Inflasi Masih Tinggi dan Ekonomi AS Melambat
by
Reza Aswin
Apa yang terjadi di pasar
Laporan terbaru menunjukkan inflasi tinggi dan ekonomi Amerika Serikat melambat. Ini merupakan kondisi yang harus dihadapi oleh AS bahkan sebelum perang. Harga barang dan jasa (diluar makanan dan energi) naik 3% pada bulan Februari, dimana angka ini masih diatas target Fed yang sebesar 2%. Pertumbuhan ekonomi (GDP) AS menunjukkan pelemahan dari perkiraan awal dan hanya tumbuh 0,5%. Dengan adanya data-data ini maka banyak pengamat memperkirakan bahwa angka inflasi akan meningkat kedepannya karena kenaikan harga energi akibat perang. Sedangkan pertumbuhan yang melemah disaat angka inflasi naik, menyebabkan pendapatan pribadi turun (0,1%) sementara pengeluaran naik. Risiko stagflasi dapat terjadi kedepannya ditengah pertumbuhan ekonomi yang hampir berhenti. Dari kawasan teluk dilaporkan bahwa infrastruktur energi utama Arab Saudi mengalami kerusakan serius akibat serangan Iran yang menghantam stasiun pompa dijalur pipa Timur-Barat. Jalur ini merupakan jalur alternatif vital bagi Riyadh untuk menghindari Selat Hormuz yang saat ini di blokade oleh Iran. Akibat serangan ini kapasitas pengiriman minyak berkurang sebesar 700k barel per hari.
Ekspektasi Pasar
Dengan melihat Fenomena yang terjadi saat ini maka diprediksi XAUUSD = Sideways Cenderung Bullish - USDJPY = Sideways Cenderung Bearish – AUDUSD = Sideways Cenderung Bullish
Trading Plan :
XAUUSD: BUY
Buy Limit: 4608 – 4704 dengan target 4873 – 4973
Stoploss 4438
Grafik XAUUSD time frame D1

USDJPY: SELL
Sell Limit: 159.66 – 160.34 dengan target 157.68 – 158.35
Stoploss 161.61
Grafik USDJPY time frame D1

AUDUSD: BUY
Buy Limit: 0.7020 – 0.7064 dengan target 0.7111 – 0.7164
Stoploss 0.6946
Grafik AUDUSD time frame D1

Disclaimer
Fundamental bukanlah teknikal yang dapat berubah dalam hitungan menit bahkan jam, tetapi fundamental merupakan suatu gambaran besar atas pandangan kedepan yang dapat terjadi dalam rentang waktu yang lebih panjang. Perhitungkan money management sangat diperlukan sebelum melakukan transaksi mengingat setiap transaksi dalam forex dapat berakibat habisnya dana yang ditransaksikan. Trading pada prinsipnya adalah Risk Management dan bukan Profitabilitas semata.
