Berita

Rumah Edukasi Market Research Berita Perdagangan Pemilu Paruh Waktu Amerika Serikat

Pemilu Paruh Waktu Amerika Serikat

by REZA ASWIN

Apa yang terjadi di pasar

     Pemungutan suara dalam pemilu paruh waktu Amerika Serikat 2026 dimulai saat tensi politik yang memuncak dan bayang-bayang ketidakpastian pasar finansial. Para pemilih di Amerika Serikat mendatangi tempat pemungutan suara untuk menentukan konstelasi kekuatan di Kongres. Departemen Kehakiman bahkan mengerahkan sekitar 1.000 pengamat dan pengawas pemilu ke 50 negara bagian untuk memantau jalannya pemungutan suara, sebuah langkah pengawasan paling masif yang pernah dilakukan lembaga tersebut. Dalam dua tahun terakhir kepemimpinan Presiden Donald Trump (periode Kongres ke-119 dari Januari 2025 hingga Januari 2027), Partai Republik memegang kendali penuh atas Kongres AS, baik di DPR (House of Representatives) maupun di Senat. Keadaan saat ini optimisme Demokrat didorong oleh rendahnya tingkat kepuasan publik terhadap Trump, atas lonjakan harga konsumen, keterlibatan militer dalam konflik berkepanjangan dengan Iran, isu korupsi pemerintahan, hingga kebijakan imigrasi agresif yang menindak warga negara serta penduduk legal. Jika berhasil menguasai Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) AS, Partai Demokrat berpotensi mencetak sejarah dengan mengusung Pemimpin Minoritas DPR Hakeem Jeffries sebagai Ketua DPR kulit hitam pertama dalam sejarah Amerika Serikat. Dampaknya bursa saham Wall Street merespons gelaran pemilu ini dengan pergerakan volatil. Indeks Nasdaq Composite ditutup menguat 0,83% dan S&P 500 naik 0,36%, berhasil menghentikan tren penurunan selama tiga hari berturut-turut. Sebaliknya, Dow Jones Industrial Average turun 0,38%. Para pelaku pasar kini bersiap menghadapi dampak sistemik dari hasil perhitungan suara. Kemenangan mutlak Demokrat di kedua kamar dapat memicu aksi jual jangka pendek pada saham-saham AI dan sektor terkait akibat kekhawatiran atas pengetatan regulasi dan pengawasan industri. Sebaliknya, jika Republik berhasil mempertahankan Senat atau kedua kamar, pasar diproyeksikan mengalami reli kenaikan singkat. Bagaimanapun hasilnya, hilangnya ketidakpastian politik pasca-pemilu diperkirakan akan memberi ruang bagi pasar saham untuk bergerak lebih stabil dalam jangka panjang.

Ekspektasi Pasar

Dengan melihat Fenomena yang terjadi saat ini maka diprediksi XAUUSD = Sideways Cenderung netral - GBPUSD = Sideways Cenderung netral – USDJPY = Sideways Cenderung netral

 

Trading Plan :

XAUUSD: SIDEWAYS

Buy Limit: 3777 – 3870 dengan target 3998 – 4083

Stoploss 3605

Grafik XAUUSD time frame D1

 

GBPUSD: SIDEWAYS

Buy Limit: 1.3270 – 1.3353 dengan target 1.3463 – 1.3542

Stoploss 1.3131

Grafik GBPUSD time frame D1

 

USDJPY: SIDEWAYS

Sell Limit: 159.31 – 160.26 dengan target 156.65 – 157.77

Stoploss 161.92

Grafik USDJPY time frame D1

 

Disclaimer

Fundamental bukanlah teknikal yang dapat berubah dalam hitungan menit bahkan jam, tetapi fundamental merupakan suatu gambaran besar atas pandangan kedepan yang dapat terjadi dalam rentang waktu yang lebih panjang. Perhitungkan money management sangat diperlukan sebelum melakukan transaksi mengingat setiap transaksi dalam forex dapat berakibat habisnya dana yang ditransaksikan. Trading pada prinsipnya adalah Risk Management dan bukan Profitabilitas semata.

 

Pernyataan Risiko

Perdagangan kontrak derivatif memiliki tingkat risiko yang tinggi dan tidak cocok untuk semua investor. Kerugian dapat terjadi dalam waktu singkat dan bahkan dapat melebihi margin awal yang disetorkan. Penggunaan leverage dapat memperbesar keuntungan maupun kerugian.