Pusat Edukasi

Rumah Pusat Edukasi Belajar Forex Pusat Edukasi Gratis Kenapa Trader Harus Waspada Saat News? Ini Alasannya!

Kenapa Trader Harus Waspada Saat News? Ini Alasannya!

by rizki

Kenapa Trader Harus Waspada Saat News? Ini Alasannya!

Dalam dunia trading, berita (news) memiliki peran yang sangat penting dalam pergerakan harga di pasar keuangan. Banyak trader, baik pemula maupun profesional, sering kali menantikan rilis berita ekonomi untuk mencari peluang trading yang menguntungkan. Namun, di balik potensi profit yang besar, ada risiko yang tak kalah besar yang mengintai para trader saat news dirilis. Oleh karena itu, penting bagi trader untuk memahami kenapa harus waspada saat news dan bagaimana mengelola risiko dengan bijak.

1. Volatilitas yang Sangat Tinggi

Salah satu alasan utama mengapa trader harus waspada saat news adalah karena volatilitas pasar yang meningkat secara drastis. Ketika berita ekonomi seperti Non-Farm Payroll (NFP), keputusan suku bunga oleh bank sentral, atau data inflasi dirilis, harga di pasar bisa bergerak sangat cepat dan tidak menentu. Hal ini bisa menyebabkan slippage, yaitu kondisi di mana order dieksekusi pada harga yang berbeda dari yang diharapkan.

Misalnya, seorang trader membuka posisi buy pada pasangan mata uang EUR/USD dengan ekspektasi bahwa berita yang akan dirilis berdampak positif. Namun, karena volatilitas yang tinggi, harga bisa saja berbalik arah dengan cepat, menyebabkan kerugian yang signifikan sebelum trader sempat bereaksi. Oleh karena itu, tanpa strategi yang tepat, trading saat news bisa lebih menyerupai perjudian dibandingkan analisis yang terukur.

2. Spread yang Melebar

Selain volatilitas yang tinggi, trader juga harus menghadapi pelebaran spread saat berita dirilis. Spread adalah selisih antara harga bid dan ask yang dikenakan oleh broker. Pada kondisi pasar normal, spread cenderung stabil dan relatif kecil. Namun, saat berita besar diumumkan, banyak broker memperlebar spread untuk mengantisipasi lonjakan volatilitas.

Pelebaran spread ini bisa sangat merugikan trader, terutama mereka yang menggunakan strategi scalping atau day trading. Order yang dieksekusi dengan spread yang melebar akan mengurangi potensi profit dan meningkatkan biaya trading. Bahkan, dalam beberapa kasus, spread yang terlalu lebar bisa langsung memicu stop loss trader sebelum harga bergerak ke arah yang diharapkan.

3. Pergerakan Harga yang Tidak Bisa Diprediksi

Banyak trader pemula mengira bahwa mereka bisa dengan mudah memprediksi arah pergerakan harga berdasarkan hasil berita yang dirilis. Namun, kenyataannya tidak selalu demikian. Reaksi pasar terhadap suatu berita tidak hanya dipengaruhi oleh angka yang dirilis, tetapi juga oleh ekspektasi pasar sebelumnya dan faktor-faktor teknikal lainnya.

Sebagai contoh, jika data inflasi AS lebih rendah dari ekspektasi, banyak yang beranggapan bahwa USD akan melemah. Namun, jika pelaku pasar sebelumnya sudah memperkirakan hasil ini dan sudah melakukan posisi sesuai ekspektasi tersebut, justru bisa terjadi "buy the rumor, sell the news" yang membuat harga bergerak ke arah yang tidak terduga.

4. Likuiditas Pasar yang Rendah

Saat berita berdampak tinggi diumumkan, banyak likuiditas di pasar yang menghilang sementara waktu karena para trader dan institusi besar enggan mengeksekusi order hingga ada kepastian arah pasar. Hal ini bisa menyebabkan "gaps" atau lonjakan harga yang signifikan dalam waktu singkat.

Likuiditas yang rendah membuat eksekusi order menjadi sulit, terutama untuk trader yang menggunakan strategi stop loss ketat. Order stop loss bisa dieksekusi pada harga yang jauh berbeda dari yang diharapkan akibat slippage, sehingga risiko kerugian meningkat.

5. Kesalahan Psikologis dalam Pengambilan Keputusan

Trading saat news bisa memicu emosi yang lebih kuat dibandingkan dengan trading dalam kondisi normal. Ketika harga bergerak cepat, banyak trader yang panik dan mengambil keputusan impulsif tanpa mempertimbangkan strategi yang telah dirancang sebelumnya. FOMO (Fear of Missing Out) sering kali muncul, menyebabkan trader masuk ke pasar di waktu yang salah hanya karena takut kehilangan peluang.

Sebaliknya, ada juga trader yang terlalu percaya diri dan overtrading saat news, mengabaikan manajemen risiko mereka. Ini bisa berujung pada kerugian besar dalam waktu singkat. Oleh karena itu, memiliki disiplin yang kuat dalam mengelola psikologi trading sangat penting saat menghadapi pergerakan harga yang ekstrem akibat berita.

Bagaimana Cara Mengelola Risiko Saat News?

Meskipun trading saat news bisa berisiko tinggi, ada beberapa cara untuk mengelola risiko agar tetap bisa mendapatkan peluang profit dengan lebih aman:

  1. Gunakan Stop Loss dan Take Profit – Pastikan selalu menggunakan stop loss untuk membatasi kerugian dan take profit untuk mengamankan keuntungan saat harga mencapai target tertentu.

  2. Hindari Overleveraging – Gunakan leverage dengan bijak agar tidak terlalu terpapar risiko besar dalam satu kali trading.

  3. Tunggu Pasar Stabil – Jika tidak yakin dengan pergerakan harga saat news, lebih baik menunggu beberapa saat hingga volatilitas mereda sebelum masuk ke pasar.

  4. Gunakan Pending Order – Pending order seperti buy stop atau sell stop bisa membantu masuk ke pasar pada harga yang lebih baik dibandingkan dengan market order.

  5. Perhatikan Kalender Ekonomi – Selalu cek kalender ekonomi sebelum trading untuk mengetahui jadwal rilis berita penting yang bisa berdampak besar pada pasar.

Trading saat news memang menawarkan peluang keuntungan besar, tetapi risiko yang menyertainya juga sangat tinggi. Oleh karena itu, sangat penting bagi trader untuk memiliki pemahaman yang mendalam tentang dampak berita terhadap pasar serta bagaimana mengelola risiko dengan strategi yang tepat.

Jika Anda ingin belajar lebih dalam tentang strategi trading yang aman dan efektif saat news, bergabunglah dalam program edukasi trading di www.didimax.co.id. Didimax adalah broker forex terpercaya yang menyediakan edukasi gratis bagi trader pemula maupun profesional, dengan bimbingan langsung dari para mentor berpengalaman.

Jangan lewatkan kesempatan untuk meningkatkan skill trading Anda dan menghindari jebakan trading saat news! Kunjungi www.didimax.co.id sekarang dan mulai perjalanan trading Anda dengan bimbingan yang tepat.