Berita

Rumah Pusat Edukasi Data Market Berita Perdagangan Prospek Suku Bunga The Fed

Prospek Suku Bunga The Fed

by REZA ASWIN

Apa yang terjadi di pasar

     Prospek suku bunga The Fed dalam risalah rapat FOMC bulan September mengungkapkan bahwa para pejabat bank sentral meramalkan satu kenaikan suku bunga lagi sebelum akhir tahun untuk mengurangi inflasi yang terus berada di atas target 2% selama lebih dari lima tahun. Keputusan tersebut didorong oleh harga yang tetap tinggi serta pasar tenaga kerja yang relatif stabil. Meski demikian, dokumen risalah tidak menyebutkan kapan tepatnya pengetatan berikutnya akan dieksekusi. Akan ada 2 pertemuan, yaitu 28 Oktober dan 9 Desember, dimana mereka menekankan bahwa setiap langkah di masa mendatang akan sangat bergantung pada perkembangan data ekonomi yang masuk dan evaluasi risiko. Meskipun dalam konferensi pers setelah pertemuan Ketua Kevin Warsh menyampaikan nada bicara yang cenderung ketat ( hawkish ), tetapi data inflasi terbaru menunjukkan sinyal berbeda. Indeks harga pengeluaran konsumsi pribadi (PCE) untuk bulan Agustus mencatat inflasi inti sebesar 3% dan inflasi utama sebesar 3,4%. Meski masih melebihi target, pencapaian tersebut lebih rendah dari perkiraan pasar, karena adanya pengaruh penyesuaian metode penghitungan input tertentu. Pernyataan beberapa pejabat utama, seperti Presiden Fed New York John Williams, mengindikasikan bahwa para pembuat kebijakan tidak perlu terburu-buru dan dapat mengambil waktu untuk mencapai arah suku bunga, sehingga kenaikan pada pertemuan Oktober dinilai kurang memungkinkan. Dampaknya membuat imbal obligasi AS sempat naik tetapi dengan adanya hasil lelang obligasi 10 tahun senilai $39 miliar, memberikan mencatatan permintaan sangat kuat, khususnya dari pemmodal asing dan pihak non-dealer. Untuk menjaga kestabilan pasar, Departemen Keuangan AS di bawah Menteri Keuangan Scott Bessent merencanakan peningkatan operasi pembelian kembali ( buyback ) obligasi jangka panjang.

 

Ekspektasi Pasar

Dengan melihat Fenomena yang terjadi saat ini maka diprediksi XAUUSD = Sideways Cenderung Netral - XAGUSD = Sideways Cenderung Netral – AUDUSD = Sideways Cenderung Netral

 

Trading Plan :

XAUUSD: SIDEWAYS

Buy Limit: 3940 – 4047 dengan target 4260 – 4375

Stoploss 3747

Grafik XAUUSD time frame D1

 

XAGUSD: SIDEWAYS

Buy Limit: 56.80 – 58.60 dengan target 61.44 – 63.59

Stoploss 53.11

Grafik XAGUSD time frame D1

 

AUDUSD: SIDEWAYS

Buy Limit: 0.6890 – 0.6942 dengan target 0.7029 – 0.7079

Stoploss 0.6791

Grafik AUDUSD time frame D1

 

Disclaimer

Fundamental bukanlah teknikal yang dapat berubah dalam hitungan menit bahkan jam, tetapi fundamental merupakan suatu gambaran besar atas pandangan kedepan yang dapat terjadi dalam rentang waktu yang lebih panjang. Perhitungkan money management sangat diperlukan sebelum melakukan transaksi mengingat setiap transaksi dalam forex dapat berakibat habisnya dana yang ditransaksikan. Trading pada prinsipnya adalah Risk Management dan bukan Profitabilitas semata.

Perdagangan kontrak derivatif memiliki risiko tinggi dan tidak cocok untuk semua investor. Kerugian dapat terjadi dalam waktu singkat, bahkan melebihi margin awal yang disetorkan. Penggunaan leverage dapat memperbesar keuntungan maupun kerugian.

Pastikan Anda memahami risikonya dan hanya melakukan trading jika siap menanggung potensi kerugian.