Gencatan Senjata Sementara di Tengah Obliterasi
by
Reza Aswin
Apa yang terjadi di pasar
Presiden Trump secara resmi memperpanjang penundaan serangan terhadap fasilitas energi Iran hingga 6 April 2026. Dibalik jeda waktu tersebut, ketegangan tetap berada di titik didih, dimana AS memberikan ultimatum keras, jika Iran tidak membuka sepenuhnya selat hormuz tanpa ancaman, maka militer AS akan menghancurkan dan melenyapkan (Obliterate) berbagai pembangkit Listrik Iran. Para pemimpin Eropa yang tergabung dalam KTT G7 menyatakan kekhawatirannya atas serangan agresif AS. Negara Uni Eropa saat ini sangat bergantung pada stabilitas energi yang sebelumnya sudah terbebani oleh konflik Ukraina. Pasar saham AS bereaksi dengan ekstrem pada perdagangan 25-26 Maret dimana terjadi ayunan kapitalisasi pasar sebesar $3 triliun hanya dalam waktu 56 menit di indeks S&P 500. Pasar sempat naik tinggi setelah Trump mengklaim adanya diskusi produktif, namun kembali turun setelah Iran membantah klaim tersebut. Investor saat ini berada dalam mode wait and see.
Ekspektasi Pasar
Dengan melihat Fenomena yang terjadi saat ini maka diprediksi XAUUSD = Sideways Cenderung Bullish - USDJPY = Sideways Cenderung Bearish – NZDUSD = Sideways Cenderung Bullish
Trading Plan :
XAUUSD: BUY
Buy Limit: 4271 – 4411 dengan target 4603 – 4737
Stoploss 4028
Grafik XAUUSD time frame D1

USDJPY: SELL
Sell Limit: 159.86 – 160.68 dengan target 157.34 – 158.30
Stoploss 162.22
Grafik USDJPY time frame D1

NZDUSD: BUY
Buy Limit: 0.5676 – 0.5725 dengan target 0.5803 – 0.5848
Stoploss 0.5599
Grafik NZDUSD time frame D1

Disclaimer
Fundamental bukanlah teknikal yang dapat berubah dalam hitungan menit bahkan jam, tetapi fundamental merupakan suatu gambaran besar atas pandangan kedepan yang dapat terjadi dalam rentang waktu yang lebih panjang. Perhitungkan money management sangat diperlukan sebelum melakukan transaksi mengingat setiap transaksi dalam forex dapat berakibat habisnya dana yang ditransaksikan. Trading pada prinsipnya adalah Risk Management dan bukan Profitabilitas semata.
