Stabilitas Ekonomi Dunia Terancam
by
Reza Aswin
Apa yang terjadi di pasar
Situasi geopolitik di Timur Tengah telah memasuki fase kritis pada akhir Maret ini, memicu reaksi berantai yang mengguncang pasar komoditas dan bursa saham global. Eskalasi konflik yang melibatkan Iran tidak hanya mengancam keamanan regional tetapi juga stabilitas ekonomi dunia mulai terancam. Ketegangan mencapai puncaknya ketika raksasa almunium asal Bahrain melaporkan adanya serangan yang ditujukan langsung ke fasilitas produksinya. Serangan yang diduga berasal dari Iran ini menandai perluasan target konflik. Pertempuran semakin luas dengan keterlibatan kelompok Houthi dari Yaman. Untuk pertama kalinya sejak peran Iran pecah, Houthi meluncurkan serangan langsung kearah Israel. Langkah ini menegaskan peran proksi Iran dalam eskalasi konflik regional yang lebih luas serta menciptakan tekanan tambahan bagi system pertahanan udara Israel dan sekutunya ditengah perang yang sedang berlangsung. Rangkaian peristiwa yang terjadi menunjukkan betapa rapuhnya keseimbangan global saat ini. Kombinasi serangan terhadap fasilitas industry, keterlibatan proksi Iran dan ancaman jalur perdagangan minyak menuntut kewaspadaan yang tinggi dari pemimpin politik dan pelaku pasar global.
Ekspektasi Pasar
Dengan melihat Fenomena yang terjadi saat ini maka diprediksi XAUUSD = Sideways Cenderung Bullish - USDJPY = Sideways Cenderung Bearish – NZDUSD = Sideways Cenderung Bullish
Trading Plan :
XAUUSD: BUY
Buy Limit: 4308 – 4443 dengan target 4603 – 4737
Stoploss 4072
Grafik XAUUSD time frame D1

USDJPY: SELL
Sell Limit: 160.68 – 161.53 dengan target 158.75 – 159.67
Stoploss 163.17
Grafik USDJPY time frame D1

NZDUSD: BUY
Buy Limit: 0.5676 – 0.5725 dengan target 0.5803 – 0.5848
Stoploss 0.5599
Grafik NZDUSD time frame D1

Disclaimer
Fundamental bukanlah teknikal yang dapat berubah dalam hitungan menit bahkan jam, tetapi fundamental merupakan suatu gambaran besar atas pandangan kedepan yang dapat terjadi dalam rentang waktu yang lebih panjang. Perhitungkan money management sangat diperlukan sebelum melakukan transaksi mengingat setiap transaksi dalam forex dapat berakibat habisnya dana yang ditransaksikan. Trading pada prinsipnya adalah Risk Management dan bukan Profitabilitas semata.
