Pusat Edukasi

Rumah Pusat Edukasi Belajar Forex Pusat Edukasi Gratis Bagaimana Floating Bisa Menjadi Bumerang dalam Trading?

Bagaimana Floating Bisa Menjadi Bumerang dalam Trading?

by Lia Nurullita

Bagaimana Floating Bisa Menjadi Bumerang dalam Trading?

Dalam dunia trading, baik itu forex, saham, maupun komoditas, istilah "floating" sering kali menjadi perbincangan hangat di kalangan trader. Floating mengacu pada kondisi di mana posisi trading yang dibuka belum direalisasikan sebagai keuntungan (floating profit) atau kerugian (floating loss). Dalam kondisi tertentu, floating dapat memberikan fleksibilitas bagi trader untuk mengatur strategi keluar dari pasar. Namun, jika tidak dikelola dengan baik, floating bisa berubah menjadi bumerang yang membawa dampak buruk bagi akun trading.

Banyak trader, terutama pemula, sering kali terjebak dalam perangkap floating karena kurangnya pemahaman tentang risiko yang menyertainya. Dalam artikel ini, kita akan membahas bagaimana floating bisa menjadi bumerang dalam trading, mengapa hal ini sering terjadi, serta langkah-langkah yang dapat diambil untuk menghindari kerugian besar akibat floating yang tidak terkendali.

Mengapa Trader Terjebak dalam Floating?

1. Ekspektasi Berlebihan Terhadap Pergerakan Harga

Salah satu alasan utama mengapa trader membiarkan floating loss terjadi adalah harapan bahwa harga akan berbalik ke arah yang menguntungkan mereka. Mereka berpikir bahwa dengan sedikit kesabaran, pasar akan kembali ke level yang mereka inginkan. Sayangnya, tidak semua pergerakan harga sesuai dengan ekspektasi. Pasar bisa terus bergerak berlawanan dengan posisi trader, menyebabkan floating loss yang semakin besar dan berujung pada margin call.

2. Tidak Menggunakan Stop Loss

Stop loss adalah alat yang sangat penting dalam manajemen risiko. Namun, banyak trader yang enggan menggunakannya karena takut terkena stop out terlalu cepat. Mereka lebih memilih membiarkan posisi tetap terbuka dengan harapan harga akan kembali. Ketika hal ini terjadi, floating loss dapat meningkat hingga ke level yang tidak dapat ditanggung oleh akun trading.

3. Overleveraging

Leverage memang memberikan peluang besar bagi trader untuk mendapatkan keuntungan besar dengan modal kecil. Namun, penggunaan leverage yang berlebihan tanpa perhitungan yang matang dapat memperbesar risiko floating loss. Ketika pasar bergerak berlawanan, posisi dengan leverage tinggi akan mengalami floating loss yang lebih besar dibandingkan posisi dengan leverage yang lebih rendah.

4. Psikologi Trading yang Tidak Terkendali

Emosi sering kali menjadi faktor utama dalam pengambilan keputusan trading. Rasa takut untuk merealisasikan kerugian membuat trader enggan menutup posisi yang sudah merugi. Alih-alih menerima kerugian kecil, mereka justru membiarkan floating loss membesar hingga akhirnya akun mereka tidak mampu lagi menanggung beban kerugian tersebut.

Bagaimana Floating Bisa Menjadi Bumerang?

1. Margin Call dan Stop Out

Ketika floating loss semakin besar, trader dapat mengalami margin call. Margin call terjadi ketika ekuitas akun tidak cukup untuk menahan posisi yang terbuka. Jika trader tidak menambahkan dana ke akun mereka, broker akan menutup posisi secara otomatis (stop out) untuk menghindari saldo negatif. Hal ini mengakibatkan trader kehilangan sebagian besar atau bahkan seluruh modal mereka.

2. Kerugian yang Tidak Terkendali

Floating loss yang dibiarkan terlalu lama bisa berubah menjadi kerugian permanen ketika harga tidak kembali ke arah yang diharapkan. Jika trader tidak memiliki strategi keluar yang jelas, floating loss bisa menghabiskan modal secara perlahan tetapi pasti.

3. Gangguan Psikologi dan Keputusan yang Buruk

Floating loss yang terus meningkat bisa menyebabkan tekanan psikologis yang tinggi bagi trader. Ketegangan dan stres akibat melihat saldo akun terus menyusut dapat mengarah pada pengambilan keputusan yang emosional, seperti membuka posisi baru tanpa analisis yang matang atau melakukan averaging down yang justru memperburuk situasi.

Strategi untuk Menghindari Floating Loss yang Berbahaya

1. Gunakan Stop Loss dengan Bijak

Menetapkan stop loss di setiap posisi trading adalah langkah penting untuk membatasi kerugian. Pastikan stop loss ditempatkan pada level yang sesuai dengan analisis teknikal dan tidak terlalu ketat agar tidak mudah terkena oleh pergerakan pasar yang wajar.

2. Gunakan Manajemen Risiko yang Baik

Jangan pernah mempertaruhkan lebih dari 2-3% dari total modal dalam satu posisi trading. Dengan menerapkan manajemen risiko yang ketat, trader dapat menghindari floating loss yang terlalu besar dan menjaga keberlanjutan akun trading mereka.

3. Jangan Terlalu Bergantung pada Leverage

Gunakan leverage secara bijak dan hindari penggunaan leverage yang terlalu tinggi. Leverage yang tinggi memang bisa meningkatkan potensi keuntungan, tetapi juga meningkatkan risiko floating loss yang besar.

4. Terapkan Disiplin dan Kontrol Emosi

Disiplin dalam trading sangat penting untuk menghindari floating loss yang berbahaya. Trader harus memiliki rencana trading yang jelas dan tidak boleh tergoda untuk melanggar aturan yang sudah mereka buat. Mengendalikan emosi seperti rasa takut dan serakah juga sangat penting dalam menjaga kestabilan akun trading.

5. Gunakan Cut Loss Jika Diperlukan

Jika harga sudah bergerak terlalu jauh dari ekspektasi dan floating loss terus membesar, lebih baik menutup posisi dan menerima kerugian kecil daripada membiarkan kerugian semakin besar. Cut loss yang terukur lebih baik daripada menunggu tanpa kepastian.

Trading bukan hanya soal mencari profit, tetapi juga bagaimana mengelola risiko dengan baik. Floating loss yang tidak terkendali bisa menjadi bumerang yang merusak akun trading Anda jika tidak dikelola dengan strategi yang tepat.

Bagi Anda yang ingin memahami lebih dalam tentang strategi manajemen risiko dan cara menghindari floating loss yang berbahaya, bergabunglah dengan program edukasi trading kami di www.didimax.co.id. Didimax menyediakan bimbingan langsung dari para mentor profesional yang akan membantu Anda menjadi trader yang lebih cerdas dan disiplin.

Jangan biarkan floating loss menjadi bumerang yang menghancurkan akun trading Anda! Segera daftar dan tingkatkan keterampilan trading Anda bersama Didimax untuk pengalaman trading yang lebih aman dan menguntungkan.