Berita

Rumah Pusat Edukasi Data Market Berita Perdagangan Fenomena Lonjakan Imbal Hasil Global

Fenomena Lonjakan Imbal Hasil Global

by Reza Aswin

Apa yang terjadi di pasar

    Fenomena terhadap lonjakan imbal hasil global, disebabkan aksi jual massal utang pemerintah jangka panjang oleh para investor. Akibatnya, imbal hasil (yield) obligasi melonjak tajam secara global. Di AS, yield Treasury 30 tahun melambung ke 5,121%, sementara yield 10 tahun acuan mencapai 4,6%, yang langsung berdampak pada kenaikan biaya KPR, kartu kredit, dan kredit mobil warga Amerika. Kondisi ini diperumit oleh dinamika Federal Reserve di bawah Ketua baru, Kevin Warsh, di mana pasar kini memperkirakan Fed akan menaikkan suku bunga ketimbang menurunkannya. Ekonom PGIM, Daleep Singh, menilai jika yield 10 tahun menembus 5%, pemerintah AS kemungkinan terpaksa melakukan "financial repression” untuk menekan suku bunga secara artifisial. Fenomena lonjakan yield ini juga menghantam Inggris dan Jepang, yang pada gilirannya menekan pasar saham dan merontokkan indeks Nasdaq. Secara geopolitik, konflik AS-Iran berada dalam status kebuntuan. Keadaan ini karena tidak ada rasa saling percaya antara Washington dan Teheran, negosiasi membutuhkan pihak ketiga. China dianggap sebagai satu-satunya mediator yang memungkinkan, dan dunia kini menanti hasil dari pertemuan bertahap antara Donald Trump, Xi Jinping dan Vladimir Putin di Beijing untuk meredam konflik.

 

Ekspektasi Pasar

Dengan melihat Fenomena yang terjadi saat ini maka diprediksi XAUUSD = Sideways Cenderung Bullish - NZDUSD = Sideways Cenderung Bullish – AUDUSD = Sideways Cenderung Bullish

 

Trading Plan :

XAUUSD: BUY

Buy Limit: 4412 – 4471 dengan target 4566 – 4634

Stoploss 4294

Grafik XAUUSD time frame D1

 

NZDUSD: BUY

Buy Limit: 0.5746 – 0.5785 dengan target 0.5862 – 0.5891

Stoploss 0.5683

Grafik NZDUSD time frame D1

 

AUDUSD: BUY

Buy Limit: 0.7052 – 0.7092 dengan target 0.7180 – 0.7222

Stoploss 0.6983

Grafik AUDUSD time frame D1

 

Disclaimer

Fundamental bukanlah teknikal yang dapat berubah dalam hitungan menit bahkan jam, tetapi fundamental merupakan suatu gambaran besar atas pandangan kedepan yang dapat terjadi dalam rentang waktu yang lebih panjang. Perhitungkan money management sangat diperlukan sebelum melakukan transaksi mengingat setiap transaksi dalam forex dapat berakibat habisnya dana yang ditransaksikan. Trading pada prinsipnya adalah Risk Management dan bukan Profitabilitas semata.