Apa yang terjadi di pasar
Data angka inflasi Amerika Serikat kembali menjadi focus para pelaku pasar global. Indeks harga konsumen (CPI) inti AS pada bulan Desember tercatat naik 0,2% secara bulanan dan 2,6% secara tahunan, lebih rendah dari ekspektasi pasar. Secara keseluruhan CPI utama naik 0,3% dan 2,7% tahunan, sesuai konsesus, sehingga secara umum dapat dikatakan bahwa angka inflasi AS mencerminkan tekanan harga yang persisten atau stagnan. Laporan ini menunjukkan sebuah pola yang semakin familiar, inflasi tidak melonjak, tetapi juga tidak turun ke target. Keadaan ini membuat banyak pengamat memprediksi bahwa Fed tidak akan memangkas suku bunga pada pertemuan bulan ini tetapi mulai kembali terbuka pada pertemuan Juni, menurut indicator CME FedWatch. Namun dibalik data inflasi yang relative stagnan ini, tekanan politik terhadap The Fed justru meningkat tajam. Presiden AS Donald Trump memanfaatkan laporan CPI ini untuk kembali menyerang Ketua Fed Jerome Powell, melalui media social. Trump menegaskan bahwa inflasi yang rendah seharusnya menjadi alasan yang kuat bagi The Fed untuk memangkas suku bunga secara agresif.
Ekspektasi Pasar
Dengan melihat Fenomena yang terjadi saat ini maka diprediksi XAUUSD = Sideways Cenderung Bullish - USDJPY = Sideways Cenderung Bearish – AUDUSD = Sideways Cenderung Bullish
Trading Plan :
XAUUSD: BUY
Buy Limit: 4518 – 4571 dengan target 4648 – 4703
Stoploss 4402
Grafik XAUUSD time frame D1

USDJPY: SELL
Sell Limit: 159.85 – 160.84 dengan target 157.59 – 158.47
Stoploss 162.51
Grafik USDJPY time frame D1

AUDUSD: BUY
Buy Limit: 0.6626 – 0.6656 dengan target 0.6715 – 0.6748
Stoploss 0.6573
Grafik AUDUSD time frame D1

Disclaimer
Fundamental bukanlah teknikal yang dapat berubah dalam hitungan menit bahkan jam, tetapi fundamental merupakan suatu gambaran besar atas pandangan kedepan yang dapat terjadi dalam rentang waktu yang lebih panjang. Perhitungkan money management sangat diperlukan sebelum melakukan transaksi mengingat setiap transaksi dalam forex dapat berakibat habisnya dana yang ditransaksikan. Trading pada prinsipnya adalah Risk Management dan bukan Profitabilitas semata.
