Berita

Rumah Pusat Edukasi Data Market Berita Perdagangan Ekonomi Amerika Serikat Resilience

Ekonomi Amerika Serikat Resilience

by Reza Aswin

Apa yang terjadi di pasar

   Dengan adanya data ekonomi Amerika Serikat yang dirilis tadi malam, terlihat bahwa ekonomi AS saat ini terlihat resilence. Indeks harga produsen (PPI) hanya naik 0,2% secara bulanan, tetapi secara tahunan PPI berada pada level yang tinggi yaitu 3% dan 3,5% untuk PPI inti. Disisi lain penjualan ritel naik 0,6% untuk bulan November. Dari data data diatas maka terlihat bahwa ekonomi AS belum terlalu buruk tetapi juga terlalu baik, dimana permintaan domestic masih terlihat ada dengan resiko inflasi demand side yang belum hilang. Sehingga wajar apabila para pengamat melihat ekonomi dalam keadaan resilience, dimana mencerminkan kondisi tangguh walaupun tidak terlalu kuat untuk Fed melakukan pemotongan suku atau bahkan menaikan suku bunga nya. Disisi lain ketidakpastian di pasar keuangan kembali meningkat setelah Presiden Donald Trump menaikan tarif 25% untuk penjualan chip H200 ke China. Selain itu masalah kerusuhan di Iran, manuver Rusia dan ketegangan di Greenland, merupakan factor geopolitik yang semakin terintegrasi kedalam penilaian resiko pasar oleh investor global.

 

Ekspektasi Pasar

Dengan melihat Fenomena yang terjadi saat ini maka diprediksi XAUUSD = Sideways Cenderung Bullish - USDJPY = Sideways Cenderung Bearish – AUDUSD = Sideways Cenderung Bullish

 

Trading Plan :

XAUUSD: BUY

Buy Limit: 4518 – 4571 dengan target 4648 – 4703

Stoploss 4402

Grafik XAUUSD time frame D1

 

USDJPY: SELL

Sell Limit: 159.03 – 159.85 dengan target 156.55 – 157.59

Stoploss 161.56

Grafik USDJPY time frame D1

 

AUDUSD: BUY

Buy Limit: 0.6626 – 0.6656 dengan target 0.6715 – 0.6748

Stoploss 0.6573

Grafik AUDUSD time frame D1

 

 

Disclaimer

Fundamental bukanlah teknikal yang dapat berubah dalam hitungan menit bahkan jam, tetapi fundamental merupakan suatu gambaran besar atas pandangan kedepan yang dapat terjadi dalam rentang waktu yang lebih panjang. Perhitungkan money management sangat diperlukan sebelum melakukan transaksi mengingat setiap transaksi dalam forex dapat berakibat habisnya dana yang ditransaksikan. Trading pada prinsipnya adalah Risk Management dan bukan Profitabilitas semata.