Strategi Low-Risk Trading Khusus Bank Holiday
Dalam dunia trading forex, setiap kondisi pasar memiliki karakteristiknya sendiri. Ada masa ketika volatilitas tinggi dan peluang terbuka lebar, namun ada juga periode ketika pergerakan harga melambat, likuiditas menurun, dan spread bisa melebar. Salah satu periode yang sering membingungkan trader adalah bank holiday — ketika sebagian besar bank besar dunia tidak beroperasi karena libur nasional.
Banyak trader pemula mengira bahwa libur bank tidak terlalu berpengaruh pada market, karena pasar forex tetap “buka” 24 jam. Padahal kenyataannya, bank merupakan penyedia likuiditas utama. Ketika bank tutup, aliran transaksi menjadi lebih sepi, order book lebih tipis, dan pergerakan harga seringkali tidak natural. Di sinilah risiko meningkat — terutama bagi trader yang tetap menggunakan strategi agresif seperti biasanya.
Karena itu, memahami strategi low-risk trading khusus bank holiday sangat penting. Bukan hanya supaya tetap bisa mendapat peluang, tetapi juga agar kita tidak terjebak pada kondisi market yang sebenarnya kurang ideal untuk “ngegas”.
Artikel ini akan membahas secara mendalam: mengapa bank holiday berisiko, kesalahan umum trader, dan bagaimana menyusun strategi trading yang lebih aman, realistis, dan terukur.
Mengapa Bank Holiday Berisiko?
Saat bank tutup, beberapa hal penting terjadi:
-
Likuiditas turun drastis
Pasar menjadi “tipis”. Artinya, jumlah pembeli dan penjual berkurang. Akibatnya, harga mudah bergerak hanya karena order kecil.
-
Spread melebar
Broker menyesuaikan margin risiko mereka. Pair yang biasanya spread kecil, bisa tiba-tiba melebar dua hingga tiga kali lipat.
-
False breakout sering muncul
Harga tampak menembus support/resistance, tetapi kemudian kembali lagi dengan cepat karena tidak ada volume yang mendukung.
-
Pergerakan sideways lebih dominan
Market sering bergerak dalam range sempit, sehingga strategi trend following menjadi kurang efektif.
Kalau kita memaksakan diri memakai strategi harian biasa, risiko terseret volatilitas kecil namun menipu menjadi sangat besar.
Mindset Dasar Low-Risk Trading Saat Bank Holiday
Sebelum membahas teknis strategi, ada beberapa mindset penting yang perlu ditanamkan:
✔ Fokus bertahan, bukan mengejar profit besar
Periode bank holiday lebih cocok untuk bertahan, bukan adu kecepatan.
✔ Tetapkan ekspektasi rendah
Target harian sebaiknya lebih kecil dibanding hari normal.
✔ Lebih banyak menunggu daripada masuk posisi
Tidak semua kondisi market layak diperdagangkan.
✔ Uang yang tidak hilang hari ini adalah modal menang di kemudian hari
Disiplin menjaga risiko justru membentuk trader profesional.
Jika mindset sudah tepat, barulah strategi low-risk bisa dijalankan secara efektif.
Pilih Pair yang Relatif Stabil
Tidak semua pair cocok ditradingkan saat likuiditas rendah. Hindari:
✘ Pair eksotik
✘ Pair dengan spread besar
✘ Pair yang bergantung pada negara yang sedang libur bank
Sebaliknya, fokus pada:
✔ Major pairs (EURUSD, GBPUSD, USDJPY)
✔ Pair dengan spread paling kecil di broker
✔ Pair yang pergerakannya tetap logis meskipun market sepi
Kuncinya: semakin kecil spread dan semakin stabil pergerakan, semakin rendah risiko yang harus ditanggung.
Gunakan Timeframe Lebih Tinggi
Trader sering terjebak scalping saat bank holiday karena market terlihat lambat. Padahal justru di timeframe kecil:
Strategi yang lebih aman:
➡ Observasi trend di H4 atau Daily
➡ Entry pada konfirmasi di H1 atau M30
Dengan begitu, kita tidak mudah terpancing oleh gerakan kecil yang tidak berarti.
Pasang Stop Loss Lebih Konsisten
Saat market sepi, harga sering “loncat” tidak wajar. Artinya, trading tanpa stop loss adalah kesalahan fatal.
Gunakan prinsip berikut:
-
Letakkan stop loss di luar area support/resistance utama.
-
Hindari jarak SL terlalu sempit.
-
Jangan memperbesar lot hanya karena SL jauh.
Lebih baik lot kecil + SL rapi,
daripada lot besar dengan risiko margin call.
Turunkan Lot — Bahkan Bila Perlu Setengah dari Biasanya
Strategi low-risk berarti:
➡ Kurangi ukuran lot 30%–50% dari biasanya.
Dengan begitu:
Dalam periode tidak ideal, pelan tapi aman jauh lebih baik dibanding memaksa profit cepat.
Fokus pada Strategi Range Trading
Karena market cenderung sideways saat bank holiday, strategi yang cocok adalah memanfaatkan pantulan dari area tertentu.
Langkah sederhana:
-
Tandai support dan resistance terdekat.
-
Cari price action seperti pin bar / rejection.
-
Entry dekat area, bukan di tengah-tengah.
-
Ambil target pendek, jangan serakah.
Tidak perlu menunggu trend panjang. Cukup manfaatkan pergerakan kecil yang logis dan teruji.
Hindari Trading News Besar
Walaupun bank libur, berita ekonomi tetap bisa rilis. Yang sering terjadi:
-
candle tiba-tiba loncat,
-
spread melebar,
-
order terkena slippage.
Jika jadwal kalender menunjukkan berita berdampak tinggi, pilihan paling aman adalah:
➡ duduk diam, tunggu market stabil kembali.
Trader profesional tahu bahwa tidak entry juga merupakan keputusan trading.
Evaluasi Lebih Banyak, Eksekusi Lebih Sedikit
Bank holiday adalah waktu yang bagus untuk:
✔ review jurnal trading
✔ evaluasi strategi
✔ memperbaiki disiplin
✔ latihan backtest
Keuntungan utama bukan dari profit transaksi, melainkan dari peningkatan kualitas sebagai trader.
Dengan begitu, saat market kembali normal, kita masuk dengan kondisi mental dan strategi yang jauh lebih matang.
Kesimpulan
Bank holiday bukanlah musuh trader. Yang menjadi masalah adalah:
➡ salah strategi,
➡ memaksakan diri,
➡ tidak memahami karakter market.
Dengan pendekatan low-risk, trader bisa:
✔ melindungi modal
✔ menghindari jebakan market tipis
✔ tetap berkembang meskipun peluang terbatas
Ingat, trading itu maraton — bukan sprint. Menjaga risiko berarti menjaga masa depan trading kita.
Di momen seperti bank holiday, belajar dari mentor dan komunitas trading yang tepat bisa membuat perjalanan jauh lebih aman. Jika kamu ingin memahami strategi trading yang benar-benar realistis, terstruktur, dan dibimbing langsung, kamu bisa mengikuti program edukasi trading yang disediakan di www.didimax.co.id. Di sana, kamu akan belajar mulai dari dasar hingga strategi lanjutan dengan pendekatan yang mudah dipahami.
Jangan lewatkan kesempatan untuk meningkatkan skill tradingmu secara bertahap dan terarah. Modal bisa dicari, tapi pengetahuan dan disiplin hanya bisa dibangun melalui pembelajaran yang tepat. Kunjungi www.didimax.co.id dan mulai perjalanan tradingmu dengan fondasi yang lebih kuat dan aman.