Berita

Rumah Pusat Edukasi Data Market Berita Perdagangan Dunia Dalam Tantanan Multipolar

Dunia Dalam Tantanan Multipolar

by Reza Aswin

Apa yang terjadi di pasar

     Setelah Rusia menginvasi Ukraina pada tanggal 22 Februari 2022, maka giliran Amerika Serikat melakukan kudeta terhadap Presiden Venezuela Nicolas Maduro secara terbuka pada tanggal 3 Januari 2026. Banyak pengamat melihat bahwa Rusia dan Amerika Serikat secara tidak langsung memberikan izin kepada China untuk melakukan agresi ke Taiwan. Keadaan ini membuat dunia dalam tantanan multipolar kedepannya, dimana dunia saat ini tidak dikendalikan oleh satu negara, tetapi masing masing super power sama sama ingin pegang kendali di wilayah mereka. Bagi pasar keuangan global, para pelaku pasar sangat mengerti bahwa dunia semakin tegang, tetapi selama belum mengganggu ekonomi secara langsung, maka pasar akan mengabaikannya. Para pelaku pasar melihat ini sebagai fase kondisi normal baru, dimana indeks saham Dow Jones naik 1,23% ke level tertinggi dan indeks Nasdaq dan S&P 500 naik 0,64% dan 0,69%, sementara emas , perak dan bitcoin menambahkan eksposurnya. Ini menunjukkan bahwa pelaku pasar tetap optimis tetapi tidak meninggalkan asset safe haven disaat ketidakpastian terus meningkat.

 

Ekspektasi Pasar

Dengan melihat Fenomena yang terjadi saat ini maka diprediksi XAUUSD = Sideways Cenderung Bullish - USDJPY = Sideways Cenderung Bearish – AUDUSD = Sideways Cenderung Bullish

 

Trading Plan :

XAUUSD: BUY

Buy Limit: 4384 – 4429 dengan target 4512 – 4564

Stoploss 4296

Grafik XAUUSD time frame D1

 

USDJPY: SELL

Sell Limit: 156.83 – 157.30 dengan target 155.56 – 156.15

Stoploss 158.34

Grafik USDJPY time frame D1

 

AUDUSD: BUY

Buy Limit: 0.6651 – 0.6693 dengan target 0.6743 – 6779

Stoploss 0.6583

Grafik AUDUSD time frame D1

 

 

Disclaimer

Fundamental bukanlah teknikal yang dapat berubah dalam hitungan menit bahkan jam, tetapi fundamental merupakan suatu gambaran besar atas pandangan kedepan yang dapat terjadi dalam rentang waktu yang lebih panjang. Perhitungkan money management sangat diperlukan sebelum melakukan transaksi mengingat setiap transaksi dalam forex dapat berakibat habisnya dana yang ditransaksikan. Trading pada prinsipnya adalah Risk Management dan bukan Profitabilitas semata.