melatarbelakangi pertemuan tingkat tinggi antara Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Tiongkok Xi Jinping di Beijing. Salah satu fokus pembahasan utama dalam kunjungan kerja perdana Putin tahun ini adalah kelanjutan proyek pipa gas alam lintas negara, Power of Siberia 2 (PoS-2). Dampaknya dari fenomena diatas adalah terjadi penurunan imbal hasil obligasi AS tenor 10 tahun menjadi 4,56% dan Indeks saham AS naik 0,1% - 0,5%.
Ekspektasi Pasar
Dengan melihat Fenomena yang terjadi saat ini maka diprediksi XAUUSD = Sideways Cenderung Bullish - NZDUSD = Sideways Cenderung Bullish – AUDUSD = Sideways Cenderung Bullish
Trading Plan :
XAUUSD: BUY
Buy Limit: 4414 – 4505 dengan target 4636 – 4731
Stoploss 4246
Grafik XAUUSD time frame D1

NZDUSD: BUY
Buy Limit: 0.5803– 0.5850 dengan target 0.5905 – 0.5947
Stoploss 0.5723
Grafik NZDUSD time frame D1

AUDUSD: BUY
Buy Limit: 0.7031 – 0.7098 dengan target 0.7198 – 0.7250
Stoploss 0.6935
Grafik AUDUSD time frame D1

Disclaimer
Fundamental bukanlah teknikal yang dapat berubah dalam hitungan menit bahkan jam, tetapi fundamental merupakan suatu gambaran besar atas pandangan kedepan yang dapat terjadi dalam rentang waktu yang lebih panjang. Perhitungkan money management sangat diperlukan sebelum melakukan transaksi mengingat setiap transaksi dalam forex dapat berakibat habisnya dana yang ditransaksikan. Trading pada prinsipnya adalah Risk Management dan bukan Profitabilitas semata.
