Apa yang terjadi di pasar
Ekonomi di Amerika Serikat berbentuk seperti huruf “K”, dimana kelompok kelas atas tetap belanja, bisnis berjalan dan investasi aman, sedangkan kelompok kelas menengah kebawah mereka menahan belanja. Walaupun ekonomi AS terlihat tumbuh tetapi pada kenyataannya tidak semua lapisan merasakan pertumbuhan tersebut. Secara tahunan, pertumbuhan penjualan melambat signifikan menjadi 2,4% dari sebelumnya 3,3%, dan yang lebih mengkhawatirkan adalah kelompok control penjualan terkontrasi 0,1%. Ini merupakan sinyal bahwa mesin konsumsi AS mulai melemah sehingga akan mempengaruhi 2/3 dari GDP. Inflasi naik 2,7% tetapi pendapatan tidak naik secepat itu sehingga kelompok menengah kebawah di AS mulai menahan pembelian barang yang bukan kebutuhan utama. Kekhawatiran serupa menjalar ke pasar modal, dimana indeks saham bergerak fluktuatif dengan tekanan muncul setelah data penjualan ritel yang melemah. Saham ritel besar seperti Costco dan Wallmart ikut tertekan, seiring kekhawatiran bahwa daya beli konsumen tidak lagi sekuat narasi pertumbuhan sebelumnya. Keadaan ini tentunya membuat ketidakpastian ekonomidi AS terus meningkat kedepannya.
Ekspektasi Pasar
Dengan melihat Fenomena yang terjadi saat ini maka diprediksi XAUUSD = Sideways Cenderung Bullish - USDJPY = Sideways Cenderung Bearish – AUDUSD = Sideways Cenderung Buliish
Trading Plan :
XAUUSD: BUY
Buy Limit: 4839 – 4955 dengan target 5136 – 5274
Stoploss 4633
Grafik XAUUSD time frame D1

USDJPY: SELL
Sell Limit: 154.71 – 155.74 dengan target 152.15 – 153.15
Stoploss 157.61
Grafik USDJPY time frame D1

AUDUSD: BUY
Buy Limit: 0.6953 – 0.7036 dengan target 0.7132– 0.7208
Stoploss 0.6806
Grafik AUDUSD time frame D1

Disclaimer
Fundamental bukanlah teknikal yang dapat berubah dalam hitungan menit bahkan jam, tetapi fundamental merupakan suatu gambaran besar atas pandangan kedepan yang dapat terjadi dalam rentang waktu yang lebih panjang. Perhitungkan money management sangat diperlukan sebelum melakukan transaksi mengingat setiap transaksi dalam forex dapat berakibat habisnya dana yang ditransaksikan. Trading pada prinsipnya adalah Risk Management dan bukan Profitabilitas semata.
