Pusat Edukasi

Rumah Pusat Edukasi Belajar Forex Pusat Edukasi Gratis Cara Memilih Pair Terbaik untuk Trading di Bank Holiday

Cara Memilih Pair Terbaik untuk Trading di Bank Holiday

by rizki

Cara Memilih Pair Terbaik untuk Trading di Bank Holiday

Banyak trader pemula berpikir bahwa pasar forex selalu ramai dan penuh peluang, kapan pun mereka masuk. Kenyataannya, ada periode tertentu di mana pasar bergerak lebih lambat, spread melebar, dan likuiditas berkurang. Salah satunya adalah ketika terjadi bank holiday — hari libur bank di negara-negara besar yang memengaruhi volume transaksi global.

Memahami bagaimana memilih pair terbaik saat kondisi seperti ini sangat penting. Salah memilih pair bisa membuat trading terasa “macet”, stop loss lebih mudah tersentuh, dan profit sulit berkembang. Sebaliknya, memilih pair yang tepat justru bisa membantu Anda tetap produktif, meski pasar sedang sepi.

Artikel ini akan membahas secara lengkap bagaimana memilih pair terbaik saat bank holiday, faktor apa saja yang perlu dipertimbangkan, kesalahan umum trader, hingga strategi praktis yang dapat diterapkan.


Apa Itu Bank Holiday dan Mengapa Penting untuk Trader?

Bank holiday adalah hari libur resmi perbankan di suatu negara. Pada hari tersebut, aktivitas lembaga keuangan cenderung menurun sehingga:

  • Volume transaksi berkurang

  • Likuiditas menurun

  • Pergerakan harga seringkali menyempit (range kecil)

  • Spread cenderung melebar

  • False breakout lebih sering terjadi

Contohnya, ketika bank holiday di Amerika Serikat, pair-pair yang melibatkan USD biasanya akan terasa lebih tenang dibanding hari normal. Demikian juga saat libur bank di Inggris, pergerakan GBP sering menjadi tidak stabil atau cenderung stagnan.

Karena forex bersifat global, bank holiday satu negara bisa berdampak besar — terutama jika negara tersebut termasuk pusat keuangan dunia seperti:

  • Amerika Serikat

  • Inggris

  • Zona Euro

  • Jepang

  • Australia

Di sinilah kemampuan memilih pair menjadi sangat krusial.


Mengapa Tidak Semua Pair Cocok Saat Bank Holiday?

Ketika trader memaksakan diri masuk ke pasar saat likuiditas rendah, seringkali mereka mengalami:

  1. Entry sulit dieksekusi dengan harga ideal
    Slippage lebih besar karena volume tipis.

  2. Stop loss mudah tersentuh karena gerak acak
    Pasar bergerak kecil tapi “tajam”.

  3. Profit stagnan
    Harga bergerak sideways panjang.

Karena itu, bukan hanya strategi trading yang perlu disesuaikan, tetapi juga pemilihan pair.

Alih-alih memaksa trading pada pair yang “biasanya” aktif, trader perlu fokus pada pair yang masih memiliki katalis pergerakan saat bank holiday tertentu.


Prinsip Utama Memilih Pair Saat Bank Holiday

Ada beberapa prinsip dasar yang bisa dijadikan panduan:

1. Hindari Pair yang Berhubungan dengan Negara yang Sedang Libur

Jika bank holiday terjadi di AS, maka:

  • Hindari pair mayor berbasis USD seperti:

    • EURUSD

    • GBPUSD

    • USDJPY

    • AUDUSD

    • USDCAD

Bukan berarti tidak boleh trading sama sekali — tetapi perlu dihindari karena:

  • Spread cenderung melebar

  • Range kecil

  • Pergerakan mudah “menipu”

Sebaliknya, Anda bisa mempertimbangkan pair silang (cross pair) yang tidak melibatkan USD, misalnya:

  • EURJPY

  • EURGBP

  • GBPJPY

  • AUDNZD

  • EURAUD

Karena pair ini masih bisa “hidup” mengikuti sesi pasar yang aktif.


2. Prioritaskan Pair yang Masih Memiliki Sesi Aktif

Setiap sesi pasar memiliki karakter.

  • Sesi Asia: cenderung tenang

  • Sesi Eropa: mulai aktif

  • Sesi Amerika: biasanya paling volatile

Saat bank holiday terjadi di salah satu wilayah, carilah pair yang terkait dengan wilayah lain yang masih bekerja.

Contoh:

Jika libur bank di Inggris:

  • Pair berbasis GBP melemah volatilitasnya.

  • Fokus bisa bergeser ke:

    • USDJPY (jika AS aktif)

    • AUDUSD (jika Asia aktif)

    • EURJPY

Jika libur bank di Jepang:

  • Pair berbasis JPY cenderung sepi.

  • Cari pair Eropa atau Amerika.

Intinya: ikuti sesi yang masih aktif, bukan negara yang libur.


3. Perhatikan News & Katalis Fundamental

Meski bank holiday berlangsung, pasar tetap bisa bergerak kuat jika:

  • Ada rilis data ekonomi penting

  • Pernyataan bank sentral

  • Isu geopolitik

  • Perubahan harga komoditas global

Contoh:

  • AUDUSD bisa bergerak aktif ketika ada rilis data ekonomi China.

  • USDCAD sering bergerak mengikuti harga minyak.

  • NZDUSD aktif saat ada berita dari sektor dairy (susu) Selandia Baru.

Karena itu, sebelum memilih pair, biasakan:

  • Cek kalender ekonomi

  • Tandai news berdampak tinggi

  • Fokus pada pair yang terkait langsung dengan news tersebut


Rekomendasi Pair yang Umumnya Masih Menarik Saat Bank Holiday (Tergantung Kondisi)

Berikut contoh kategori pair yang biasanya masih menarik — dengan catatan selalu cek kondisi aktual:

1. Cross Pair Utama (Tanpa USD)

  • EURJPY

  • GBPJPY

  • EURGBP

Alasan:
Mereka tetap bergerak mengikuti fluktuasi dua wilayah aktif sekaligus.

2. Pair Komoditas

  • AUDUSD

  • NZDUSD

  • USDCAD

Biasanya tetap bergerak karena dipengaruhi:

  • Harga emas

  • Harga minyak

  • Data ekonomi Asia

3. Pair Eksotik (Hati-Hati!)

Contoh:

  • USDTRY

  • USDZAR

  • USDMXN

Pair ini memang volatile, tetapi risikonya tinggi:

  • Spread besar

  • Gerakan liar

  • Cocok hanya untuk trader berpengalaman


Kesalahan Umum Trader Saat Memilih Pair di Bank Holiday

Banyak trader jatuh pada jebakan berikut:

❌ Memaksa Trading di Pair Favorit

“Biasanya saya trading EURUSD, jadi tetap lanjut saja.”

Padahal:

  • Kondisi pasar berubah

  • Pair favorit bisa menjadi tidak ideal

Trader seharusnya fleksibel, bukan terpaku.


❌ Mengabaikan Spread

Saat bank holiday, broker sering memperlebar spread.

Jika target profit kecil (scalping), kondisi ini sangat merugikan.


❌ Overtrading Karena Bosan

Karena pasar sepi, trader:

  • Membuka terlalu banyak posisi

  • Masuk tanpa analisa matang

  • Hanya karena ingin “ada transaksi”

Sikap ini jauh lebih berbahaya dibanding tidak trading sama sekali.


Strategi Praktis Memilih Pair Secara Sistematis

Agar tidak bingung, gunakan checklist sederhana berikut sebelum membuka chart:

1️⃣ Cek apakah hari ini ada bank holiday?
2️⃣ Negara mana yang libur?
3️⃣ Coret sementara pair yang berkaitan langsung.
4️⃣ Cari sesi pasar yang aktif.
5️⃣ Cek kalender ekonomi dan news penting.
6️⃣ Tandai pair yang punya katalis.
7️⃣ Lihat spread dan kondisi volatilitas.
8️⃣ Baru lakukan analisa teknikal.

Dengan pendekatan sistematis, keputusan trading menjadi lebih rasional.


Kapan Sebaiknya Tidak Trading Sama Sekali?

Jawabannya: ketika semua faktor menunjukkan pasar terlalu sepi.

Jika:

  • Range sempit

  • Tidak ada news

  • Spread melebar

  • Candle bergerak lambat

Maka istirahat adalah pilihan terbaik.

Trader profesional tahu kapan harus masuk — dan kapan harus menunggu.


Pada akhirnya, memilih pair terbaik saat bank holiday bukan sekadar mencari yang paling volatile. Yang paling penting adalah keseimbangan antara peluang dan risiko. Dengan pemahaman yang matang, trader bisa tetap produktif, disiplin, dan terhindar dari kesalahan yang tidak perlu.


Ketika Anda ingin meningkatkan kemampuan membaca kondisi market, memahami karakter tiap pair, dan belajar bagaimana menentukan keputusan trading yang lebih cerdas, mengikuti program edukasi trading bisa menjadi langkah besar yang tepat. Di Didimax, Anda akan dibimbing oleh mentor berpengalaman, mendapatkan materi yang terstruktur, serta bisa bertanya langsung kapan pun masih bingung tentang strategi yang tepat saat bank holiday maupun hari normal.

Jika Anda serius ingin berkembang sebagai trader, jangan menunggu sampai kerugian menumpuk baru belajar. Silakan kunjungi www.didimax.co.id, pelajari program edukasinya, dan mulai bangun pondasi trading yang lebih kuat, terarah, dan berkelanjutan.