Fenomena Tenaga Kerja Amerika Serikat
by
Reza Aswin
Apa yang terjadi di pasar
Pasar tenaga kerja AS yang saat ini terlihat baik baik saja, ternyata menyimpan fenomena yang unik. Dengan data penggajian pemerintah yang berada di level negative serta disektor swasta yang terlihat pertambahan hanya 22K, maka keadaan sektor tenaga kerja cenderung stagnan. Bedasarkan hasil survey dari Universitas Michigan dan data ADP menunjukkan bahwa pekerja berpenghasilan tinggi saat ini lebih memilih bertahan dipekerjaan lama dari pada mencari tantangan yang baru. Kepercayaan mereka terhadap tenaga kerja berada di titik terendah sejak akhir 1970-an, karena merasa profesi mereka rentan digantikan oleh AI. Sementara pekerja cemas, pejabat Fed justru melihat AI sebagai solusi jangka panjang untuk menambal kekurangan tenaga kerja akibat perubahan demografi. Jika dilihat dari sudut pandang investor maka tidak hanya AI dapat mengganti tenaga manusia, tetapi juga ada kekhawatiran bahwa perusahaan teknologi terlalu banyak menerbitkan obligasi. Menurut hasil survey investor kredit dari Bank of America Global Research kekhawatiran investor meningkat disaat perusahaan hyperscaler menerbitan surat utang mencapai $285 miliar.
Ekspektasi Pasar
Dengan melihat Fenomena yang terjadi saat ini maka diprediksi XAUUSD = Sideways Cenderung Bullish - AUDUSD = Sideways Cenderung Bullish – USDCHF = Sideways Cenderung Bearish
Trading Plan :
XAUUSD: BUY
Buy Limit: 4973 – 5084 dengan target 5224 – 5325
Stoploss 4783
Grafik XAUUSD time frame D1

AUDUSD: BUY
Sell Limit: 0.7043 – 0.7104 dengan target 0.7159 – 0.7227
Stoploss 0.6947
Grafik AUDUSD time frame D1

USDCHF: SELL
Sell Limit: 0.7747 – 0.7808 dengan target 0.7584– 0.7654
Stoploss 0.7918
Grafik USDCHF time frame D1

Disclaimer
Fundamental bukanlah teknikal yang dapat berubah dalam hitungan menit bahkan jam, tetapi fundamental merupakan suatu gambaran besar atas pandangan kedepan yang dapat terjadi dalam rentang waktu yang lebih panjang. Perhitungkan money management sangat diperlukan sebelum melakukan transaksi mengingat setiap transaksi dalam forex dapat berakibat habisnya dana yang ditransaksikan. Trading pada prinsipnya adalah Risk Management dan bukan Profitabilitas semata.
